Semarak Takbir Keliling Idul Adha 1439 H Desa Sukoharjo

Ngaglik – Lomba takbir keliling Desa Sukoharjo digelar, Selasa (21/8/18) malam di Lapangan Klidon, Sukoharjo.  Kemeriahan sangat nampak karena sejak pukul WIB, semua maskot Takbir Keliling sudah sampai di Lapangan Klidon. 

Lomba yang setiap tahun diadakan ini diikuti oleh 11 dusun atau masjid di Desa Sukoharjo.

Hadir dalam acara ini antara lain lembaga Desa Sukoharjo, Ketua BPD, tokoh agama, tokoh masyarakat Desa Sukoharjo, dan perwakilan DPRD Kabupaten Sleman Timbul Saptoto.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sukoharjo Hadi Subronto menyampaikan selamat datang dan terima kasih atas partisipasi peserta dalam lomba ini.

Kepala Desa Sukoharjo juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan bantuan berbagai pihak sehingga acara takbir keliling bisa berlangsung sukses.

Sementara itu, Camat Ngaglik, Subagya, menyambut baik atas diadakan lomba takbir keliling se-Desa Sukoharjo ini

“Dalam melaksanakan ukhuwah islamiyah di Desa Sukoharjo lebih baik dan meningkat lagi, Lomba ini diikuti beberapa dusun pasti ada yang menang dan kalah maka saya mengharapkan kita wajib taat aturan karena tim penilai lah yang menentukan sesuai dengan berbagai aturan dan kriteria,“ tuturnya.

Tahun ini, beragam hadiah telah disiapkan untuk pemenang, seperti 3 ekor kambing, 18 ekor ayam, piala, sertifikat, dan dana pembinaan.

Adapun hasil dari lomba Takbir Keliling adalah sebagai berikut Juara Harapan I Masjid Nurul Salam Wonosalam, Juara III Masjid Dusun Mindi, Juara II Masjid Dusun Bandulan, dan Juara I Masjid Al Amin Dusun Karanglo. Sementara itu untuk Juara Kostum dari Dusun Mindi, Juara Musik dari Dusun Ngebo, dan Juara Maskot Masjid Al Amin Dusun Karanglo. Masjid Al Amin pun meraih Juara Umum. (Suripto)




Rapat Pleno Daftar Pemilih Tetap

Gamping – Selasa (21/8/2018) pukul WIB, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman menggelar rapat pleno terbuka Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu serentak 2019 di Hotel Crytal Lotus, Sleman.

Rapat pleno DPT dihadiri Komisioner KPU DIY Siti Ghoniyatun, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman Abdul Karim Mustofa beserta anggotanya, perwakilan pemerintah Kabupaten Sleman, perwakilan peserta pemilu, serta Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Sleman, termasuk Ketua PPK Gamping Adnan Iman Nurtjahjo yang didampingi PPK divisi data Lena Lailasari.

Rapat pleno dipimpin oleh Ketua KPU Sleman Ahmad Shidqi, didampingi 4 Komisioner KPU Sleman.

Sebelum rapat pleno dimulai, Ahmad Shidqi membacakan tata tertib rapat pleno terlebih dulu kepada peserta rapat.

Sebelum pembacaan rekapitulasi DPT oleh Komisioner KPU Sleman Indah Sri Wulandari, pimpinan rapat menyampaikan bahwa DPT ini sudah melalui proses pemutakhiran yang cukup lama.  Awal proses penyusunan DPT dimulai dari sinkronisasi data kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sleman dengan DPT pemilu sebelumnya menjadi A nol.  Kemudian melalui proses pencocokan dan penelitian oleh Pantarlih selama 1 bulan menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS).

Kemudian selama 14 hari dilakukan pencermatan dan penerimaan masukan dari Panwaslu kecamatan dan masyarakat menjadi DPS Hasil Perbaikan (DPSHP).  Di akhir proses pencermatan selama 7 hari sejak DPSHP diplenokan oleh PPK kemudian ditetapkan oleh KPU Kabupaten Sleman sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Adapun jumlah pemilih laki-laki di Kabupaten Sleman yang memenuhi syarat sebanyak orang, dan jumlah pemilih perempuan sebanyak orang, dengan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak

Dalam kesempatan ini Ahmad Shidqi menyampaikan kepada hadirin bahwa Peraturan KPU tidak mengatur pemilih yang dinamis atau memiliki mobilitas tinggi.

“KPU tidak mungkin mendirikan TPS di bandar udara, terminal bis, maupun stasiun kereta api karena tidak ada aturan tentang hal tersebut,” ujar Ahmad Shidqi.  Yang ada adalah pemilih yang sudah masuk dalam DPT dapat meminta formulir A5 untuk pindah mencoblos.  (Adnan Nurtjahjo)




Takbir Keliling Cara Pertahankan Tradisi Keagamaan

Gamping – Selasa (21/8/2018) pukul WIB, warga Padukuhan Salakan mengadakan lomba takbir keliling dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1439 H.

“Takbir keliling dengan rute gapura salakan – Jalan Siliwangi ringroad barat – Dusun Bedog – Dusun Papringan – Dusun Keditan – finish di halaman Masjid Al Mukkarom Salakan, setidaknya diikuti oleh warga Rt 01 hingga Rt 08 sejumlah 160 peserta,” kata Ari Pambudi yang juga menjabat ketua Rt 01.

Lomba takbir selain diikuti orang dewasa pun diikuti oleh anak-anak, namun penilaian lombanya dipisah.  Masing-masing kelompok menampilkan kreasinya dengan membuat hiasan-hiasan khas Idul Adha, antara lain boneka kambing, sapi, onta, bedug, gunungan buah, dan sayuran.

Diiringi gema takbir menggunakan alat musik sederhana, para peserta menampilkan gerakan-gerakan kreasi masing-masing menggunakan bendera dan atribut lainnya.  Kemeriahan takbir keliling ini juga dirasakan oleh seluruh warga Padukuhan Salakan yang dengan sangat antusias menyaksikan peserta mengumandangkan takbir.

“Selain untuk meningkatkan ukhuwah islamiah, giat ini digelar guna mempertahankan tradisi-tradisi keagamaan,” sebut Ari mengakhiri pembicaraannya. (Adnan Nurtjahjo)