Dinsos Sleman Cairkan Dana PKH

Gamping – Dinas Sosial Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan pencairan dana Program Keluarga Harapan (PKH) tahap I tahun anggaran 2018 di pendopo Kecamatan Gamping Rabu (28/3).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Pemberdayaan dan Kelembagaan Sosial, Suparmono, Kepala Seksi Pemberdayaan Sosial, Feri Istanto, Koordinator PKH Kecamatan Gamping, Retno Purwandari dan 12 pendamping PKH.

Peserta PKH yang diundang sebanyak 135 orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) hasil validasi I dan 18 orang KPM yang dobel rekening.

Dalam pencairan dana PKH ini Dinas Sosial Kabupaten Sleman menggandeng Bank Mandiri Cabang Adisucipto dengan mendatangkan mobil ATM (Mandiri Mobile).

Menurut Retno Purwandari, peserta PKH yang hadir harus menyerahkan undangan terlebih dahulu dan menunggu namanya dipanggil oleh petugas sesuai antrean menuju meja bank untuk mengisi dan menandatangani formulir pembukaan rekening Bank Mandiri.

Selanjutnya peserta PKH mendapatkan Kartu ATM Keluarga Sejahtera (KKS) guna mengambil uang sejumlah Rp. ,- di ATM Mandiri Mobile dipandu oleh petugas bank.

Sebelum meninggalkan lokasi, peserta PKH harus menandatangani kartu monitoring sebagai kontrol pendamping PKH.

Selesai pencairan dana ini peserta PKH diharuskan mengikuti pertemuan kelompok PKH yang sudah ada di masing-masing dusun.

Perlu diketahui bahwa penyaluran bantuan sosial PKH diberikan kepada KPM yang ditetapkan oleh Direktorat Jaminan Sosial Keluarga.

Penyaluran bantuan diberikan sebanyak 4 tahap dalam satu tahun, dengan nilai bantuan merujuk SK Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Nomor : 26/LJS/12/2016 tanggal 27 desember 2016 tentang indeks dan komponen bantuan sosial PKH 2017. (Adnan Nurtjahjo|KIM Kec Gamping)




Lomba Islami Pupuk Keimanan Terhadap Agama Islam

Turi – SMP Muhammadiyah Turi menyelenggarakan Lomba Islami tingkat Sekolah Dasar (SD) se-wilayah Sleman Utara di Keringan, Wonokerto, Turi, Sleman, Rabu (28/3). Lomba dimulai dari pukul wib.

Lomba dibagi menjadi 4 kategori meliputi Cerita Islami, Menyanyi, Adzan, dan Melukis. Lomba diikuti oleh perwakilan siswa SD Negeri/Muhammadiyah mulai dari kelas 3 sampai kelas 5.

Lomba bertujuan untuk memupuk keimanan dan kecintaan terhadap agama Islam sejak dini, memberikan ruang untuk menunjukkan bakat serta kemampuan dalam hal pelajaran tentang agama Islam.

Adapun hasil Lomba Islami tersebut, untuk kategori menyanyi  Shafa SD N Turi 3 berhak atas juara I, juara II Elisa SD N Gondanglegi, dan juara III Claudia SD N Karang Anyar.

Sedang untuk kategori cerita islami juara I Zahrani Sita SD Muh. Manyaran, dan juara II Zidan Fatih Nur Fatah SD N Wonosari 1, dan juara III Muh Rafi SD Muh. Domban,

Kategori adzan juara 1 Muh. Sesar Fauzi SD Muh. Pakem 2, juara 2 Arfian SD N Turi 3, dan juara tiga Yogi Fail SD Muh. Balerante.

Untuk kategori melukis juara 1 Bilqis Aisa SD Muh. Mantaran, juara 2 Nyla Lintang SD Muh Gondanglegi, dan juara 3 Fahrozi SD Muh Gondanglegi.

Masing – masing juara mendapatkan piala dan uang pembinaan serta sertifikat. ()




KSAD Resmikan Universitas Jenderal Achmad Yani

Gamping – Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI, Mulyono meresmikan Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) Yogyakarta di UNJANI, Jalan Siliwangi Ringroad Barat, Banyuraden, Gamping, Sleman, Senin (26/3) pukul wib. 

Peresmian ditandai dengan penandatanganan Prasasti Pembentukan UNJANI Yogyakarta, dilanjutkan pembukaan tirai penutup tulisan Universitas Achmad Yani serta penyerahan bendera lambang UNJANI Yogyakarta oleh Jenderal TNI Mulyono kepada Rektor UNJANI Joko Susilo.

