Ratusan Anak Meriahkan Gebyar Ramadan Ceria

Turi – Pada hari Jumat (1/6) bertempat di SMK Muhammadiyah 1 Turi, Kelompok Pengajian Anak-Anak Akhir Zaman (Kompak) Kabupaten Sleman menggelar Gebyar Ramadan Ceria untuk wilayah Sleman utara yang meliputi Kecamatan Turi, Kecamatan Tempel, dan Kecamatan Sleman.  

Peserta gebyar dikhususkan untuk anak-anak setingkat SD baik negeri maupun swasta, berjumlah kurang lebih 210 anak.

Dalam kegiatan gebyar dilaksanakan beberapa lomba, yaitu Lomba Salat Berjemaah. Lomba Adzan, Lomba Tartil, Lomba Tafid, dan Pildacil (Pemilihan Dai Kecil).

Untuk Lomba Salat Berjemaah berjumlah 18 regu tiap regu terdiri atas 6 anak, Lomba Adzan 32 peserta, Lomba Tartil 30 peserta, Lomba Tafid ada 27 peserta, dan 13 peserta untuk Lomba Pildacil.

Pemenang pertama hingga kelima dari lomba ini akan maju ke tingkat kabupaten dan akan dilaksanakan pada 10 Juni 2018 di Ma’arif Tempel. (Suharno)




TPPKK Gamping Gelar Pengajian

Gamping – Kamis (31/5/2018) pukul WIB, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kecamatan Gamping menggelar kegiatan pengajian di Pendopo Kantor Kecamatan Gamping.

Hadir dalam acara ini Ketua TP-PKK Kecamatan Gamping Dewi Indriyati beserta Pengurus dan anggota PKK lima desa di wilayah Kecamatan Gamping sebanyak 40 orang.

Siraman rohani disampaikan oleh Ahmad Shofi dari Nogotirto. Dalam tausiyahnya Shofi mengulas tentang golongan orang-orang yang dinantikan oleh malaikat Jibril, yakni orang yang suka salat berjemaah mengikuti imam, orang yang suka menengok seseorang yang sedang sakit, orang yang senang melakukan takziah (memberikan motivasi bagi shohibul musibah), orang yang sering memberikan air, serta orang yang mendamaikan dua orang yang sedang bertikai.

Di samping pengajian, kegiatan juga diselingi sosialisasi tentang pemilu serentak tahun 2019 yang disampaikan oleh Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo.

“Sosialisasi perlu dilakukan agar masyarakat mengetahui bahwa pada 17 April 2019 mendatang Pemerintah Republik Indonesia khususnya Komisi Pemilihan Umum menggelar hajatan lima tahunan untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten serta memilih Presiden dan Wakil Presiden,” terang Adnan.

Sedangkan tujuannya untuk meningkatkan angka partisipasi masyarakat menggunakan hak pilihnya serta mengurangi angka golput. (Adnan Nurtjahjo)