Turi Gelar Apresiasi Macapat Jelang Lomba

Turi – Senin (11/9) malam, di Kecamatan Turi diadakan apresiasi macapat. Peserta apresiasi macapat ini ada 15 orang yang mana latihan dipimpin oleh Drs. H. Panggih.               

Kegiatan ini dihadiri juga oleh Kepala Seksi Sejarah, Nilai Budaya, Adat dan Tradisi Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, Anas Mubakkir. Dalam sambutannya, Anas mengapresiasi kegiatan macapat yang selalu rutin diadakan setiap malam Jumat ini. Anas juga mengharapkan pelaksanaan kegiatan ini tidak mengendur dan menghimbau untuk mengajak generasi muda.

Dalam rangka menjaga kelestarian seni macapat, Dinas Kebudayaan Sleman juga mengadakan lomba macapat bagi siswa SD, SMP, SMA, guru-guru, perguruan tinggi, dan masyarakat umum. Bahkan, pada Selasa (22/9) akan diadakan lomba macapat tingkat kabupaten bagi guru-guru di Rumah Dinas Bupati Sleman yang mana Turi akan mengirimkan 4 peserta.

 




Turi Dukung Penerapan Jam Belajar Masyarakat

Turi – Pada Selasa (12/9) di Kecamatan Turi diselenggarakan sosialisasi tentang Jam Belajar Masyarakat (JBM). Adapun peserta yang hadir ada 30 orang dari Desa, UPT Pendidikan, PKK Desa, Babinkamtibmas, Koramil, dan Perwakilan Sekolah.

Materi tentang JBM disampaikan oleh Amiruddin Najib. Di sini dijelaskan tentang kota pelajar, perkembangan generasi dan pendidikan, manfaat JBM, konsep dasar JBM, perbandingan pelaksanaan JBM dengan daerah lain, siapa saja yang terlibat di JBM, tokoh pendidikan Indonesia, dan proses pelaksanaan JBM.

Dalam sambutannya Camat Turi, Siti Anggraeni tak lupa menyampaikan mengenai peranan orang tua, peran dari pendamping, komitmen warga, dan fasilitas

Siti juga menghimbau agar desa-desa di Turi dapat membuat peraturan terkait JBM sehingga nantinya warga dan pemerintah bisa bergerak secara bersama-sama mensosialisasikan JBM ini.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tanya-jawab.