Smart Library Wujudkan Sleman Smart Regency

Sleman– Perkembangan teknologi begitu cepat merambah berbagai aspek kehidupan manusia. Kehadiraan teknologi ini tentu memberikan perubahan yang signifikan bagi kehidupan manusia. Salah satu dampak positif yang dapat dirasakan manusia akan kehadiran teknologi adalah kemudahan akses informasi. 

Perpustakaan sebagai institusi yang melayani informasi pun demikian, kini perpustakaan tengah bertransformasi agar tetap mampu menyediakan layanan di era digital. Salah satu implementasi teknologi di perpustakaan adalah perpustakaan digital.

Perpustakaan digital merupakan perpustakaan yang memiliki koleksi seluruhnya atau sebagian dalam bentuk digital dan dilayankan kepada penggunanya yang bisa diakses darimana dan kapan saja.

“Sebagai upaya dari Dinas Perpustakaan dan Arsib Kabupaten Sleman guna mewujudkan “From Smart Library To Smart Regency” sebagai bagian dukungan terhadap visi misi Bupati Sleman menuju Smart Regency”, kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Ir. A.A. Ayu Laksmidewi Triastika Putri, MM, di Ruang Pers Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman Senin (22/5).

“Sleman Electronic Book (E – Book) telah dilaunching oleh Bupati Sleman, Drs. H. Sri Purnomo,  bertepatan pada pembukaan Pameran Potensi Daerah 2017 di Lapangan Denggung, Kamis (18/5)”, tambah Ayu.

Layanan Sleman E – Book merupakan salah satu implementasi smart library dalam rangka mewujudkan Sleman menjadi smart regency yang menitikberatkan pada kemudahan akses informasi kepada masyarakat terhadap sumber-sumber informasi secara cepat dan akurat.

Layanan Sleman E – Book dapat diakses melalui website atau unduh di playstore android dengan kata kunci Perpustakaan Sleman.




Kabupaten Sleman Terpilih Menjadi 25 Kabupaten/Kota Gerakan Menuju 100 Smart City

Sleman – Kabupaten Sleman terpilih dan dinyatakan lulus seleksi lmplementasi Gerakan Menuju 100 Smart City bersama 24 Kabupaten/Kota lainnya di Indonesia. Terkait program tersebut, Bupati Sleman Sri Purnomo melakukan penandatanganan MoU dengan Kementerian Informatika, Senin (22/5) di Hotel Four Point by Sheraton, Makasar, Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sleman Intriati Yudatiningsih menyampaikan bahwa kegiatan  yang berlangsung  tanggal 22-23 mei 2017 tersebut diprakarsai oleh Kementerian Kominfo, Kemendagri, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian PUPR yang sebelumnya telah melakukan seleksi Assesment Gerakan Menuju 100 Smart City dan Kabupaten Sleman dinyatakan lulus seleksi.

“Tindak lanjutnya adalah penanda tanganan MoU dengan Kementerian Kominfo untuk dilakukan pendampingan penyusunan master plan dan turut serta mensosialisasikan gerakan menuju 100 smart city”, kata Intri.

Penandatangan MoU ini menurutnya bersamaan dengan acara Indonesia Smart City Summit 2017 dalam rangka launching Program ‘Gerakan Menuju 100 Smart City’. Acara ini dihadiri oleh Kabupaten/Kota dan Provinsi se indonesia dan pada hari pertama diisi dengan materi Smart City dari Kementerian dan akademisi, best practice smart city dari beberapa kabupaten/kota terpilih.

Sedangkan hari kedua diisi materi dengan teman ‘Smart City Mendukung Kemudahan Investasi ‘ yang disampaikan oleh kabupaten/kota terpilih, salagh satunya adalah  Kabupaten Sleman.




Kirab Budaya Semarakkan Tradisi Nyadran Dusun Josari

Ngaglik – Pada Bulan Sya’ban atau Ruwah, Dusun Josari Desa Sukoharjo secara rutin melaksanakan nyadran di Makam Umum Josari Desa Sukoharjo, Kecamatan Ngaglik. Di bulan ini, nyadran jatuh pada hari Minggu (21/5).

Satu rangkaian dengan nyadran dan doa bersama, acara dilanjutkan dengan kirab budaya yang dimeriahkan dengan karnaval keliling kampung. Kirab ini menampilkan kesenian daerah, drum band, barisan Bregada Ki Prembun, dan barisan warga baik remaja, dewasa, maupun lansia. Selain itu, kirab budaya juga diramaikan dengan arak-arakan gunungan hasil panen dan makanan.

