Sleman Perbaiki Pengelolaan Website untuk Akses Informasi Masyarakat

Gamping – Sejak diberlakukannya Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, instansi pemerintah atau badan publik wajib menyediakan informasi bagi publik.

Website menjadi sarana terbaik saat ini untuk menyediakan informasi tersebut, sekaligus dinamika lembaga plat merah untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa mereka bekerja.

Berkaitan dengan hal tersebut, Dinas Kominfo Kabupaten Sleman mengadakan Workshop Penulisan Kreatif Website dan Media Sosial Perangkat Daerah di Pemerintah Kabupaten Sleman.

Workshop diselenggarakan di Desa Wisata Kampung Sejarah, Dusun Kelor, Desa Bangunkerto, Kecamatan Turi, pada Rabu (11/7/2018) pukul WIB.

Iqbal Aji Daryono sebagai narasumber memaparkan materi di hadapan peserta yang merupakan admin website dan akun media sosial perangkat daerah di Kabupaten Sleman. Disampaikan Iqbal, dirinya menghendaki materi yang dipaparkannya dapat menjadi insight bagi para admin untuk mengelola website dan akun media sosial menjadi lebih menarik.

“Informasi yang disampaikan isinya mesti menarik, bermanfaat, aktual, serta mendidik pembaca yang tentunya adalah masyarakat. Selain itu bahasa yang digunakan harus mudah dipahami oleh semua orang,” ujar Iqbal.

Sementara itu, Noor Hidayati Zakiyah Pramulani, selaku Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Dinas Kominfo Sleman menyampaikan bahwa penting bagi setiap perangkat daerah untuk terus mengupdate informasi bagi masyarakat.

“Website itu kan wajah instansi yang akan dilihat oleh masyarakat sehingga harapannya peserta melalui workshop ini bisa meningkatkan kapasitasnya dalam pengelolaan website dan masyarakat sendiri bisa mengambil kebermanfaatan yang lebih dari website tersebut,” ujar Ida. (Adnan Nurtjahjo)




Jalin Kebersamaan Untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Ngemplak – Selasa (10/7), telah dilaksanakan upacara pembukaan TMMD Sempuyung ke-102 tahap kedua yang berlokasi di Desa Wedomartani dengan kegiatan pembuatan jalan perbatasan antara Dusun Sempu Desa Wedomartani dengan Dusun Tempelsari, Banjeng, dan Kadisoko Desa, Maguwoharjo.

Adapun sebagai Inspektur Upacara adalah Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun. Dalam sambutannya, Sri Muslimatun menyampaikan beberapa hal:

  1. Perlunya menjalin kebersamaan TNI, POLRI dengan masyarakat guna membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat.
  2. Kegiatan penunjang adalah peyuluhan bela negara, kesehatan, keamanan, dan pertanian.

Adapun pasukan upacara meliputi Yonig 403, Paskas, Pri perwakilan komunitas relawan yang ada di Wedomartani (WSC, REWO, PASIKAYEN, FKPPI, LINMAS, SATPOL PP, UNITLAK PB) dan PMI/TSR PMI Ngemplak. Pembukaan ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Inspektur Upacara didampingi Kasdin Sleman, Waka Polres Sleman, Perwakilan dari TNI AU Serta Kepala Desa Wrdomartani. (Sugeng Raharjo)




270 Stand Siap Ramaikan Pameran Potensi Daerah Sleman

Sleman – Sebanyak 270 stand dari UMKM, komunitas, perusahaan, dan instansi pemerintah siap meramaikan Pameran Potensi Daerah Kabupaten Sleman tahun 2018 yang akan berlangsung di Lapangan Denggung dan Gedung Serbaguna Sleman mulai tanggal 12 sampai 21 Juli 2018.

Selama 10 hari, Pameran Potensi Daerah tahun 2018 akan dibuka dari pukul hingga WIB. Demikian disampaikan Tri Endah Yitnani, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman, selaku penyelenggara Pameran Potensi Daerah Sleman kepada wartawan di Ruang Rapat Setda Sleman, Selasa (10/7).

