Menjaga Pikiran, Mata, dan Telinga Agar Puasa Lebih Berkualitas

Ngaglik – Minggu (28/5), Bupati Sleman Drs. H Sri Purnomo, berkesempatan mengisi tausiyah di Masjid Besar Bairurrahman Dusun Klidon, Desa Sukoharjo, Kecamatan Ngaglik, Sleman.

Dalam rangka menyemarakan bulan suci Ramadan, setiap tahunnya Dusun Klidon telah menjadwalkan khatib atau pengisi ceramah Salat Tarawih di Masjid Besar Baiturrahman Dusun Klidon di luar dari Program Tarawih Keliling yang dilaksanakan rutin oleh pihak Kabupaten Sleman.

Dalam ceramah yang berlangsung pada pukul WIB ini, Bupati Sleman menerangkan mengenai banyak hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas ibadah selama bulan puasa.

Beliau berpesan bahwa puasa tidak hanya menahan makan, minum, dan nafsu saja tetapi yang lebih penting adalah bagaimana bisa menahan pikiran, mata, telinga, dan anggota badan lainnya yang memiliki kecenderungan diganggu oleh syaitan (setan-red). Hal tersebut harus dijaga betul selama menjalankan puasa sehingga nantinya kita dapat memeroleh derajat muttaqin karena telah melaksanakan puasa yang berkualitas

Dalam tausiyahnya, Bupati Sleman juga menyinggung mengenai era teknologi informasi yang mana dalam menggunakannya harus disaring atau difilter. Ini untuk mengantisipasi penyebaran hal negatif. Seperti diketahui teknologi informasi diharapkan bisa meningkatkan kualitas kehidupan manusia, bukan malah sebaliknya.

Tausiyah ini dihadiri kurang lebih 600 jemaah dan dihadir pula Camat Ngaglik, Anggoro, SH, , Kepala Desa Sukoharjo, Hadi Subronto, perangkat desa, serta masyarakat sekitar.