Kerajinan Bambu Mlati Tapaki Pasar Internasional

Gamping – Bisnis kerajinan bambu jika dikembangkan secara serius minimal dalam usaha kecil-kecilan dapat memberikan keuntungan yang cukup menjanjikan.
Indonesia terkenal dengan berbagai macam kekayaan alamnya. Salah satu kekayaan alam Indonesia yang paling sering kita jumpai adalah bambu.
Meskipun di daerah tertentu bambu sulit didapatkan tetapi pada umumnya hampir semua daerah terdapat banyak pohon bambu.
Bambu adalah salah satu tumbuhan yang paling sering dimanfaatkan masyarakat, baik secara tradisional maupun modern. Antara lain dimanfaatkan sebagai bahan baku kerajinan tangan.
Pemilih usaha kerajinan Aneka Bamboo, Radiyono mengatakan bahwa sejak tahun 2006 sudah menekuni usaha ini.
“Pasca gempa bumi di Bantul saya membuka usaha kerajinan bambu,” ujar bapak dua putri ini, Jumat (27/8).
“Produk yang saya hasilkan sangat beragam. Ada kenthongan, meja, kursi, dipan, kere, bel angin, rumah bambu (gazebo), dan aneka macam kerajinan bambu lainnya,” lanjut pria yang membuka usahanya di Sendari, Tirtoadi, Mlati, Sleman ini.
Jaringan pemasaran kerajinan bambu milik Radiyono tidak hanya di dalam negeri saja melainkan sudah bisa memasarkan hingga keluar negeri.
Adapun kendala yang dihadapi oleh Radiyono adalah kekurangan sumber daya manusia yang mumpuni dalam membuat kerajinan dari bambu sehingga tidak dapat memenuhi permintaan dalam jumlah besar dan rutin. (Adnan Nurtjahjo)