Dikatakan Endah, acara ini bertujuan untuk mengenalkan dan mempromosikan berbagai potensi daerah   dan budaya yang terdapat di 17 kecamatan, produk unggulan UKM, dan kinerja serta prestasi dan inovasi yang telah diraih   oleh kalangan pelaku usaha, pemerintah   dan   masyarakat     di   wilayah    Kabupaten   Sleman. “Kita mengangkat tema yang sama dengan tahun sebelumnya, yaitu Sleman Kreatif menuju Smart Regency, di sini akan ditampilkan produk-produk UMKM Sleman dan produk seni atau budaya yang kreatif.  Produk-produk UMKM yang tidak hanya kreatif dalam hal desain, tetapi juga kreatif kemasannya, metode pemasarannya, dan proses produksinya,” jabar Endah.

Menurut Endah, dari 270 stand itu terdiri dari berbagai unsur yakni pendidikan, pertanian, kuliner, dan lainnya. Pameran akan dibuka pada Kamis (12/7) pukul WIB yang diawali dengan Sleman IKM Carnival (SIC) pada pukul WIB dimulai dari Lapangan Desa Sendangadi,   Mlati dan berakhir di Lapangan Denggung.  Karnaval akan diikuti oleh sekitar 18 sentra IKM Sleman, 8 asosiasi dan komunitas IKM Sleman, UNY serta marching band AMY dengan jumlah penampil lebih dari orang.

Selain karnaval, Endah menyampaikan akan ada berbagai acara pendukung Pameran Potensi Daerah kali ini. “Ada talkshow kesehatan dan tari cuci tangan dari RSUD Sleman, lomba mewarnai untuk anak, lomba aglonema, Gelar Seni   Budaya   17  Kecamatan,   mulai  dari  wayang   orang,    sholawatan, macapat, seni gedruk,  hadroh, musik akustik, dan seni badui, serta Kuliner Fair dan Com Fest,” terang Endah.

Di lingkungan pameran juga disediakan fasilitas Wi-fi gratis bagi para pengunjung. Salah satu pojok yang akan dilengkapi dengan fasilitas Wi-Fi adalah pojok kuliner. “Jadi setelah pengunjung berkeliling melihat stand-stand di area pameran, sambil menikmati sajian kuliner,  pengunjung dapat beristirahat melepas lelah sekaligus dapat mengakses Wi-Fi gratis untuk meng-upload foto-foto di sosial media mereka,” harap Endah.

Tak hanya itu, Pemkab Sleman juga memberikan fasilitas mobil radio, yang dapat dimanfaatkan oleh peserta pameran untuk memperkenalkan produknya atau menyampaikan informasi terkait program promo yang disediakan di stand pameran kali ini.




Mitra Kerja Bantu Sukseskan Program-Program Pemerintah untuk Masyarakat

Sleman – Untuk memperkuat jejaring dengan para mitra kerja, Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman menggelar temu mitra kerja, Selasa (10/7) di RM Pringsewu Mulungan Mlati Sleman. Hal ini dimaksudkan agar kerjasama dan dukungan yang selama ini telah dijalin dalam mensukseskan pelaksanaan program-program Dinas P3AP2KB Sleman dapat semakin baik lagi. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman Mafilindati Nuraini di sela-sela acara.

Temu mitra kerja dihadiri oleh 250 tamu undangan, mulai dari perangkat daerah di lingkungan Pemkab Sleman yang terkait, Gabungan Organisasi Wanita, Forum Anak Sleman, kelompok BKS (BKB, BKR, BKL), organisasi pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak, kecamatan, desa, serta prestator.

Dalam kesempatan Kepala Dinas P3P2KB Mafilindati Nuraini juga memanfaatkan acara ini untuk Syawalan dan memberikan kenang-kenangan kepada pegawai yang telah memasuki usia pensiun.

