Ruang Kreatif Film, Animasi, dan Video akan Dibangun di Sleman

Geliat Jogja Creative Society (JCS) sebagai sebuah komunitas kreatif di bidang film, animasi, dan video mendapat perhatian dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). JCS mendapat bantuan dari Bekraf senilai Rp 2,58 miliar berupa revitalisasi ruang kreatif, sarana dan bantuan peralatan studio.

Ruang kreatif itu bernama Sleman Creative Space yang direncanakan berlokasi di kompleks Taman Kuliner Condong Catur dan akan berfungsi sebagai pusat industri kreatif bidang film, animasi dan video khususnya di Sleman. Sleman Creative Space ini adalah pilot project sinergi bersama antara komunitas kreatif, pemerintah, akademisi, dan pelaku bisnis film, animasi dan video di Sleman.

Di dalamnya akan terdapat fasilitas ruang putar indoor, area layar tancap, animation render farm, mini studio dan outdoor gallery sehingga bisa makin mempercepat dan memperbanyak lahirnya karya-karya dari Sleman yang sebetulnya selama ini sudah mendunia.

Selasa (22/8) lalu di Kantor Bupati Sleman komunitas JCS beraudiensi dengan Bupati Sleman Sri Purnomo sebagai upaya bersinergi dalam membuat sebuah wadah yang bisa menjadi tempat berkarya bersama bagi penggiat film dan animasi. Sri Purnomo sangat mendukung upaya JCS karena industri kreatif film, animasi, dan video selama ini terbukti mampu menggerakkan subsektor ekonomi kreatif lainnya seperti merchandise, fashion, advertising dan lainnya yang secara umum mendongkrak perekonomian di Sleman.

“Adanya pembangunan proyek bersama ini diharapkan dapat menginisiasi industri-industri kreatif lainnya di Kabupaten Sleman,” kata Sri Purnomo.




Kecamatan Ngaglik Raih Juara TKSK Berprestasi Tingkat DIY

Ngaglik – Kecamatan Ngaglik terus menambah prestasinya. Di Halaman Kantor Dinas Sosial DIY, Dinas Sosial DIY menyerahkan trofi kejuaraan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Berprestasi tingkat DIY kepada TKSK Kecamatan Ngaglik pada Senin (21/8).

Penilaian ini dilakukan setiap tahun sebagai bentuk apresiasi bagi para TKSK di seluruh pelosok DIY.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial DIY, Drs. Untung Sukaryadi, MM sangat menyambut baik diadakan penilaian TKSK berprestasi ini. Untung ingin para TKSK dapat terus dibina dan dibimbing melalui peningkatan keterampilan untuk meningkatkan prestasinya.

Kepala Dinsos DIY juga mengharapkan prestasi ini dapat terus dipertahankan bahkan sebagai cambuk untuk mengembangkan diri agar berprestasi lebih baik lagi.

 




Gamping Jalin Silaturahmi dengan Jalan Sehat

Gamping – Karang Taruna Padukuhan Salakan, Desa Trihanggo, Gamping mengadakan jalan sehat pada Minggu (20/8). Peserta jalan sehat yaitu warga Padukuhan Salakan dari rt 01 hingga rt 08 yang berjumlah 500 orang.

Acara dimulai dengan senam sehat kemudian dilanjutkan serah terima sekaligus pelantikan Pengurus Karang Taruna Padukuhan Salakan periode 2017-2019 oleh Kepala Dusun Salakan, Suyana.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan ke-72 RI dan untuk mempererat tali silaturahmi antar warga Padukuhan Salakan.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan pembagian doorprize berupa kulkas, TV, dispenser, setrika, kaos, dan peralatan rumah tangga.




Turi Adakan Kejuaraan Bulutangkis

Turi – Dalam rangka memperingati HUT ke-72 RI, mahasiswa KKN UMY bekerjasama dengan Pemerintah Desa Donokerto menyelenggarakan kejuaraan bulutangkis di GOR Desa Donokerto.  

