Kenang Jasa Pahlawan Perebut Kemerdekaan

Ngaglik – Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI 73 di RT 06/RW 35 Klidon Mantren, Kamis (16/8) berlangsung sangat meriah. 

Adapun yang hadir dalam tirakatan berjumlah lebih dari 300 warga mulai dari balita, anak, remaja sampai lansia.

Tidak ketinggalan tokoh agama, masyarakat, dan tokoh formal Kepala Dukuh, RW, RT dan semua kelompok lembaga yang ada di dusun pun hadir.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan doa bersama untuk para pahlawan dipimpin Rois Dusun Sigro Budoyo.

Paridi, selaku Ketua RT 06/RW35 dalam kata sambutannya mengatakan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran acara yang sangat sakral malam Tirakatan 17an ini. “Semoga atas kehadiran semua warga RT 06 ini menambah semangat kekeluargaan, kebersamaan, dan silaturahmi di antara kita warga RT 06,” ucap Paridi.

Paridi berharap agar semua program pembangunan di RT ini bisa dikelola sebaik-baiknya.

Dalam kesempatan tersebut Ketua RT juga menyerahkan Surat Mandat Ketua RT kepada warga yang ditugasi dalam 3 bidang penting yaitu Tugas Tanggung Jawab Ronda dan Jimpitan, Pengelola Gali Kubur, dan Pengelola Lingkungan. Dengan diberikan tanggung jawab tersebut diharapkan roda pembangunan untuk kemasyarakatan bisa berjalan sesuai harapan.

Sementara itu, Plt Dukuh Padukuhan Klidon Adib Ma’mun dalam sambutannya menyambut dengan baik atas diadakannya tirakatan ini sehingga masyarakat baik tua dan muda bisa kumpul bersama dalam peringatan 17an ini,

Adib berkata tirakatan ini merupakan momentum penting karena kita mengenang para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan dengan pengorbanan jiwa, raga, dan harta benda untuk nusa bangsa.

“Hal ini perlu dan harus diteladani karena kita sudah merdeka kita hanya bisa mendoakan semoga arwah pahlawan diterima disurgaNya, aamiin,” ucap Adib.

Kepala Dukuh juga mengajak warga untuk bersatu padu membangun dusun agar terus maju dan berkembang.

Acara dilanjutkan dengan hiburan dan pembagian hadiah kejuaraan lomba yang telah diadakan.

Hiburan yang disuguhkan dalam tirakatan ini seperti tarian, drama, dagelan, dan anak-anak menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Acara ditutup dengan pragmen kisah perjuangan percintaan Bandung Bondowoso kepada Rorojonggrang. (Srp)