Vlog, Media Komunikasi yang Tengah Digandrungi

Vlog, atau video blog kini semakin populer sebagai media untuk menyampaikan pesan. Orang-orang biasa pun bisa menjadi selebriti media sosial menjadi terkenal berkat vlog mereka yang ditonton ribuan orang.

Tak terkecuali bagi pemerintah. Tuntutan untuk aktif memberikan informasi kepada masyarakat membuat pemerintah kini mulai melirik vlog sebagai alternatif menyampaikan pesan pemerintah.

Presiden Joko Widodo dan beberapa kementerian kini sudah aktif menggunakan vlog yang disiarkan lewat beberapa akun media sosial resmi milik pemerintah. Media sosial disasar sebagai media agar masyarakat Indonesia, termasuk generasi mudanya, mengetahui dan mengambil bagian terhadap segala kebijakan pemerintah.

Tak mau ketinggalan, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman menyelenggarakan pelatihan vlog selama 3 (tiga) hari penuh di Sleman Creative Space, Depok, Sleman. Pelatihan vlog ini untuk memaksimalkan penyebarluasan informasi dan potensi-potensi di Sleman yang belum tergali.

Berlangsung 17-19 April, pelatihan ini diikuti 150 peserta dari perangkat daerah, pemerintah desa, dan kelompok informasi masyarakat serta menghadirkan narasumber Dony Ignazio dan Yoga, kreator-kreator vlog yang tergabung dalam Sleman Creative Community.

Menurut Dony, banyak sekali faktor yang mempengaruhi sebuah vlog bisa digandrungi atau tidak. “Membuat vlog memang gampang-gampang susah, ada vlog yang sederhana bahkan terkesan amatiran tetapi memiliki viewer luar biasa banyak di sisi lain ada vlog yang dibuat secara profesional tetapi sedikit yang menonton,” terangnya, Selasa (17/4).

Dalam pelatihan ini Dony mencontohkan bagaimana membuat vlog yang mudah tetapi mampu menghadirkan kualitas audio visual yang bagus dan layak untuk ditonton. Salah satu yang memegang peranan penting adalah tahapan pra-produksi atau persiapan. Mulai dari mempersiapkan tema, materi, sampai mempersiapkan peralatan.

“Jangan lupa mempersiapkan alat-alat bantu yang digunakan untuk proses perekaman video seperti apabila kita ingin membuat vlog yang tipenya adalah tutorial yang membutuhkan alat-alat bantu, seperti tutorial memasak misalnya, pastikan semua alat dan bahan untuk memasak tersedia terlebih dahulu,” tambahnya.

Terkait apakah vlog yang selama ini dikenal personal cocok sebagai media komunikasi pemerintah, menurut Dony sangat dimungkinkan dengan syarat harus dipersiapkan dulu tema, konsep, materi dan gaya bahasa yang disesuaikan dengan aturan pemerintahan. “Bukan berarti bahasanya harus kaku dan formal. Menurut saya gaya bahasa santai pun tidak masalah,” tutupnya.




Pelajari Nilai-Nilai Luhur Perjuangan Kartini

Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas P3AP2KB menggelar Lomba Membaca Surat Kartini bagi siswa SD, SMP, sederajat, Selasa (17/4) di Aula Dinas P3AP2KB. Menurut Kepala Dinas P3AP2KB, Mafilindati Nuraini, kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-139.

“Agar generasi muda khususnya siswa-siswi SD, SMP bisa melihat lagi nilai-nilai luhur yang terkandung dalam perjuangan kaum perempuan khususnya dalam hal ini adalah RA Kartini,” ucap Linda di sela-sela lomba.

Linda menjelaskan bahwa perjuangan Kartini dalam hal pendidikan dirasa mampu memicu semangat anak-anak untuk bisa mengenyam pendidikan secara lebih serius. “Sosok RA Kartini berusaha memajukan kaum wanita melalui upaya meningkatkan pendidikan sehingga harapan kami anak-anak dari tingkat SD, SMP, nanti bersemangat untuk meningkatkan pendidikannya,” tuturnya.

Tak hanya itu, Linda tahu dengan pasti bahwa nilai-nilai luhur yang diajarkan RA Kartini ini terkait dengan pendidikan pembentukan karakter anak-anak. “Seperti tanggung jawab, sopan santun, kejujuran, kerja keras, pendidikan karakter ini harus kita terapkan ke anak-anak sejak dini agar di kemudian hari menjadi generasi penerus yang sesuai harapan kita,” ujar Linda.

Lomba ini diikuti oleh 68 peserta yang berasal dari SD, SMP, sederajat se-Kabupaten Sleman. Salah satu peserta lomba dari SD Cebongan, Maria menuturkan motivasinya mengikuti lomba ini adalah untuk menambah prestasinya di sekolah. “Saya ingin menang biar bisa mengharumkan nama SD,” kata siswi kelas 4 SD ini.

Maria berharap jika ia menang, prestasi yang diraihnya ini kelak dapat membantunya menggapai cita-cita yang ia harapkan.