KIM Sleman Ramaikan Sunmor Sembada Minggu Pahingan Terakhir di Tahun 2018

Sleman – 18-11-18 adalah sebuah angka yang menyebutkan tanggal bulan tahun yang unik dan tanggal ini bertepatan dengan Sunmor Sembada Minggu Pahingan. Kegiatan Sunmor Sembada Minggu Pahingan, Minggu (18/11/2018) ini mengakhiri kegiatan Sunmor Sembada Minggu Pahingan di tahun 2018.

Lapangan parkir Denggung adalah salah satu tempat yang strategis dan tempat inilah yang dipakai KIM Sleman dalam menyelenggarakan Sunmor Sembada Minggu Pahingan. Setiap Sunmor Sembada Minggu Pahingan, KIM Sleman selalu mengkolaborasikan kegiatan yang ada dan pagi ini berkolaborasi edukasi dengan PCM Muhammadiyah Kecamatan Sleman.

Kegiatan diisi dengan kegiatan komunitas Pengurus Cabang Muhammadiah Kecamatan Sleman yang terdiri dari Taman Kanak-kanak, SD, SMP, SMA dan SMK Muhammadiyah.

Kegiatan ini diawali dengan jalan sehat yang diikuti 700 orang dan dibuka oleh Sekretaris Camat Sleman, Sumariyah. Jalan sehat yang dimulai pukul WIB ini mengambil rute sekitar empat kilometer dengan start dan finish di Panggung Kreasi Budaya Sunmor, parkir utara Lapangan Denggung Tridadi Sleman.

Setelah selesai jalan sehat para peserta baik para siswa atau orang tua wali dipersilakan untuk menikmati kuliner, jajanan, produk fashion dan handmade yang itu semua merupakan produk unggulan potensi UMKM Kecamatan Sleman.

Dikomando oleh Camat Sleman, Wildan Solichin, dan Kasi Ekobang Kecamatan Sleman, Noor Bramantio, pameran UMKM ini diikuti sekitar 100 lebih peserta.

Dalam sambutannya, Camat Sleman menyampaikan terima kasih kepada pengurus PCM Muhammadiyah Sleman karena telah bekerja sama dalam meningkatkan edukasi kreasi siswa melalui kegiatan Sunmor Sembada ini.

“Semoga menjadi siswa yang berkualitas, cerdas dan inovatif, serta sunmor itu sendiri akan berinovasi di 2019,” kata Wildan.

Para pengunjung pun dapat menikmati aneka belanja dan jajanan sembari melihat koleksi literasi di Perpusda Kabupaten Sleman.

Selain itu, para pengunjung juga bisa melihat penampilan kreativitas siswa TK, SD, SMP, SMA, dan SMK Muhammadiyah Sleman, antara lain TK yang menampilkan tari kreasi baru Yapoong, lagu, dan musik angklung, kemudian SD MI menampilkan musikal, tahfids, sedangkan SMP, SMA, dan SMK Muhammadiyah menampilkan musical.

Penampilan siswa ini diselingi dengan beberapa pembagian doorprize. Sebagai hadiah utama kegiatan ini adalah sebuah sepeda yang diserahkan langsung oleh Camat Sleman. (R Agus Nur Widayadi)




Siraman Rohani Perkokoh Keimanan dan Ketaqwaan ASN Kecamatan Gamping

Gamping – Jumat (16/11/2018) pukul WIB, Pemerintah Kecamatan Gamping menyelenggarakan kegiatan pengajian bagi Aparatur Sipil Negara di Ruang Rapat Lantai II Kantor Camat Gamping. Peserta siraman rohani diantaranya dari anggota Kepolisian Sektor Gamping, Anggota Komando Rayon Militer 17/Gamping, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta Kepala Desa di wilayah Kecamatan Gamping.

Dalam kesempatan ini hadir, Sekretaris Kecamatan Gamping, H. Rasyid Ratnadi Sosiawan didampingi Kasi Pemerintahan Budi Supriyanta, Kasi Pelayanan Umum Usman Supriyadi, Kasi Ekonomi dan Pembangunan R. Hery Subagio, serta Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo.

Tausiyah disampaikan H. Masrusi yang menjabat sebagai Penyuluh Agama Fungsional di lingkungan Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta. Beliau menyampaikan tentang hakikat cinta kasih sejati dalam islam. Cinta adalah anugerah yang diberikan kepada kita dari Allah SWT yang selayaknya patut kita jaga dan syukuri. Sebagai muslim yang bertaqwa menjaga kedamaian antar umat dan saling menebar cinta kasih adalah perbuatan yang terpuji dan disukai oleh Allah SWT. “Sesungguhnya sebaik-baiknya cinta adalah rasa cinta yang didasarkan kepada keimanan dan ketaqwaan hanya kepada Allah SWT, Karena cinta yang seperti inilah yang akan bertahan, selalu tumbuh dan berkembang sampai kapan pun,” tutur H. Masrusi.

