FKY Sleman Libatkan Ratusan Seniman

Sleman – FKY Sleman resmi dibuka pada Sabtu (5/8) pukul WIB. Pembukaan event dimeriahkan dengan pawai seni tiga dimensi yang bertemakan wayang dari masing-masing kecamatan.

Event yang menurut Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman Aji Wulantara merupakan bagian dari FKY DIY ini, berlangsung dari 5-10 Agustus 2017 di Lapangan Denggung Sleman. Event ini diakui Aji adalah bentuk implementasi kecintaan dan handarbeni terhadap potensi budaya.

“Yang tentunya diarahkan dalam rangka untuk terwujudnya masyarakat berbudaya sesuai dengan visi pemerintah Kabupaten Sleman,” tutur Aji, Jumat (4/7).

Selain mewujudkan masyarakat yang berbudaya, event ini juga ditujukan untuk memacu kreatifitas seniman, terutama seniman lokal, memacu masyarakat untuk berolah seni, menumbuhkan apresiasi seni bagi masyarikat luas, mengangkat derajad seniman local, dan melestarikan seni tradisi local, khususnya musik dan nyanyian tradisional.

Selanjutnya, Aji menyampaikan bahwa dalam event tahunan ini, Dinas Kebudayaan Sleman sudah menyiapkan ratusan seniman untuk tampil. “Melibatkan 510 seniman dari 17 kecamatan,” lengkap Aji.

Tak hanya itu, 25 stand UMKM pengrajin dan perupa se-Kabupaten Sleman juga siap dipamerkan dari pukul WIB.

Selama enam hari pelaksanaannya, rangkaian seni lain seperti jathilan dan seni religius akan ditampilkan setiap hari pada pukul WIB. Kemudian, dilanjutkan seni unggulan yang akan dipentaskan pada pukul WIB.

Aji berharap, masyarakat dapat hadir, menyaksikan, dan mengapresiasi event budaya ini.




Sleman Fashion Festival Angkat Karya dari Beragam Daerah

Sleman – Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Taman Wisata Candi kembali menghadirkan event rutin tahunan, Sleman Fashion Festival (SFF) 2017. Event ini sedianya akan berlangsung dari tanggal 7-13 Agustus 2017 di Jogja City Mall dan Mandala Brahma Kompleks Taman Wisata Candi Prambanan.

Penyelenggaraan SFF tahun ini mengkolaborasikan beberapa agenda yang bertujuan tak hanya sebagai ruang ekspresi dan kreasi namun juga sarana peningkatan kapasitas para pelaku fashion.

Didukung oleh (Kelompok Kerja) Pokja Fashion Kadin Indonesia, SFF mengadakan beragam kegiatan seminar dan workshop dengan mengundang para pakar di bidang fashion sebagai pemateri.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Pokja Fashion Kadin Indonesia, Luwi Saluadji. Luwi menuturkan bahwa pihaknya sudah menyusun enam workshop.

“Kita datangkan dengan pembicara-pembicara yang sudah mempunyai nama yang besar, contohnya untuk fotografi kita hadirkan Bapak Darwis Triady untuk mengajari teman-teman kita yang kreatif di Sleman,” terang  Luwi saat ditemui Kamis (3/8) di Kantor Bagian Humas Setda Kabupaten Sleman.

Selain workshop dan seminar, salah satu rangkaian acara dari SFF adalah lomba kreasi busana kasual. Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Sudarningsih, mengatakan bahwa lomba ini difokuskan pada penggunaan material batik Sleman. Bertemakan Play and Fun in Java Mood, 28 karya sudah tercatat sebagai peserta.

“Dari Sleman 14 karya, sisa nya dari luar daerah, Pekalongan 1 karya, Bekasi 3 Karya, Semarang 2 karya, Magelang 1 karya, Klaten 1 Karya, Kota Jogjakarta 4 Karya dan Bantul 2 Karya,” terang Sudarningsih.

Sudarningsih juga menambahkan bahwa dari 20 karya yang sesuai tema diambil 10 desain yang menjadi nominator kemudian akan dinilai dan ditampilkan dalam puncak acara SFF tanggal 13 Agustus 2017 di Mandala Brahma Kompleks Taman Wisata Candi Prambanan.