Gamping – Kamis (6/12) pukul WIB bertempat di Paradise Resto Ambarketawang, Puskesmas Gamping I mengadakan Deklarasi Gerakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dan penandatangan komitmen dukungan pemerintah Desa Ambarketawang dan Balecatur.
Dalam kesempatan ini hadir Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Nurulhayah, Sekretaris Camat Gamping, Rasyid Ratnadi, Kepala Desa Ambarketawang, Sumaryanto, Kepala Desa Balecatur, Sebrat Haryanti, Kapolsek Gamping, Kompol Herwinedi, Babinsa Pelda Sumarjo, Kepala KUA Gamping, Jaenudin, UPT Yandik, Endi Sudarna, Ketua PKK Gamping, Dewi Abu Bakar, 31 Kadus dan 50 orang kader kesehatan serta 31 orang ketua pengurus pengelolaan sampah dusun.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman dalam sambutannya menyampaikan bahwa STBM merupakan salah satu program pemerintah untuk mengatasi masalah sanitasi (kesehatan) di Indonesia. Program ini bertujuan untuk mengubah perilaku higienis dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan.
STBM menekankan pada lima perubahan perilaku higienis yang biasa dikenal sebagai lima pilar STBM, antara lain stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga, serta pengelolaan limbah cair rumah tangga. Keluarga diharapkan dapat menerapkan STBM dengan baik agar higienis diri dan sanitasi lingkungan pada tingkat keluarga bisa optimal.
![]()
Selanjutnya, Kepala Desa Ambarketawang dan Balecatur dengan didampingi dukuh di wilayah masing-masing secara bergantian membacakan deklarasi gerakan STBM di wilayahnya disertai penandatanganan komitmen bersama.
Giat ini dimeriahkan oleh penampilan Tim Paduan Suara kader kesehatan Puskesmas Gamping I pimpinan Istri Wahyuni, membawakan lagu mars hidup sehat, lagu lima pilar STBM, dan lagu enam langkah cuci tangan. (Adnan Nurtjahjo)