Acara turnamen ini dibuka oleh KONI Kabupaten Sleman, Sukiman, Camat Turi, Siti Anggraeni, dan kepala desa se-Kecamatan Turi.

Kejuaraan bulutangkis yang dimulai dari Sabtu (19/8) hingga Senin (21/8) ini terdiri dari 48 tim dan dibagi 2 kelompok. Pada hari terakhir pelaksanaan turnamen ini, mempertandingkan babak semifinal yang dilanjutkan ke final.

Adapun hasil pemenang kelompok A untuk juara 1 Irvan dan Haryadi, juara 2 Agus dan Fajar,  juara 3 Suroto dan Jarot, dan juara harapan  Arif dan Rudi. Sedangkan kelompok B sebagai juara 1 Nuryanto dan Tri S, juara 2 Anggoro dan Muji, juara 3 Nova dan Agus, dan juara harapan Faturohman dan Koko.

Hadiah yang berupa trofi dan uang pembinaan disampaikan langsung oleh anggota DPRD Sleman, Aris Suranto, Ketua Panitia, Prisma Anggraini, Kepala Desa Donokerto, Waluyo Jati, dan Kepala Desa Girikerto, Maryanto.




Lomba Lukis Jadi Sarana Sleman Kampanyekan Makan Ikan

Foto Lomba Lukis oleh Nana

Sleman – Pemerintah Indonesia sedang gencar menggalakkan budaya mengonsumsi ikan. Hal ini dilakukan melalui berbagai cara di berbagai elemen masyarakat. Upaya nyata yang dilakukan Pemkab Sleman sendiri untuk mendukung kampanye gemar mengonsumsi ikan dari pemerintah pusat ini adalah dengan mengadakan lomba lukis cinta ikan tingkat SD se-Kabupaten Sleman pada Senin (21/8) di Auditorium Jogja City Mall.

Lomba lukis yang diikuti oleh 230 siswa SD di 17 kecamatan di Kabupaten Sleman ini dimaksudkan untuk lebih memasyarakatkan konsumsi ikan di Kabupaten Sleman.

“Konsumsi ikan di Kabupaten Sleman itu kan masih rendah sehingga perlu ditingkatkan salah satunya dengan acara seperti yang kita laksanakan hari ini,” ungkap Ir Suwandi Azis, Sekretaris Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman.

Tak hanya itu, menurut Aziz, tujuan diselenggarakannya lomba lukis cinta ikan ini juga untuk memperkenalkan ikan kepada anak-anak sejak dini.

“Tidak hanya sekadar kenal tapi juga ada niatan untuk mengonsumsi karena begitu baik gizinya, begitu besar manfaatnya”, lanjut Azis.

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, yang ditemui di kesempatan yang sama pun mengungkapkan ketersediaan ikan konsumsi per kapita per tahun di Kabupaten Sleman mengalami peningkatan, yakni di tahun 2016 mencapai 32,11 kg, karenanya dibutuhkan upaya untuk meningkatkan konsumsinya.

“Ikan itu mengandung protein dan omega 3. Memilih ikan sebagai sumber protein tentu mendatangkan banyak manfaat, salah satunya mendukung kecerdasan anak,” tuturnya.

Serena, salah satu siswa dari SD Kanisius Kalasan yang berpartisipasi dalam lomba mengaku bahwa lomba lukis ini bisa mengenalkannya terhadap berbagai jenis ikan.

“Lele, Gurami, Nila, Patin, Tenggiri,” sebut Serena satu per satu.

Selain itu, Serena juga senang ikut dalam lomba ini karena mendapat dukungan penuh dari guru di sekolahnya.

Lomba lukis ini mengusung tema “Dengan Ikan Aku Tumbuh Sehat, Kuat dan Cerdas”. Peserta lomba dibagi menjadi dua kategori, A dan B. Kategori A diperuntukkan bagi siswa SD kelas I-III, sedangkan kategori B diperuntukkan bagi siswa SD kelas IV-VI.