Samsat Gelar Pembayaran Pajak Kendaraan di Turi

Turi – Dalam rangka melayani para wajib pajak kendaraan bermotor pada Selasa (5/12) pukul WIB di Kecamatan Turi, Samsat menggelar pembayaran pajak kendaraan.          Jumlah yang membayar pajak kurang lebih 100 orang yang tidak hanya berasal dari Kecamatan Turi saja akan tetapi juga dari Kecamatan Tempel, Kecamatan Pakem, dan Kecamatan Sleman.

Pelayanan yang berlangsung hingga pukul WIB ini terpantau tertib dan lancar. Dari sekian pembayar pajak terdapat usulan bagi peningkatan kualitas pelayanan Samsat. Contohnya, bila perpanjangan sudah 4 kali diusulkan perpanjangan kelima berganti plat nomor dan dapat dilakukan di Samsat keliling. Pun, untuk cek nomor mesin dan nomor kerangka bisa dilaksanakan dengan Samsat keliling. Selain itu, ada usulan agar jadwal perpanjangan SIM dapat tersedia. (Suharno)




Giat Silaturahmi Kapolres Cegah Radikalisme

Gamping – Senin (4/12) pukul WIB bertempat di Grha Sarina Vidi Convention Hall, Sat Binmas Polres Sleman mengadakan giat silaturahmi Kapolres Sleman dengan elemen masyarakat. Peserta yang hadir antara lain Kapolres Sleman, AKBP Burkan Rudy Satria, beserta jajarannya, tokoh masyarakat, tokoh agama, mitra Polri, purnawirawan, dan putra-putri Polri.

Dalam kesempatan ini Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Gamping juga diundang untuk mengikuti giat ini. Acara dibuka dengan sambutan dari Kapolres Sleman yang berpesan kepada kurang lebih 100 peserta diskusi, bahwa radikalisme harus kita cegah karena akan menimbulkan kemungkaran. Serta menekankan bahwa radikalisme tidak identik dengan Islam dan Islam tidak identik dengan radikalisme.

Di zaman sekarang, radikalisme masuk lewat kampus dengan cara mempengaruhi pemikiran mahasiswa yang sangat mudah untuk dipengaruhi. Oleh karena itu, masyarakat harus waspada terhadapnya.

Giat ini juga menghadirkan narasumber yaitu Dosen Prodi Lintas Agama, Mohammad Iqbal, Ketua Forum Pencegahan Penanggulangan Terorisme Yogyakarta (FKPT DIY), Abdul Muhaimin, dan Waryono dari UIN Sunan Kalijaga. Diskusi dipandu oleh Kasat Binmas, AKP Ani Sulistyowati sebagai moderator. Masing-masing narasumber menyampaikan materi yang berbeda berkenaan dengan penanggulangan radikalisme dan terorisme.

Di akhir sesi tanya jawab Kapolres Sleman memberikan penegasan bahwa radikalisme tidak menguntungkan dalam suatu kelompok dan konflik sosial penyebab berhentinya kehidupan ekonomi dan menelan biaya yang mahal. (Adnan Nurtjahjo)