Panitia Penyelenggara sekaligus Kepala Dusun Tanjungsari, Jamin, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat wilayah Josari dan sekitarnya yang telah mendukung acara nyadran dan kirab budaya ini. Jamin mengharapkan acara ini bisa terus dipertahankan dan dilestarikan pun dapat menjadi kegiatan rutin tahunan.

Sementara itu, Kepala Desa Sukoharjo, Hadi Subronto, merasa senang dan menyambut baik acara nyadran dan kirab budaya ini. Dalam kesempatan yang sama, Hadi Subroto juga menyampaikan keinginannya mengembangkan desa wisata di Desa Sukoharjo dan upayanya untuk terus melestarikan budaya adat seperti ini.




Persami, Upaya Bentuk Regu Pramuka Tangguh

Turi – Untuk mempersiapkan regu Pramuka yang tangguh, Gugus 4 Donokerto Turi mengadakan Perkemahan Sabtu Minggu pada tanggal 20-21 Mei 2017 di Bumi Perkemahan Sidorejo, Girikerto, Turi. Total peserta Persami berjumlah 125 anak dari 5 SD, yang terdiri 15 regu, 7 regu putra dan 8 regu putri.

Menurut Kwartir Ranting Turi, Winarta , perkemahan ini merupakan lomba  LT 1 (lomba tingkat yang diselenggarakan di tingkat gugus depan-red) untuk maju ke lomba LT 2 9 lomba tingkat yang diselnggarakan di tingkat kwartir ranting-red), Minggu (21/5). Lomba ini juga sekaligus menjadi usaha mempersiapkan maju ke lomba se-Kecamatan Turi.

Selain melatih kemandirian peserta, Winarta menambah tujuan lain dari dilaksanakan Persami ini adalah untuk menumbuhkan rasa tanggungjawab dan karakter disiplin pada peserta. Peserta pun akan dilatih untuk dapat bekerja sama dengan sesama anggota regu. Persami ini baru dilaksanakan Gugus 4 Donokerto. Selanjutnya, diharapkan Gugus Bangukerto, girikerto, dan Wonokerto segera dapat menyusul. Suharno/




GERNAS MANJUR II Ajak Orang Tua Dampingi Tumbuh Kembang Anak

Depok – Kejujuran harus ditanamkan kepada anak sejak usia dini dengan cara dan metode yang sesuai dengan usia pertumbuhan anak. Hal ini mesti dilakukan secara berkesinambungan oleh berbagai komponen masyarakat, terutama dimulai dari keluarga dan lembaga pendidikan anak usia dini, tak hanya terpusat di satu daerah tapi serentak di seluruh Indonesia.

Melalui Gerakan Nasional Pembelajaran Aku Anak Jujur (GERNAS MANJUR) II inilah Himpunan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kecamatan Depok melaksanakan Seminar Parenting tentang Pembelajaran Aku Anak Jujur pada Sabtu (20/5) bertempat di Taman Ramah Anak Halaman Kantor Kecamatan Depok.

Seminar Parenting dibuka oleh Camat Depok, Drs. H. Budiharjo, MSi, diikuti segenap pengurus dan anggota HIMPAUDI Kecamatan Depok, Komite Lembaga PAUD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Depok.

Seminar Parenting yang sekaligus dalam rangka keikutsertaan dalam GERNAS MANJUR II ini, menghadirkan Psikolog Puskesmas Depok 3, Jatu Anggraeni, SPsi, MPsi sebagai narasumber utama.

Menurut Jatu, cara mendidik kejujuran terhadap anak berbeda dengan cara yang diterapkan kepada orang dewasa. Tanamkan kejujuran agar membekas dalam ingatannya dan berikan contoh yang sederhana tetapi berkesinambungan dalam kehidupan sehari-hari.

“Terutama dilingkungan keluarga dan sekolah,” kata Jatu.

Peran serta Kecamatan Depok untuk mengajak orang tua  mendampingi tumbuh kembang anak ini sangat kentara terlihat. Terbukti pada 2016 lalu, Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini se-Kecamatan Depok telah meraih juara tingkat nasional pada lomba yang diinisiasi oleh KPK, Kemendikbud, dan Organisasi Istri Menteri Kabinet RI.