Lapor Sleman Wujudkan Sleman Smart Regency



Sleman – Bupati dan Wakil Bupati Sleman melakukan pantauan hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Sleman, Senin (3/4).
Pada kesempatan tersebut 6 SMK di wilayah Sleman dipantau. Pantauan dibagi menjadi dua rombongan, rombongan pertama dipimpin oleh Bupati Sleman yang melakukan pantauan di SMKN 1 Sayegan, SMK Ma’arif 1 Sleman dan SMKN 2 Godean. Sedangkan rombongan kedua yang dipimpin oleh Wakil Bupati Sleman melakukan pantauan di SMK Kesehatan Binatama, SMKN 1 Depok, dan SMKN 2 Depok. Pelaksanaan UN untuk SMK di Kabupaten Sleman sendiri seluruhnya berbasis komputer (UNBK).
Dalam kesempatan tersebut, Sri Purnomo selaku Bupati Sleman memantau secara langsung pelaksanaan UN beserta fasilitas pendukungnya seperti kelengkapan genset yang merupakan alat bantu ketika listrik padam saat UN tengah berlangsung dan komputer cadangan, mengingat pelaksanaan UN kali ini seluruhnya berbasis komputer.
Menurut Sri Purnomo, setiap sekolah harus mempersiapkan genset, untuk mengantisipasi gangguan yang sifatnya mendadak. Pemerintah Kabupaten Sleman telah berkoordinasi dengan Perusahaan Listrik Nasional (PLN) untuk tidak mematikan listrik ketika ujian sedang berlangsung, kecuali dalam kondisi yang sangat darurat.
Kepala Balai Dikmen Daerah Istimewa Yogyakarta, Sukarja menjelaskan kali ini SMK di Kabupaten Sleman telah 100% mengikuti UN Berbasis Komputer. Disamping itu, SMK di Kabupaten Sleman telah mampu mencukupi kebutuhan minimal komputer untuk setiap sekolah, setidaknya 33% untuk setiap sekolah.
Sementara itu Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun mengapresiasi persiapan yang dilakukan pihak sekolah dalam pelaksanaan UN tahun ini. Menurutnya dalam pelaksanaan UN hari pertama berjalan lancar tanpa kendala, bahkan ada beberapa sekolah yang memberikan makan dan susu sebelum pelaksanaan ujian. Ujian nasional tingkat SMK berlangsung dari tanggal 3 hingga 6 April 2017.