Monitoring dan Evaluasi TNI Manunggal KB Kesehatan di Koramil 6 Ngaglik

Ngaglik – Senin (17/9/2018), jam menunjukan pukul WIB, rombongan tim juri monitoring dan evaluasi TNI Manunggal Keluarga Berencana Kesehatan tingkat Kabupaten Sleman tiba di Koramil 6 Ngaglik.

Tim ini dipimpin oleh Suprapti akan melaksanakan penilaian terhadap program KB Kesehatan di lingkup Koramil 06 Ngaglik apakah sudah melaksanakan program-programnya.

Kapten Sumarno saat memberikan sambutan menyampaikan bahwa Koramil 06 Ngaglik telah melaksanakan kegiatan berkaitan program KB di masyarakat.

“10 anggota Koramil melaksanakannya dan kami harap Koramil Ngaglik bisa maju di tingkat provinsi DIY artinya menjadi juara tingkat kabupaten. Sesuai moto kami, dengan semangat gotong-royong dan sinergi kita jadikan kampung KB sebagai poros keluarga berkualitas,” kata Sumarno.

Di Ngaglik sendiri, ada satu kampung KB yang sudah berdiri yakni di Padukuhan Tanjung Sari Sukoharjo dan satu desa KB yakni Desa Sinduharjo.

“Untuk kegiatan KB di Ngaglik sudah berjalan dengan baik namun kalau masih ada kekurangan mohon bimbingannya dari tim evaluasi dan kami berharap dapat menjadi juara, ” tambah Camat Ngaglik, Subagyo.

Kegiatan monitoring berjalan lancar dari awal hingga akhir. Acara dihadiri oleh Muspika Kecamatan Ngaglik, Kepala Desa Sinduharjo, kader KB, dan tamu undangan lainnya. (SPN)




Desa Wedomartani Resmi Jadi Desa Tangguh Bencana ke-45 Sleman

Ngemplak – Desa Wedomartani berada di wilayah Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, DIY. Dengan jumlah penduduk jiwa dengan luas wilayah 12 km2, Desa Wedomartani dibagi menjadi 25 padukuhan.

Wilayah utara Desa Wedomartani berbatasan dengan Desa Widodomartani, di sebelah timur berbatasan dengan Desa Selomartani dan Purwomartani, sedangkan sebelah barat berbatasan dengan wilayah Desa Minomartani, dan sebelah selatan berbatasan dengan Desa Maguwoharjo.

Desa Wedomartani sebelumnya pernah mengalami kejadian bencana angin puting beliung, maka BPBD DIY memprioritaskan untuk dilaksanakan pelatihan dan pembentukan Desa Tangguh Bencana. Senin (17/9/2018), dilaksanakanlah simulasi dan gladi lapang penanganan kejadian darurat bencana angin puting beliung di lingkup Desa Wedomartani oleh Tim Siaga Desa Wedomartani.

Acara yang berlangsung sejak pukul WIB ini dihadiri oleh Kasi Trantib Kecamatan Ngemplak, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sleman, Kepala Pelaksana BPBD DIY, Danramil Ngemplak, Kapolsek Ngemplak, PMI Sleman, segenap relawan Wedomartani, dan warga Desa Wedomartani.

Dalam sambutannya, Kasi Trantib Kecamatan Ngemplak, Sutarto, menyambut gembira acara ini.

“Selain pelajaran penanganan bencana yang didapat, kita jadi tahu prosedur penyelamatan korban bencana itu sendiri karena wilayah Ngemplak pernah jadi wilayah berdampak dari bencana, misalnya letusan gunung Merapi,” ucapnya.

Sementara itu, Haenry Dharma Widjaja, selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sleman mengatakan bahwa Desa Wedomartani merupakan desa tangguh bencana ke-45 dari 86 desa di Sleman. Sleman juga sudah merintis sekolah tangguh bencana, salah satunya SMAN 1 Prambanan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yuswanttana juga menyampaikan, hendaknya warga meningkatkan kesiapsiagaan dan tangguh dalam menghadapi bencana, salah satunya puting beliung. Ini agar masyarakat dapat mengurangi risiko atau ancaman yang ada.

“Gladinya sudah bagus, semua unsur sudah terlibat, sudah bisa tanggap, tangkas, dan tangguh,” pungkasnya.

Acara diakhiri dengan penandatanganan prasasti desa tangguh bencana, pembukaan papan nama, dan penyerahan penunjuk arah jalur evakuasi dari BPBD DIY kepada Desa Wedomartani. Pun, menyerahkan penghargaan kepada peserta pelatihan terbaik, yang diperoleh Agus Damar dan Wiji Lestari.  (Bibit Widayoko)