Internet Buat Gaya Hidup Makin Praktis

Gamping – Sabtu (9/12) pukul WIB, KIM Kecamatan Gamping mengikuti lokakarya bagi UMKM yang diselenggarakan oleh Kementrian Keuangan RI, Direktorat Jenderal Pajak, Kanwil DJP DIY di Hotel Tjokro Style Yogyakarta. Acara ini terselenggara berkat kerjasama dengan market place .

Sambutan sekaligus pembukaan lokakarya dilakukan oleh Kepala Kanwil DJP DIY, Dionysius Lucas Hendrawan. Peserta lokakarya berasal dari 100 UMKM yang telah lolos seleksi panitia. Kakanwil DJP DIY menyampaikan bahwa 80% APBN merupakan kontribusi dari pajak (PPh, PPn, PBB, Bea Materai, Cukai, Bea Masuk, dan lain-lain) yang ditujukan untuk membangun negara RI yang tertuang dalam pasal 23A UUD 1945.

Dalam kesempatan ini, panitia mendatangkan narasumber, antara lain Gunawan Wibisono yang membahas tentang dagang-el untuk UMKM. Kecanggihan teknologi internet telah membawa gaya hidup menjadi semakin praktis dan modern. Banyak sekali hal-hal yang kini mudah dilakukan dengan bantuan internet, termasuk berbelanja. Jika dulu seseorang harus pergi ke pasar atau pusat perbelanjaan untuk bisa membeli barang yang diinginkan, kini bisa melakukan secara mudah dan bebas melalui perantaraan internet.

Pemateri selanjutnya adalah Hendarin yang membicarakan tentang keunggulan berdagang menggunakan internet (online) yaitu memiliki jangkauan pasar yang luas (nasional dan internasional), praktis dan laris.

Dari juga menyampaikan kelebihan berbisnis di , seperti mudah dan aman, ada notifikasi SMS setiap transaksi masuk, kepastian menerima uang pembayaran, feedback positif setiap transaksi sukses, prioritas di mesin pencarian, perhitungan ongkos kirim otomatis, edukasi kewirausahaan online, fitur-fitur yang memudahkan, metode pembayaran dan jasa kirim yang lengkap, selalu ada promo, customer support yang melayani 24 jam, serta adanya komunitas yang hadir di setiap kota. (Adnan Nurtjahjo)




Pentas Kethoprak Beri Anjuran Berantas Penyakit Masyarakat

Gamping – Sabtu (9/12) pukul WIB, Karang Taruna (KT) Taruna Bhakti Desa Trihanggo, Gamping mengadakan Pentas Kethoprak.

Pementasan ini hasil kerjasama antara KT Taruna Bhakti dengan Komunitas Gerakan Anti Napza Trihanggo (Ganatri) dan Sanggar Cahyo Jinggo Blambangan dengan Komunitas Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).

Dalam acara ini hadir Kepala Desa Trihanggo Herman Budi Pramono, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman HY. Aji Wulantara, Ketua Komisi B DPRD DIY, H. Koeswanto, Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta, Anggota Komisi D DPRD Sleman, Y. Gustan Ganda, Kapolsek Gamping Kompol Herwinedi, Perwakilan Koramil 17 Gamping, Kepala Dusun se-Desa Trihanggo, serta ratusan warga Desa Trihanggo.

Pertunjukan Kethoprak dibuka dengan penampilan Sanggar Cahyo Jinggo Blambangan dengan lakon “Kepilut Endahing Kadonyan”. Pelajaran yang bisa diambil yakni perlindungan anak terpadu merupakan kewajiban kita semua dan pemberantasan penyakit masyarakat sangatlah diperlukan.

Sebagai bintang tamu hadir Dalijo Angkringan cs. Penata artistik pementasan kethoprak uni adalah Gubug Art dengan penata gending Gaung Kyan.

Adapun Lakon Kethoprak yang kedua adalah Lintang Kemukus ing Wilwatikta. Awal cerita dimulai dengan terlihatnya lintang kemukus yang melintas di langit Majapahit, yang merupakan peristiwa alam yang menggemparkan. Kejadian ini diramalkan oleh Ratu Kahuripan sebagai pertanda buruk bahwa kerajaan majapahit akan mengalami kejadian yang luar biasa. Kejadian ini bukan saja akan berdampak pada rakyat, tetapi juga pada kedudukan sang Prabu Jayanegara. (Adnan Nurtjahjo)