Pelatihan Memasak Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Turi – Pemerintah Desa Bangunkerto melalui Kepala Seksi Pelayanan Masyarakat mengadakan pelatihan memasak kusus bagi keluarga kurang mampu pada Jumat (29/12) bertempat di Ruang Pertemuan Desa Bangunkerto. Pelatihan diikuti oleh 50 ibu-ibu yang berasal dari perwakilan keluarga kurang mampu di seluruh Dusun di Desa Bangunkerto.

Pelatihan dilaksanakan selama dua hari hingga Sabtu (30/12) mulai pukul WIB.

Hadir dalam pembukaan pelatihan, Kepala Desa Bangunkerto, Anas Ma’ruf, Kepala Seksi Pelayanan Masyarakat, Reni Kusumastuti dan sebagai narasumber dari Balai Latihan Kerja (BLK) Sleman Marsilah dan Ratna.

Acara dimulai dengan pengenalan dan penjelasan mengenai berbagai macam resep kue dan cara pembuatannya, di antaranya kue bolu kukus piscok, onde-onde mini, bolu gula jawa, dan ikan bakar. Kemudian pelatihan dilanjutkan dengan praktik memasak.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Bangunkerto berharap dengan mengikuti pelatihan memasak ini, ibu-ibu bisa terinspirasi untuk mencoba membuat berbagai macam kue dan masakan lainnya.  Nantinya hasil masakan ini bisa dipasarkan sehingga dapat menambah pendapatan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan mengurangi angka kemiskinan khususnya di wilayah Desa Bangunkerto.

Selain pelatihan, Kepala Seksi Pelayanan Masyarakat, Reni Kusumastuti, mengatakan bahwa ke depannya juga akan mengadakan pembinaan dan pendampingan dari Pemerintah Desa Bangunkerto supaya keluarga kurang mampu benar-benar bisa mengembangkan usahanya dan akhirnya dapat berwirausaha secara mandiri. (Harman)




Forari Tumbuhkan Kecintaan Anak pada Permainan Tradisional

Turi – Rabu (27/12) bertempat di Dusun Wonosari, Forum Anak Turi (Forari) bekerja sama dengan Forum Anak Desa Bangunkerto, Donokerto, Girikerto, dan Wonokerto mengadakan acara DOREMI (Dolanan Ramai-Ramai).  

Kegiatan akhir tahun 2017 ini digagas oleh Forari yang diketuai oleh Muhamad Anwar.

Adapun jenis kegiatan ialah mengajak anak-anak dari TK sampai SD untuk bermain dan bergembira bersama. Dengan berbagai permainan anak yang sudah ada sejak nenek moyang kita yang sekarang lebih terkenal dengan dolanan anak tradisional, seperti engrang, bakiak, gobaksodor, jamuran, karetan, dan lain sebagainya. Selain itu, diisi outbond dengan berbagai permainan dan diakhiri makan bersama

Acara DOREMi dimulai dari pukul WIB hingga pukul WIB dan diikuti oleh 60 anak yang berasal dari beberapa dusun yang berdekatan dengan Dusun Wonosari.

Anak-anak dengan antusias dan senang hati mengikuti semua dolanan ini. Sambil bercanda dan tertawa dengan riangnya, tampak keceriaan yang ada di wajahnya, sambil sesekali berteriak akulah anak Indonesia. Sungguh senang dan bangga bagi semua yang melihat.

Adapun tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan percaya diri anak dan membiasakan anak bekerja sama serta mengenal dan mencintai kembali dolanan anak yang sudah hampir dilupakan. Tak hanya itu, tetapi juga untuk menangkal anak dari kecanduan bermain game yang ada di handphone. (Harman)




KIM Turi Jalin Persahabatan dengan Komunitas 1 Malaysia

Turi – KIM UMKM Kertomandiri Kecamatan Turi menerima kunjungan dari Komunitas 1 Malaysia Mukim Ulu Kita Tanjung Rambutan Perak Malaysia, Minggu (24/12).

Rombongan Komunitas 1 Malaysia Mukim Ulu Kita Tanjung Rambutan Perak Malaysia yang berjumlah 23 orang ini dipimpin oleh Haji Abdul Razak yang menjabat sebagai ketua. Rombongan ini diterima oleh KIM Kertomandiri di Pelem Girikerto, kediaman salah satu anggota KIM Kertomandiri.

Dalam kesempatan ini, hadir Camat Turi, Kadus Pelem, Kominfo Pusat.

Camat Turim, Siti Anggraeni Susilo Prapti, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan dari Komunitas 1 Malaysia Mukim Ulu Kita Tanjung Rambutan Perak Malaysia.

“Semoga kunjungan ini lebih mempererat perhubungan dan meningkatkan dalam mengoptimalkan peranan dan kualitas KIM,” tutur Siti.

Siti juga memberikan informasi bahwa KIM di Kabupaten Sleman sudah memiliki Peraturan Bupati (Perbup). Perbup KIM di Kabupaten Sleman ini merupakan satu-satunya dasar hokum bagi KIM di Yogyakarta.

