Dinas P3AP2KB Sleman Selenggarakan Parade Genre, Jambore PIK R Tahun 2017

Sleman – Minggu (30/4), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga (P3AP2KB) menyelenggarakan Jambore Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R) Tingkat Kabupaten yang dikemas dalam bentuk kegiatan “Parade Genre” yang bertempat di pelataran Dinas P3AP2KB. Parade Genre ini merupakan salah satu upaya peningkatan wawasan dan semangat serta perwujudan apresiasi bagi PIK R se-Kabupaten Sleman. Sebagaimana peranannya dalam masyarakat yakni membangun kemitraan untuk melaksanakan Program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga dan Generasi Berencana, PIK R binaan yang dimiliki oleh Kabupaten Sleman berjumlah 134 kelompok baik dari jalur masyarakat pun pendidikan yang tersebar di 17 kecamatan.

Sebelum Parade Genre ini resmi dibuka, para peserta yang terdiri dari 300 perwakilan PIK R Kabupaten dari 17 kecamatan bersama-sama melakukan kegiatan senam massal.

Usai senam, acara berlanjut ke pembukaan Parade Genre oleh Bupati Sleman yang diwakili Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Supardi, SH. Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Sleman menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang bertujuan untuk pemantaban pemahaman remaja sebagai calon yang pembentuk keluarga yang sejahtera dan berkualitas di masa depan ini.

“Pembentukan kembali pola pikir sebagian remaja yang telah keliru sehingga berperilaku menyimpang menjadi bagian penting dan menjadi upaya bersama untuk meluruskannya. Melalui PIK R ini diharapkan dapat secara aktif memberikan sosialisasi dan pemahaman bagi remaja agar pembentukan pola pikir yang baik dapat dilakukan lebih dini,” kata Bupati Sleman.

Kepala Dinas P3AP2KB, dr. Mafilindati Nuraini, , mengungkapkan pula harapannya dengan terselenggaranya Parade Genre ini, program-program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga semakin dikenal di masyarakat.

Selain itu, dapat memeroleh dukungan baik kemitraan instansi terkait maupun masyarakat luas untuk mewujudkan masyarakat Sleman yang lebih sejahtera ke depan. Adapun bentuk kegiatan yang dilaksanakan meliputi senam masal, pentas seni, dan pengajian.

”Kami juga mengadakan talkshow dengan materi Komunikasi Efektif Orang Tua dan Anak serta Membentuk Remaja yang Berbudaya, Kreatif, dan Mandiri”, ungkap Linda.




Sambut HUT ke 101, Sleman Gelar Gopyokan Sampah

Sleman – Rangkaian Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman ke 101 tahun 2017 sudah dimulai sejak beberapa hari lalu, termasuk gerakan pungut sampah di Dusun Brengosan Donoharjo Ngaglik, Minggu (30/4). Hadir pada kegiatan tersebut antara lain Ketua Umum peringatan Hari Jadi kabupaten Sleman Sukarno, SH, Ketua I peringataan Hari Jadi Arif Pramana, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaaten Sleman Drs. Purwanto, Camat Ngaglik Anggoro Aji Sunaryono, SH, dll dan tentunya masyarakat dusun Brengosan.

Dalam gerakan pungut sampah yang dimulai sejak pagi oleh warga dusun setempat tersebut dengan lokasi sekitar dusun Brengosan, termasuk pembersihan kali Gendeng yaang membelah dusun Brengosan.

Usai kerja bakti yang juga melibatkan pejabat Pemkab Sleman terutama panitia hari Jadi kabupaten sleman tersebut juga diserahkan bantuan untuk paadukuhan Brengosan, bantuan yang diserahkan tersebut antara lain bantuan untuk bedah rumah senilai 12 juta rupiah yang penyerahannya terbagi dalam tiga termin, termin pertama sejumlah 6 juta rupiah diterima langsung oleh yang bersangkutan yaitu bapak Sutarto dan diserahkan oleh bapak Sukarno, SH.

Selanjutnya bantuan ikan Nila Merah sejumlah 30 kg diserahkan oleh camat Ngaglik, dan langsung ditebar di Kali Gendeng secara bersama-sama, bantuan yang lain berupa Pohon Gayam, Gerobak Sampah, Kompose, Drum sampah, Mesin Jahit, Mesin pencacah sampah, dan papan larangan berupa larangan nyetrum ikan, buang sampah sembarangan, dll.

Sementara itu Sukarno, SH pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa bantuan yang jumlahnya tidak seberapa tersebut jangan dinilai jumlahnya, namun manfaat dari bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian pemerintah kabupaten sleman, agar bantuan tersebut dapat memacu partisipasi dan swadaya masyarakat yang lebih besar.




Pengurus IPHI Ranting Desa Sinduharjo Resmi Dilantik

Ngaglik – Kepengurusan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Ranting Desa Sinduharjo telah dilantik oleh Ketua Cabang IPHI Kecamatan Ngaglik di Balai Desa Sinduharjo Ngaglik pada Sabtu (29/4).

Ketua Cabang IPHI Kecamatan Ngaglik, Drs. H. Supriyadi dalam sambutannya menuturkan bahwa pengurus baru diharapkan mampu menaati amanah organisasi IPHI, yakni menjaga haji mabrur sepanjang hayat, berkontribusi aktif dalam kegiatan IPHI di wilayahnya, dan selalu mengadakan pertemuan rutin serta kajian-kajian untuk meningkatkan wawasan keagamaan.