Para pejabat yang hadir antara lain Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiri, Kapolres Sleman AKBP Firman Lukmanul Hakim, Kapolsek Gamping Kompol Herwinedi, Gubernur Akmil Mayjen TNI Eka Wiharsa, Gubernur AAU Marsda TNI Sri Mulyo Handoko, Camat Gamping Abu Bakar, Koordinator Kopertis Wilayah V Bambang Supriyadi, segenap keluarga besar Jenderal Achmad Yani, jajaran pengurus dan staf yayasan kartika eka paksi, dosen, mahasiswa UNJANI Yogyakarta serta tamu undangan yang berjumlah 450 orang.

Dalam sambutannya, Jenderal TNI Mulyono menyampaikan bahwa pendirian UNJANI Yogyakarta merupakan hasil dari penggabungan STMIK Jenderal Achmad Yani dengan STIKES Jenderal Achmad Yani atas ijin Kementrian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi tanggal 2 Februari 2018. UNJANI memiliki 3 fakultas dan 16 program studi. UNJANI juga merupakan tuntutan pendidikan kedepan dan wujud komitmen untuk meningkatkan sumberdaya manusia, khususnya putra-putri dari purnawirawan TNI AD dan anggota TNI AD.

Jenderal TNI Mulyono berharap agar UNJANI Yogyakarta menjadi pilot project klinik imunitas bangsa yang memberikan vaksin kekebalan berupa nilai-nilai luhur budaya bangsa untuk menjaga kelangsungan hidup bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. ( Nurtjahjo)




Tanjungsari Tingkatkan Program KB Lewat Lokakarya

Ngaglik – Selasa (27/3), Dusun Tanjungsari merupakan dusun yang ditetapkan sebagai kampung Keluarga Berencana (KB) di Desa Sukoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman.

Tanjungsari memenuhi kriteria sebagai kampung KB karena berada di daerah Legok (pinggiran atau minim kepesertaan KB) dan jumlah akseptor yang sedikit serta perlu peningkatan program KB. Dengan ditetapkan sebagai kampung KB, Tanjungsari diharapkan mampu meningkatkan program KB dan pembangunan masyarakat.

Agar harapan tersebut segera terwujud, Koordinator Penyuluhan Keluarga Berencana (PKB) Kecamatan Ngaglik, Dra. Abidah mengadakan lokakarya mini sebagai ajang koordinasi pengelolaan program di Tanjungsari. Lokakarya mini dihadiri oleh perangkat Puskesmas, KUA, Pertanian, Pendidikan Desa, Desa Sukoharjo, dan instansi terkait yang berada di Kecamatan Ngaglik.

“Kegiatan lokakarya akan terus dilakukan mengingat sangat bermanfaat karena bisa memadukan program di tingkat lini lapangan” terang Abidah saat lokakarya di Dusun Tanjungsari. Kampung KB akan terus bertambah, di tahun 2017 setiap kecamatan memiliki 1 kampung KB dan 2018 akan ditetapkan setiap desa 1 kampung KB, lanjutnya.

Lokakarya mini ini menghasilkan perencanaan kegiatan kampung KB sesesuai fungsi instansi masing – masing. Misalnya, KUA terkait sosialisasi Penundaan Usia Perkawinan (PUP), Pertanian terkait bagaimana menjadi petani yang handal, dan Puskesmas tentang pelaksanaan posyandu baik balita dan lansia serta program kesehatan lainnya. ()




Vandalisme Kenakalan Remaja yang Merusak Lingkungan

Gamping – Senin (26/3) pukul WIB, Pemerintah Kecamatan Gamping mengadakan kegiatan pembersihan corat-coret (vandalisme) yang dipusatkan di Ringroad Barat sepanjang Jembatan Layang Kaliabu Desa Banyuraden dan sepanjang Jembatan Sungai Bedog Desa Trihanggo.

Aksi pembersihan corat coret ini dilakukan oleh Seksi Trantib, Bhabinkamtibmas, Babinsa, TRC, dan siswa siswa SMK Pelayaran Putra Samodera Gamping.

Menurut Pemerintah Kecamatan Gamping, vandalisme merupakan salah satu kenakalan remaja yang sangat merugikan karena merusak lingkungan maupun keindahan lingkungan akibat coretan-coretan ilegal yang dilakukan orang tak bertanggung jawab.

Maraknya aksi vandalisme menjadikan keprihatinan bagi Pemerintah Kecamatan Gamping. Dengan menggunakan peralatan kuas rol, ember, dan cat tembok, coretan demi coretan yang ada di sepanjang dinding jembatan dibersihkan dengan sangat antusias walaupun di bawah sengatan sinar matahari. Dalam waktu singkat dinding yang penuh coretan berubah menjadi bersih. Aksi ini diharapkan mampu menggugah kesadaran warga Gamping dalam menjaga lingkungan sekitarnya. (Adnan Nurtjahjo)