Acara dilanjutkan penjelasan tentang KIM UMKM Kertomandiri oleh Suharno, Sekretarim KIM Kertomandiri, yang menjelaskan terkait sejarahnya berdirinya KIM Kertomandiri, susunan pengurus, SK dari Camat Turi, tugas KIM, jumlah anggota, mengapa KIM dapat berkembang, dan usaha yang dilakukan dari oleh anggotanya.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Pimpinan Rombongan Komunitas 1 Malaysia Mukim Ulu Kita Tanjung Rambutan Perak Malaysia, Haji Abdul Razak yang mengucapkan terimakasih atas penerimaannya.

“Semoga kunjungan kami selain mempererat persaudaraan juga akan mendapatkan pengetahuan tentang pengelolaan KIM sehingga di sini dapat berkembang,” kata Razak.

Selanjutnya, rombongan Malaysia diberi kesempatan berkunjung ke lokasi usaha anggota KIM Kertomandiri. Acara berakhir pada pukul WIB. (Suharno)




Tanamkan Iman Anak Sejak Dini

Gamping – Acara bertajuk “Haflah Attasyakur wal Ikhtitam” digelar pada Sabtu (23/12) pukul WIB di Halaman Mushola Babussalam Salakan, Trihanggo, Gamping.

Acara ini dimaksudkan guna mewisuda para santiwan/santriwati yang sudah khatam Alquran. Acara dihadiri oleh Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, Sekcam Gamping Rasyid Ratnadi, Kepala Desa Trihanggo Herman Budi Pramono, Kapolsek Gamping Kompol Herwinedi, Wadanramil Gamping Kapten Chb. Suwardi, Bhabinkamtibmas Trihanggo Aiptu Rusmanto, Babinsa Trihanggo Pelda Sugiyono, serta masyarakat Padukuhan Salakan yang berjumlah 200 orang.

Sebelum prosesi wisuda dilaksanakan, Sri Muslimatun memberikan santunan kepada anak yatim sejumlah 6 orang.

Menurut laporan Ketua Panitia Wisuda, Sugeng Santoso, jumlah santriwan khatam Alquran ada 4 orang dan santriwati yang khatam Alquran ada 18 orang, semua di bawah asuhan ustaz K.H. Farid, ustaz Slamet Sarmadi, dan ustazah Imtichana.

Di antara para wisudawan/wisudawati khatam Alquran yang berjumlah 22 orang tersebut terdapat santriwati tertua ibu Rubiyah yang berusia 56 tahun 6 bulan dan santriwan termuda Kevin Dio Fernando berusia 9 tahun 5 bulan.

Sedangkan jumlah wisudawan/wisudawati khatam Juz’ama sejumlah 29 orang, yang termuda Nadiya Asrul Latifa (7 tahun 7 bulan) dan tertua Jasmine Asy Syifa (12 tahun 4 bulan).

Di penghujung acara diisi tausyiah yang disampaikan oleh K.H. Zumard Ahmad Tsalis dari Ungaran Jawa Tengah. Tema yang disampaikan tentang pendidikan anak dalam Islam. Agar memeroleh anak yang sholeh/sholehah para orangtua perlu menanamkan iman/tauhid kepada anak, mengenalkan ibadah, memberikan pendidikan yang Islami, memberi suri tauladan/sikap yang baik, mengajarkan batasan aurat kepada anak sejak dini, selalu sayang dan perhatian, mendidik dengan bijak dan sabar serta tidak pernah mengeluh, dan tak lupa mengajarkan Alquran, Hadits, dan doa-doa kepada anak. (Adnan Nurtjahjo)




Forum Anak Turi Lestarikan Dolanan Bocah

Turi – Forari (Forum Anak Turi) mengadakan pertemuan pada Sabtu (23/12) di Ruang Rapat Kecamatan Turi. Pertemuan dihadiri oleh seluruh pengurus dan perwakilan Forum Anak Desa dan Kepala Seksi Kesejahteraan Kecamatan Turi, Supriharjo.

Forari mulai terbentuk sejak tahun 2012 dan diketuai oleh Muhamad Anwar. Adapun sebagai anggotanya adalah perwakilan anak dari seluruh desa di wilayah Kecamatan Turi.

Program kerja Forari adalah membentuk Fornandes (Forum Anak Desa) dan mengadakan sosialisasi tentang hak dan kewajiban anak, serta kegiatan lainnya.

Perlu diketahui bahwa Fornandes di 4 desa di wilayah Kecamatan Turi yaitu Desa Bangunkerto, Donokerto, Girikerto, Wonokerto sudah terbentuk kepengurusannya. Tujuan dibentuknya forum anak dari tingkat desa sampai kecamatan ini adalah dalam rangka mendukung terwujudnya desa dan kecamatan yang ramah dan layak anak menuju Kabupaten Sleman layak anak.

Pertemuan kali ini juga membahas kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Forari untuk mengisi liburan sekolah yang cukup lama supaya dapat bermanfaat untuk anak, yaitu acara POELAH DOREMI (Kumpul Bocah Dolanan Bareng Ramai-Ramai).  POELAH DOREMI merupakan acara bermain bersama anak-anak dengan permainan dolanan bocah agar tidak punah. Acara akan diadakan Rabu (27/12) bertempat di Lapangan Bola Voli Dusun Wonosari, yang akan diikuti 50 anak. (Harman)