Sebagai penutup tauziyahnya H. Masrusi menyampaikan bahwa mengembangkan cinta kasih berguna untuk menenangkan hati. Kehidupan di dunia tidak kekal. Untuk itu sebagai muslim harus bisa menemukan arah hidup. Seorang muslim harus bersyukur karena bisa melewati setiap hari dengan aman dan tenteram. Sebagai muslim juga selalu menggunakan hati penuh syukur, rasa hormat, dan cinta kasih untuk menghadapi kehidupan ini. Serta selalu berpengertian, berlapang dada, pun bersyukur. (Adnan Nurtjahjo




ASN Kecamatan Gamping Laksanakan Gladi Sambut Hari Jadi Korpri ke-47

Gamping – Jumat (16/11/2018) pukul WIB, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah kecamatan Gamping melakukan latihan upacara dalam rangka peringatan hari jadi Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-47 yang jatuh pada tanggal 29/11/2018 mendatang di halaman kantor Camat Gamping, Kabupaten Sleman.

Gladi yang dipimpin oleh kasi Trantib Kecamatan Gamping, Harley Benyamin Josua bersama stafnya, Sumarsono dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan Gamping, H. Rasyid Ratnadi Sosiawan beserta segenap jajaran pegawai Pemerintah Kecamatan Gamping.

Petugas upacara yang berlatih diantaranya, R. Hery subagio sebagai Komandan Upacara, Baningsih dan Ita Siswinarsih sebagai pengibar bendera, Yustina Privantiwi sebagai pembaca naskah Panca Prasetya Korpri, serta pemandu upacara, Supriyati.

Dalam upacara perlu dilafalkan Panca Prasetya Korpri, bukan hanya dihafal namun yang utama adalah harus menjadi amalan dalam melaksanakan tugasnya sebagai abdi negara, dan semangat itu harus melekat dalam diri para ASN serta bisa teramalkan dalam kehidupan sehari-hari. Lima janji tersebut harus menjadi pedoman dan menjiwa dalam semua ASN.

“Hal besar akan terwujud bilamana hal-hal yang kecil telah tumbuh dan bisa di amalkan dalam kehidupan dalam diri setiap pegawai. Semoga dengan Panca Prasetya Korpri yang sudah melekat dalam diri setiap ASN dimana pun tugasnya akan menjadikan negeri ini lebih bermartabat,” Ucap Harley. (Adnan Nurtjahjo)




KPU Sleman Tetapkan DPTHP-2 Demi Wujudkan Pemilu Berkualitas

Gamping – Senin (12/11/2018) pukul WIB, dalam rangka pelaksanaan tahapan pemutakhiran data pemilih pemilu tahun 2019 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan daftar pemilih tetap hasil perbaikan kedua (DPTHP2) pemilu tahun 2019 Kabupaten Sleman di Ruang Dewi Shinta, Atrium Hotel and Resort, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman.

Rapat pleno dipimpin oleh Ketua KPU Kabupaten Sleman, Trapsi Haryadi didampingi anggotanya, Indah Sri Wulandari, Aswino Wardhana, Aan Noor Muhlishoh dan Achmad Baehaqi, serta Sekretaris KPU Kabupaten Sleman, R. Joko Marhaendarto. Lembaga terkait yang hadir antara lain, Ketua Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Sleman, Abdul Karim Mustofa beserta anggotanya Vici Herawati, perwakilan peserta pemilu tingkat kabupaten (16 parpol-red), perwakilan dinas dukcapil Sleman, dan Biro tata pemerintahan administrasi kependudukan Kabupaten Sleman.

Turut menyaksikan jalannya rapat pleno yaitu Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo didampingi anggota PPK divisi data, Lena Lailasari Girsang beserta 16 PPK se-Kabupaten Sleman.

Ketua KPU Sleman menuturkan bahwa dasar pelaksanaan rapat pleno malam ini adalah turunnya surat edaran Ketua KPU Republik Indonesia Nomor : 1351/ tanggal 1 November 2018 perihal penyelesaian tindak lanjut data 31 juta pemilih serta rekomendasi dari Bawaslu dan masukan partai politik peserta pemilu.