Selanjutnya, Linda menambahkan isu-isu strategis yang berkembang saat ini perlu dijawab dengan kerjasama semua pihak. “Belum optimalnya perlindungan anak dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi, masih tingginya angka KDRT tahun 2017 sejumlah 298 kasus dan angka kekerasan non KDRT 173 kasus, tingginya angka kehamilan tidak diinginkan dan angka pernikahan dini tahun 2017 mencapai 92 kasus, tingginya angka pasangan usia subur belum ber KB tahun 2017 mencapai 10,66 %. Untuk menjawab tantangan isu-isu strategis itu membutuhkan bantuan dan kerjasama dari semua mitra di semua tahapan dalam sistem organisasi mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi,” jabarnya.

Linda menambahkan, kerjasama dengan para mitra yang terjalin selama ini telah banyak membuahkan hasil yang cukup membanggakan antara lain terwujudnya kerjasama dengan berbagai pihak untuk perlindungan dan pemenuhan hak anak yang berhadapan dengan hukum, terbentuknya 17 kecamatan layak anak, 69 desa ramah anak, 70 sekolah ramah anak, 25 puskesmas ramah anak, dan 1 RW ramah anak yakni RW 18 Leles Condongcatur Depok Sleman.

Sementara berbagai prestasi juga berhasil diraih di antaranya predikat Madya dalam KLA tahun 2018 sudah dilakukan penilaian, predikat utama dalam APE Anugerah Parahita Ekapraya juga akan dinilai bulan Agustus, Juara I BKL tingkat Provinsi dan Juara I tingkat Nasional BKL Melati Bangunsari Bangunkerto Turi, Juara I tingkat Provinsi dan Juara II tingkat Nasional promosi KB pasca kelahiran dan keguguran bagi RSUD Prambanan. “Juara I tingkat Provinsi dan Juara III tingkat nasional praktek bidan mandiri atas nama Ibu Kuswatiningsih. Juara tingkat I provinsi dan nominator tingkat nasional petugas penyuluh KB atas nama Dra. Siti Juwariyah. Juara I tingkat Provinsi UPPKS Citra Sari Kaliroso Umbulmartani Ngemplak, Juara I tingkat Provinsi motivator KB pria atas nama Adi Nugrohowati kecamatan Depok,” urai Linda.




Paguyuban Penerima Pensiun Donokerto Turut Awasi Program Desa

Turi – Keluarga besar P3D (Paguyuban Penerima Pensiun Donokerto) mengadakan Halal Bi Halal pada Sabtu (7/7) di Balai Desa Donokerto.

Kegiatan ini dihadiri Camat Turi Abdul Haris Sunaryo, perwakilan KUA Turi Halimi, Sekdes, Kepala Bagian Kesra, Kepala Bagian Pembangunan, tamu undangan, serta anggota, dan pengurus P3D.

Dalam acara tersebut, Ketua Paguyuban Penerima Pensiun Donokerto yang diwakili Widodo menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih. Pun menyampaikan laporan jumlah anggota yang mana sekarang ada 131 orang. “Dulu jumlah anggota ada 201 orang dan yang sudah meninggal sampai saat ini 70 orang,” ujar Widodo.

Kepala Desa Donokerto R. Waluyo Jati yang hadir tak lupa turut mengapresiasi kegiatan P3D tersebut. “Semoga kegiatannya dapat dilanjutkan terus,” harap Waluyo.

Waluyo pun meminta kerja sama P3D dengan pemerintah desa untuk memberi masukan yang sangat dibutuhkan oleh warga Donokerto. “Lebih-lebih dalam rangka pembangunan baik fisik maupun non fisik dan minta untuk mengontrol pelaksanaan program desa,” ungkap Waluyo.

Sementara Camat Turi Abdul Haris Sunaryo menambahkan bahwa Paguyuban Penerima Pensiun Donokerto merupakan satu-satunya di DIY bahkan di tingkat nasional. Camat Turi mengatakan bahwa dalam memperingati Hari Lansia baru-baru ini, diketahui bahwa di DIY usia lansia mencapai 82 tahun untuk pria dan 84 tahun untuk perempuan. “Untuk itu pemerintah akan membuat RUU tentang lansia maka perlu anggota P3D memberikan sumbang sarannya,” beber Abdul.

Acara dilanjutkan syawalan yang disampaikan oleh Halimi, perwakilan dari KUA Kecamatan Turi. (Suharno)