Lestarikan Bacaan Selawat Sepanjang Masa

Turi – Masyarakat Dusun Wonosari menggelar selawat selama 12 malam yang dimulai dari malam 1 hingga 12 Maulud Tahun Hijriah dalam rangka memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan yang diikuti oleh hampir semua warga baik laki-laki, perempuan, pemuda, maupun anak-anak ini, diadakan setiap malam usai salat Magrib sampai pukul WIB di serambi Masjid Al-Hikmah Dusun Wonosari.

Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk memperingati kelahiran Nabi Muhamad SAW dan melestarikan bacaan selawat supaya bacaan ini bisa dikumandangkan sepanjang masa. Selain itu, untuk menambah keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT yang mana sebagai umat Islam wajib menjalankan semua yang diajarkan oleh Nabi dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan berakhir malam Jumat (1/12), ditutup dengan khataman Al-Quran dan kenduri sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan segala rahmatNya kepada semua masyarakat Dusun Wonosari. (Harman)




Gamping Peringati Hari Lahir Nabi dengan Selawat

Gamping – Kamis (30/11) pukul WIB bertempat di Masjid Al-Mukarrom Salakan Trihanggo berlangsung peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Dihadiri oleh Kepala Desa Trihanggo Herman Budi Pramono, Pengasuh Pengajian Padukuhan Salakan H. Juman Mustofa, H. Mustangin, Zamzami, para tokoh agama, serta masyarakat setempat.

Maulid Nabi adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, nabi yang membawa risalah terakhir yang jatuh pada 12 Rabiul Awal (kalender Islam). Malam kelahiran nabi adalah malam yang sangat mulia. Hampir sebagian umat Islam khususnya di Indonesia merayakan hari lahirnya sang pembawa cahaya, yang mengeluarkan umatnya dari zaman kegelapan hingga zaman terang benderang.

Meskipun dalam menyambut Maulid Nabi, tidak ada anjuran membaca doa khusus untuk dibaca. Namun, umat Islam dianjurkan membaca selawat nabi sebanyak-banyaknya sebagai ungkapan rasa cinta kepada Baginda Rasul. Tak hanya membaca selawat, umat Islam juga dianjurkan bersedekah, berbuat kebaikan, bersolek diri, dan mengungkapkan kebahagiaan di hari Maulid Nabi. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan sunah-sunah yang mulai memudar dari tubuh muslimin dan semangat juang untuk menegakkan kalimatullah.

Dalam kesempatan ini, para hadirin mengumandangkan selawat diiringi grup rebana Al-Firdaus Mlangi. Tepat pukul WIB dengan diiringi selawat dan alat musik rebana, Ketua Takmir Masjid Al-Mukarrom Wagiran membagikan sedekah kepada seluruh jemaah yang hadir sebagai wujud syukur atas limpahan rezeki dari Sang Maha Kuasa. (Adnan Nurtjahjo)