“Sebelum KPU Sleman melaksanakan rapat pleno ini, sebelumnya telah dilakukan rapat pleno di tingkat PPK dan PPS (Desa, red.) yang merupakan hasil perolehan masukan selama pelaksanaan Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) dari tanggal 2 Oktober hingga 28 Oktober 2018 lalu,” ujar Hirawan, seperti dilansir Antara, Rabu (17/10/2018). Dalam melaksanakan GMHP, KPU telah membuka Posko GMHP di tingkat desa dan kecamatan yang dapat dimanfaatkan oleh pemilih untuk mengecek datanya sebagai pengguna hak pilih dalam Pemilu 2019,” ucap Trapsi.

Adapun dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan daftar pemilih tetap hasil perbaikan kedua (DPTHP2) pemilu tahun 2019 tingkat KPU Kabupaten Sleman disebutkan jumlah pemilih laki-laki secara keseluruhan di 17 kecamatan sebanyak pemilih, jumlah pemilih perempuan sebanyak pemilih. Sehingga jumlah pemilih laki-laki dan pemilih perempuan sebanyak pemilih yang tersebar di 86 desa dan tempat pemungutan suara.

Setelah hasil rekapitulasi DPTHP2 ini disetujui oleh semua peserta rapat, dilakukan penandatanganan berita acara dan lampirannya oleh Ketua KPU Kabupaten Sleman beserta anggotanya. Selanjutnya salinan berita acara dan lampiran tersebut disampaikan kepada pihak terkait sebagai bahan rapat pleno ditingkat KPU Daerah Istimewa Yogyakarta. (Adnan Nurtjahjo)




Layanan Jemput Bola Polres Sleman Permudah Masyarakat Gamping Lakukan Perpanjangan SIM

Gamping – Salah satu dokumen penting yang wajib dimiliki jika seseorang mengemudikan sendiri suatu kendaraan bermotor adalah Surat Izin Mengemudi atau SIM. Di Indonesia, SIM adalah bukti registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kepada seseorang yang telah memenuhi persyaratan administrasi, sehat jasmani dan rohani, memahami peraturan lalu lintas, dan terampil mengemudikan kendaraan bermotor.

Berkenaan hal tersebut, pada hari Rabu (14/11/2018) pukul WIB, Kepolisian Resort Sleman menyelenggarakan pelayanan perpanjangan SIM keliling di halaman Kantor Kecamatan Gamping. Memasuki bulan November tahun 2018 ini, masyarakat Kabupaten Sleman yang hendak melakukan perpanjangan SIM dapat melakukannya melalui layanan bus SIM keliling. Sesuai dengan Pasal 77 ayat 1 Undang-undang No. 22 Tahun 2009, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai dengan jenis kendaraan bermotor yang dikemudikan.

Adapun persyaratan yang diperlukan untuk pengurusan perpanjangan SIM keliling, antara lain Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik beserta fotokopinya, SIM lama beserta fotokopinya, bukti cek kesehatan dari dokter/faskes pemerintah, biaya perpanjangan SIM C sejumlah Rp. ,- dan SIM A sebesar Rp. ,-.

Hal yang perlu diperhatikan sebelum menuju layanan perpanjangan diharapkan pemohon SIM membawa pulpen sendiri dari rumah agar proses lebih cepat serta formulir yang disediakan oleh petugas jumlahnya terbatas pun waktu pelaksanaannya terbatas.

Layanan SIM Keliling ini hanya dapat dimanfaatkan untuk memperpanjang SIM A dan C saja. Apabila masa berlaku SIM telah habis, bus SIM keliling tidak dapat memperpanjang. Untuk itu pemohon disilakan menuju Polres setempat untuk melakukan permohonan SIM baru.

Perlu ketahui bahwa layanan SIM keliling online adalah pelayanan khusus untuk perpanjangan SIM tahunan saja dan juga hanya memperpanjang SIM A dan SIM C. Oleh karena itu, Apabila SIM pemohon sudah habis masa berlakunya maka sebaiknya masyarakat disilakan mengurus ke satuan pelayanan administrasi SIM Polres Sleman.

Program dari Polres Sleman ini dilaksanakan dengan tujuan mempermudah masyarakat untuk pengurusan SIM yang hendak habis masa berlakunya. Dengan fasilitas ini masyarakat menjadi lebih dekat untuk melakukan perpanjangan SIM. Karena fungsi dari layanan ini adalah menjemput bola atau memberikan fasilitas dengan mendatangi warga demi keperluan perpanjangan SIM. (Adnan Nurtjahjo)