Tim Platinum Robotic SMP Muhammadiyah 3 Depok Ukir Prestasi di Kancah Internasional

Tim Platinum Robotic SMP Muhammadiyah 3 Depok, Sleman berhasil meraih juara III kategori “Time Rush” dalam kompetisi Robotic tingkat internasional ” IIUM Robotic Competition 2018″ yang digelar pada tanggal 8-9 September 2018 di Selangor, Malaysia.

IIUM Robotic Competition yang diselenggarakan oleh Internationsl Islamic University Malaysia adalah kompetisi robotika Internasional yang cukup bergengsi di Asia dengan melibatkan pelajar dan mahasiswa di berbagai negara.

Tim Platinum Robitic SMP Muhammadiyah 3 Depok atau yang lebih dikenal dengan SMP Mugadeta pada kompetisi robotika mengirimkan 13 siswa didampingi kepala sekolah dan dua guru pembina/pelatih.

Wakhid Effendi, selaku Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 3 Depok yang juga mendampingi Tim Robotik SMP Muhammadiyah 3 Depok ketika dihubungi dari Malaysia menyatakan rasa puas dan bangganya atas prestasi yang diraih oleh anak didiknya karena merupakan pengalaman pertama mengikuti IIUM Robotic Competition 2018.

Sementara itu Ary Gunawan guru pendamping, menyatakan bahwa pengembangan ekstrakurikuler robotika merupakan program unggulan di SMP Mugadeta yang cukup diminati para siswa, dan dilakukan pembinaan/latihan rutin seminggu sekali namun menjelang kompetisi biasanya dilakukan latihan yang lebih intensif guna mempersiapkan tim sebaik mungkin. Bahkan, satu hari menjelang keberangkatan, latihan pun masih tetap berjalan.

Berkat kegigihan siswa dan pelatihnya telah banyak prestasi yang telah berhasil ditorehkan tim robotik sekolah ini, mulai dari tingkat nasional hingga internasional.

Sebelumnya Tim Platinum Robotic SMP Muhammadiyah 3 Depok, Sleman penah meraih prestasi di Jepang berupa 1 medali perak dan 4 perunggu di Osaka Robotic Games 2017.

Selain itu juga pernah meraih 2 medali perak dan 2 perunggu di ajang Thailand Robotic Competition 2018 pada bulan Februari lalu. (Sutoto Jatmiko)




Berdayakan Warga untuk Olah Sampah Sendiri

Sleman – Padukuhan Paten Tridadi Sleman menjadi lokasi kedua dilaksanakannya Sosialisasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga. Setelah sebelumnya berlangsung di Padukuhan Kalirase Trimulyo Sleman, sosialisasi kedua ini digelar pada Senin (10/9).

Sosialisasi pemanfaatan limbah rumah tangga khususnya dari limbah plastik ini diikuti oleh 30 peserta.

Sosialisasi yang mengundang dua narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Sleman, yakni Haryadi dan Umiyani ini terbagj menjadi tiga kategori pelatihan. Pertama, sosialisasi pengelolaan sampah rumah tangga, pemanfaatan limbah plastik dari bahan bekas menjadi barang ekonomis, dan pembuatan kompos dari limbah rumah tangga.

Nursaleh sebagai Kepala Dukuh Dusun Paten mengatakan dengan dilaksanakan pelatihan ini warga diberdayakan untuk mengolah sampah sendiri.

“Dengan melakukan kegiatan ini warga diharapkan bisa mendapatkan tambahan penghasilan,” tuturnya. (Agus Nur)




Sambut 1 Muharam, Sinduharjo Gelar Kirab Budaya Tanpa Suara

Ngaglik – Malam menyambut 1 Muharam 1440 H di wilayah Desa Sinduharjo, warga mengadakan berbagai macam kegiatan, seperti pengajian, renungan warga, keliling kampung, dan wayang kulit.

Warga Padukuhan Calukan Taraman misalnya, selesai salat Isya berbondong-bondong menuju Lapangan Bola Voli, pada Senin (10/9). Di sana akan diadakan kirab budaya berupa keliling kampung tanpa suara dan tanpa listrik semua hanya berpenerangan obor.

“Kegiatan Suran di Padukuhan Calukan Taraman ini sudah rutin diadakan tiap tahunnya, dengan acara keliling kampung tidak boleh bersuara dan membaca doa-doa selama perjalan, sedangkan hidangan yang disajikan makanan tradisional bubur sayur krecek, Snack juga makanan tradisional,” tutur Marijo, Ketua Panitia sekaligus Ketua Rw 02 Padukuhan Calukan Taraman.

Ditambahkannya, acara akan ditutup dengan gelar wayang kulit Dalang Ki Hadi Purwoko yang mengangkat judul Wahyu Panca Purba dari Sleman.

Menurut Kepala Desa Sinduharjo, Sudarja, dari 17 padukuhan di Desa Sinduharjo hampir semua mengadakan kegiatan penyambutan Tahun Baru Islam ini. “Ada yang berupa adat kenduri, pengajian, renungan, keliling kampung, sampai wayangan. Semua itu wujud syukur masyarakat pada Allah SWT yang telah memberikan anugerah pada kami,” tandas Sudarja. (SPN)




Lomba MTQ Sekolah Dasar se-Kecamatan Turi

Turi – Sabtu (8/9/2018), UPT Pendidikan Kecamatan Turi menyelenggarakan Lomba Musabaqoh Tilawatil Quran tingkat Sekolah Dasar bertempat di SD Muhammadiyah Girikerto dimulai dari pukul WIB sampai selesai.

