Gamping – Jumat (12/10/2018) pukul WIB, Pemerintah Kepala Desa Nogotirto melaksanakan kegiatan pencairan dana desa tahap III di Ruang Rapat Balai Desa Nogotirto, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Nogotirto, H. Faizin, didampingi Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan Suyamto, Kasi Pemerintahan Muhyiddin, Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum, Sudarmiyanto, Bendahara Desa Nogotirto, Budiyati Mulatsih, Bhabinkamtibmas Aiptu Eko Yulianto, Kepala Padukuhan, Pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa, serta tokoh masyarakat.
Sebelum memberikan dana desa kepada Tim Pelaksana Kegiatan, H. Faizin menyampaikan beberapa hal kaitannya dengan penggunaan dana desa bahwa sesuai anjuran Kementerian Desa. Pengelolaan dana desa diharapkan dapat melibatkan masyarakat antara lain adalah perlunya melakukan kegiatan dengan pola swakelola, menggunakan tenaga kerja setempat, serta memanfaatkan bahan baku lokal yang ada di Desa Nogotirto. Dengan pola swakelola, diungkap Faizin perencanaan dan pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan secara mandiri oleh Desa Nogotirto sehingga dana yang digunakan untuk pembangunan tersebut tidak akan mengalir keluar desa.
“Dengan menggunakan tenaga kerja setempat (padat karya- red), diharapkan pelaksanaan kegiatan tersebut bisa menyerap tenaga kerja dan memberikan pendapatan bagi mereka yang bekerja. Sementara penggunaan bahan baku lokal diharapkan akan memberikan penghasilan kepada masyarakat yang memiliki bahan baku tersebut. Adapun persentase penyerapan dana desa sebanyak 70% digunakan untuk pembelian material dan 30% untuk membayar tenaga kerja lokal,” tutur H. Faizin.
Selanjutnya, berdasarkan data dari Budiyati, Bendahara Desa Nogotirto, pencairan dana desa tahap III ini sebesar Rp digunakan untuk kegiatan pembangunan, pemeliharaan, peningkatan jalan desa dan jalan usaha tani di wilayah Kwarasan sebanyak Rp , untuk pembangunan dan pemeliharaan drainase talud jalan di wilayah Kajor sebanyak Rp , di wilayah Sawahan sebanyak Rp , dan di wilayah Kwarasan sejumlah Rp . Sedangkan pembangunan dan pemeliharaan irigasi tersier guna menunjang aktivitas petani di Jalan Mojo Karang Tengah membutuhkan dana Rp , serta luberan air Rp .
“Selain pembangunan fisik, Pemerintah Desa Nogotirto juga merealisasikan dana guna pelatihan keterampilan sebesar Rp . Untuk mengembangkan ekonomi masyarakat, melalui pelatihan membatik, ketrampilan sablon dan sekolah jumat yang dikelola oleh Tim Penggerak PKK,” ucap Budiyati. (Adnan Nurtjahjo)