Ketua IPHI Sinduharjo, H. Is Sudjoko menambahkan untuk menjaga kemabruran haji, pengurus IPHI mempunyai tugas melakukan penyuluhan dan pembinaan jamaah secara terus menerus.

Di Kecamatan Ngaglik sendiri terdapat jamaah haji sebanyak 869, yang terdiri dari 146 jamaah dari Desa Sukoharjo, 155 jamaah dari Desa Sinduharjo, 166 jamaah dari Desa Sardonoharjo, 84 jamaah dari Desa Donoharjo, 135 jamaah dari Desa Minomartani, dan dari Desa Sariharjo berjumlah 154 jamaah.

Tak lupa, Kepala Desa Sinduharjo, Sudarja mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi atas terlantiknya kepengurusan IPHI Ranting Desa Sinduharjo. Sudarja juga mengucapkan terima kasih kepada IPHI Cabang Ngaglik yang telah melantik dan mengukuhkan Pengurus IPHI Ranting Desa Sinduharjo.

Sudarja dalam sambutannya pun berharap kepada warga Desa Sinduharjo untuk meningkatkan silaturahim antar anggota pengurus dan warga masyarakat. Desa akan mendampingi segala kegiatan IPHI demi menunjukkan kebersamaan sehingga Sinduharjo dapat menjadi lebih baik lagi ke depannya.

Akhir dari pelantikan diadakan tauziah oleh Sekretaris IPHI Wilayah DIY, Drs. H. Suparwoto. Dalam tauziahnya, Suparwoto menyampaikan pesan khusus bagi pengurus IPHI untuk tidak menyampaikan hal-hal yang khilafiah. Suripto/KIM Ngaglik




Depok Kembali Adakan Mujahadah Rutin  

Depok –  Ketua KIM Depok H. Sudiyono mengadakan acara rutin Mujahadah di Padukuhan Sembego, Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok,Sabtu (29/4). Dalam acara yang diadakan setiap 35 hari sekali ini, hadir pula Kepala Urusan Perencanaan, seluruh Ketua Dukuh di Desa Maguwoharjo, dan Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat.  

Dalam sambutannya, Sudiyono menyampaian hal-hal terkait dengan pengangkatan perangkat Desa Maguwoharjo.

Selain Sudiyono, Mujahadah ini juga , yakni pengasuh dari Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro, . Syakir Aly . Di kesempatan yang diberikan, . Syakir Aly menyampaikan pentingnya mendekatkan dan menyerahkan diri kepada Tuhan hidup selalu istiqomah.




Pelepasan Peserta Lomba STQ Kabupaten Sleman

Sleman – Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Sumadi , SH, MH, memberikan pengarahan dan motivasi kepada peserta lomba Seleksi Tilawatil Quran (STQ) di Rumah Dinas Bupati Sleman, Jumat (28/4).  Sebanyak 25 peserta lomba yang mewakili Kabupaten Sleman akan mengikuti lomba STQ tingkat Provinsi ke XXIV di Kabupaten Kulon Progo pada tanggal 28-29 April 2017.

Kepala Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Sleman H. Nurhuda, dalam sambutannya mengapresiasi sikap Pemerintah kabupaten Sleman yang telah mendukung dan peduli terhadap pengembangan  bidang keagamaan di Kabupaten Sleman. Menurutnya fasilitasi dana yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sleman untuk Kegiatan Keagamaan selalu meningkat dari tahun ke tahun.

“Terimakasih kami ucapkan kepada Pemerintah Kabupaten Sleman karena alokasi anggaran dari tahun ke tahun terus meningkat bahkan hingga tingkat kecamatan,  termasuk di haji, BKS, Keluarga Sakinah dan juga STQ”,  kata Nurhuda.

Pada kesempatan tersebut Nurhuda juga berharap dengan adanya STQ tersebut mampu mendorong terciptanya masyarakat yang lebih beradab sehingga mampu meningkatkan produktifitas di masyarakat khususnya kabupaten Sleman.

“Semoga peserta lomba STQ bisa menjadi generasi yang Qurani dan penerang di masyarakat, sehingga mampu membantu ikut serta melaksanakan pembangunan di kabupaten sleman”, imbuhnya.

Sementara itu, Sumadi mengatakan Pemerintah Kabupaten Sleman menaruh perhatian lebih terhadap pengembangan di bidang keagamaan. Menurutnya bidang Keagamaan merupakan prioritas utama yang dibutuhkan oleh generasi muda untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Sekda Kabupaten Sleman tersebut juga berharap  supaya peserta lomba STQ Kabupaten Sleman mampu meneruskan tradisi juara yang selalu diperoleh hamper setiap tahunnya.

“Jangan minder dan jangan takut! adek-adek ini saya yakin punya kemampuan lebih. kita selama ini punya tradisi juara yang baik”, kata Sumadi.

STQ tingkat Provinsi ke XXIV  tersebut diselenggarakan di Kabupaten Kulon Progo tanggal 28-29 April 2017 dan akan memperlombakan beberapa katagori yaitu cabang Tilawah Al Quran, cabang Tahfidz Al Quran, cabang Tafsir Al Quran. Pemenang dalam lomba STQ tingkat Provinsi tersebut nantinya akan mewakili Povinsi DI Yogyakarta ke tingkat Nasional.