Kenalkan Ibadah Haji dan Umrah pada Generasi Muda

Ngaglik – Mulai Senin (27/8) pagi, anak-anak Kelompok Belajar (KB) Cahaya Mulia Baiturrahman dan TK Sukorini Desa Sukoharjo sudah berdatangan ke lokasi Manasik Haji dan Umrah dengan baju serba putih dan mengalungkan tanda pengenal seperti calon haji pada umumnya. 

Dengan khusuknya, anak-anak mengikuti penjelasan dari Pembimbing Manasik Haji dan Umrah yang dipercayakan kepada Ketua IPHI Ranting Sukoharjo, Jasman M Abror.

Hadir dalam Pembukaan Acara Manasik Haji dan Umrah Ketua Takmir Masjid Baiturrahman Klidon Muslih Efendi.

Dalam sambutannya, Efendi mengatakan menyambut baik kegiatan ini. Ia berharap kegiatan ini bisa dilakukan setiap tahun. “Semoga dengan Manasik ini anak anak kita sejak dini sudah mengerti, memahami rukun Islam kita yang kelima ini yaitu haji,” tutur Efendi.

Menurut Penyelenggara Suripto, jumlah peserta dari KB Cahaya Mulia ada 17 peserta beserta pendamping ya dan dari TK Sukorini berjumlah 22 orang beserta walinya sehingga semua berjumlah 78 orang.

Manasik bertempat di Kompleks Gedung IPHI Ranting Sukoharjo khusus untuk simulasi di Mekkah seperti tawaf, sa’I, dan tahalul. Sementara, Masjid Baiturrahman digunakan untuk simulasi kegiatan di Madinah, Arofah, Musdalifah dan Mina, seperti lempar jumrah Aqobah, Wustho, dan Ula.

Sementara itu wali murid yang sempat ditanya kesan dalam latihan manasik Haji dan Umrah sangat senang putra putrinya bisa mengikuti manasik. “Setidaknya dalam hati sanubari putra-putri kita terpatri dan tidak akan lupa, dengan harapan besuk kalau sudah mampu pasti mau melaksanakan ibadah haji dan umrah seperti yang dilaksanakan sekarang ini,” katanya. (Srp)