Acara dibuka langsung oleh Camat Turi Abdul Haris Sunarya. Dalam sambutannya, Haris merasa bangga dengan adanya lomba ini.

“Kegiatan lomba ini sangat bermanfaat untuk mendidik anak-anak menjadi generasi yang agamis sehingga ke depannya tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, cerdas, dan berkualitas untuk membangun bangsa Indonesia,” kata beliau.

Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Nurul Muslimatun mengatakan bahwa lomba mengangkat tema “Melalui MTQ Pelajar Sekolah Umum Kita Wujudkan Generasi yang Berakhlak Mulia, Cerdas, Kompetitif, Cakap, Kreatif, dan Bertanggungjawab”.

Lomba diikuti oleh 21 SD di Kecamatan Turi dengan peserta lomba sebanyak 226 anak, baik putra maupun putri.

Lomba terdiri dari 8 jenis lomba antara lain MTQ Sartilawah putra putri, MHQ putra, MTtQ putra, Adzan putra, Pidato putra putri, Cerdas Cermat Agama (CCA), dan Lukis Keagamaan putra putri.

Ketua Panitia Lomba juga berharap tahun depan lomba bisa lebih meriah dan semua SD bisa ikut serta dikarenakan masih banyak sekolah dasar yang belum mengirimkan peserta.

“Sebagai contoh lomba yang seharusnya diikuti oleh 21 peserta ternyata yang daftar cuma 13 ini berarti masih banyak SD yang belum mengirimkan peserta di jenis lomba tertentu,” ungkap Nurul.

Acara diakhiri dengan pembacaan pemenang lomba sekaligus pembagian piala serta piagam kepada para pemenang.

Adapun pemenang lomba, antara lain MTQ putra 1 Yogi Very Pradana dari SD Muhammadiyah Balerante, MTQ putri Valencia Sahara Nabila dari SD Muhammadiyah Balerante, Sarutilawah putra Sadil Ilham Maulana dari SD Muhammadiyah Balerante, Saritilawah putri, Safa Sabrina dari SD Negeri Turi 3, Pidato putra, Zidan farih Nur Fatah dari SD negeri Wonosari 1, Pidato putri Nesya Sahwa dari SD Negeri Turi 3, dan untuk Lukis putra, Khoirul Ramadhan dari SD Muhammadiyah. Dengan demikian SD Muhammadiyah Balerante berhak membawa pulang piala bergilir sebagai juara umum lomba.

Acara ditutup oleh Kepala UPT Kecamatan TURI Kunardi. Kunardi berharap lomba yang rutin setiap tahunnya ini bisa digunakan untuk mencari bibit yang baik.

“Nantinya semua yang juara satu akan dikirim untuk mengikuti lomba MTQ Sekolah Dasar tingkat Kabupaten Sleman mewakili Kecamatan Turi, yang rencananya lomba MTQ tingkat Sleman tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 26 September yang bertempat di SMP N 1 Seyegan,” katanya. (Harman)




Berpikir Sebelum Klik, Langkah Aman pada Ruang Siber

Gamping – Sabtu (8/9/2018) pukul WIB, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menggelar seminar dan edukasi ke masyarakat tentang kesadaran keamanan data pribadi.

Kampanye Literasi Keamanan Siber (KLiKS) yang dihelat di Conventional Hall Gedung Prof. R. H. A. Soenarjo, SH., Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta ini diikuti oleh 500 peserta yang berasal dari mahasiswa berbagai perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta, termasuk Sekretaris Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kecamatan Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo.

Seminar KLiKS menghadirkan 2 narasumber pakar informasi teknologi yakni Ketua program studi S2 ilmu komputer Universitas Gadjah Mada (UGM), Tri Kuntoro bersama Ketua Badan Sistem Informasi Universitas Islam Indonesia (UII), Andri Setiawan.

Di awal acara, Direktur Proteksi Ekonomi Digital BSSN, Anton Setiyawan menyampaikan bahwa salah satu tugas BSSN adalah membuat ekosistem yang aman dalam dunia digital dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam hal keamanan siber dan keamanan informasi di dunia digital.

“Seperti kita ketahui bersama, hidup kita saat ini tidak terlepas dari teknologi informasi. Banyak hal yang kita lakukan bisa menjadi sesuatu yang positif, tetapi kalau kita tidak hati-hati akan menjadi kontra produktif, ” tutur Anton.

Direktur Proteksi Ekonomi Digital BSSN menghimbau kepada peserta seminar agar tidak melupakan interaksi sosial.  “Seharusnya interaksi sosial juga harus hidup sebagaimana mestinya, jika di dunia nyata orang tidak boleh menghina maka di dunia maya juga demikian, ” tambah Anton.

Menurut data BSSN, terdapat 132 juta pengguna internet (Facebook, Instagram, Twitter) di Indonesia yang menempati peringkat 3 besar di dunia, seharusnya digunakan untuk hal-hal yang positif.

Pemateri KLiKS yang pertama disampaikan Tri Kuntoro. Lektor Kepala di UGM ini membahas tentang pelanggaran dan ancaman privasi di internet, yang mencakup pengumpulan data, pelacakan penggunaan, dan pembagian informasi.

Di sesi kedua, Ketua Badan Sistem Informasi UII memaparkan perihal keamanan siber. “Jangan mengumbar identitas pribadi kita di media sosial, jangan sembarang klik karena akan meninggalkan jejak digital yang merupakan keamanan informasi kita, ” pesan Andri Setiawan kepada peserta KLiKS. (Adnan Nurtjahjo)