Kiprah BKM Sedyo Makmur Desa Wedomartani dalam Bidang Ekonomi dan Pembangunan

Ngemplak – Rembug Warga Tahunan (RWT) merupakan sarana untuk penyampaian laporan pertanggungjawaban, program kerja, dan RAB satu tahun berikutnya. Karenanya, pada Kamis (20/12/2018) bertempat di Balai Desa Wedomartani, BKM Sedyo Makmur Desa Wedomartani menyelenggarakan RWT tersebut.

Acara tersebut dihadiri oleh Camat Ngemplak, Kepala Desa Wedomartani, perwakilan dari BPD, LPMD, PKK, Pamong Desa, Kepala Dukuh se-Desa Wedomartani, anggota BKM, perwakilan dari KSM yang ada di Desa Wedomartani, serta fasilitator.

Dalam sambutannya Camat Ngemplak, Siti Wahyu Purwaningsih mengucapkan terima kasih dan memberi apresiasi kepada BKM. Di usia 11 tahun BKM, ternyata BKM masih eksis dan berkembang. Ini terbukti BKM dapat berkiprah dalam bidang ekonomi dan pembangunan, contohnya sedikit banyak mengurangi angka kemiskinan dan melakukan pemugaran rumah tidak layak huni.

“Sampai saat ini modal atau kekayaan BKM sudah mencapai hampir 600 juta rupiah dengan jumlah KSM 74 kelompok,” beber Siti.

Sementara itu, Koordinator BKM, Lagiman melaporkan hasil pembangunan yang dilaksanakan di RT 1 Padukuhan Blotan yang semula merupakan wilayah kumuh sekarang sudah tertata rapi dan bahkan ke depan bisa dijadikan destinasi wisata dan area outbond.

“Ini karena lokasinya yang dekat sungai serta udara yang sejuk serta air sungai yang jernih,” tutur Lagiman.

Rembug Warga Tahunan tahun 2018 diakhiri dengan harapan dari Lagiman mewakili anggota bahwa tahun 2019 nanti masa bakti pengurus tahun 2018 akan berakhir dan berharap generasi muda bisa ikut ambil bagian dalam pengelolaan BKM di tahun selanjutnya.  (Sg R)




Rakorpim Kecamatan Gamping Antisipasi Gangguan Keamanan Saat Libur Panjang 2018

Gamping – Rabu (19/12/2018) pukul WIB, Pemerintah Kecamatan Gamping menggelar Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) tingkat Kecamatan Gamping di Ruang Rapat Kantor Kepala Desa Nogotirto.

Rakorpim dihadiri oleh Plt. Camat Gamping, Samsul Bakri didampingi Sekretaris Kecamatan Gamping, H. Rasyid Ratnadi Sosiawan, AKP Sugiyo mewakili Kapolsek Gamping, serta Serka Dalijo mewakili Danramil 17/Gamping.

Rakorpim kali ini diikuti oleh Kepala Puskesmas Gamping I, drg. Ratih Susila, Kepala Desa Nogotirto, H. Faizin, Sekretaris Desa Nogotirto, Yudha Wadana, perwakilan KUA Gamping, UPT Yandik Gamping, UPT BP4 Wilayah II, Puskesmas Gamping II, Kantor UPT Pasar Gamping, PDAM Gamping, BMKG Gamping, UPT Pasar Hewan, UPK Kecamatan Gamping, Kepala Sekolah SMP dan SMA/SMK se-Kecamatan Gamping, serta Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo.

Dalam sambutannya, Plt. Camat Gamping menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan kewaspadaan masyarakat terhadap klithih musiman. Di musim liburan saat ini berpotensi muncul aksi klithih dan pelakunya bisa darimana saja.

“Perlu adanya pemantauan untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan saat memasuki masa libur sekolah yang panjang serta perayaan natal dan tahun baru,” ucap Samsul.

Orang nomor satu di Kecamatan Gamping ini juga menginformasikan bahwa KTP elektronik yang rusak atau invalid agar didata dan dikumpulkan di kantor catatan sipil kabupaten Sleman untuk selanjutnya dimusnahkan (pembakaran-red) secara benar dan aman.

“Di Kecamatan Gamping terdapat KTP rusak, jika di desa masih ada agar diharapkan segera menyerahkan ke Kecamatan Gamping untuk dimusnahkan agar tidak menimbulkan kecurigaan dari berbagai pihak menjelang pemilu 2019 mendatang,” tuturnya.

Selanjutnya, AKP Sugiyo memaparkan rencana Polsek Gamping mengadakan operasi lilin progo 2018 dalam rangka menghadapi perayaan natal dan tahun baru, dengan mendirikan pos pengamanan di depan Pasar Gamping. “Rekayasa lalu lintas dari arah Purworejo menuju Gamping dialihkan ke ringroad selatan. Dimohon masyarakat agar berhati-hati dalam berkendara untuk mengurangi angka kecelakaan. Angka kecelakaan di wilayah Kecamatan Gamping meningkat dari 136 pada tahun 2017 menjadi 155 di tahun 2018 ini,” ucap AKP Sugiyo.

Dalam kesempatan ini, Ketua PPK Gamping menyampaikan informasi tentang jumlah pemilih tetap di Kecamatan Gamping dalam pemilu 2019 mendatang dengan rincian pemilih laki-laki sebanyak orang, perempuan sejumlah orang sehingga jumlah total pemilih di Kecamatan Gamping paska rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan ke-2 tingkat Kabupaten Sleman sebanyak orang, yang didalamnya terdapat pemilih disabilitas sebanyak 160 orang.

Mantan komisioner pengawas pemilu kecamatan ini juga menyampaikan tentang mekanisme pindah memilih bagi pemilih yang sudah terdaftar dalam daftar pemilih tetap, serta jumlah surat suara yang diterima apabila pindah memilih. (Adnan Nurtjahjo)




Deklarasi STBM Kecamatan Depok Jadi Deklarasi Tingkat Kecamatan Pertama di DIY

Depok – Kecamatan Depok melalui Puskesmas Depok Raya (Puskesmas Depok 1,2, dan 3) mengadakan Deklarasi STBM tingkat Kecamatan, Rabu (18/12/18) di Taman Kuliner Condongcatur. Hadir pada kegiatan ini adalah Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi DIY, Kepala Bidang Yanmas Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Camat Depok, Kepala Desa se-Kecamatan Depok, jajaran kepolisian, Koramil, Kepala Puskesmas Depok 1, 2, dan 3, lintas sektoral se-Kecamatan Depok, dan Kader Kesehatan se-Kecamatan Depok.

Kepala Puskesmas Depok 2, drg. Ning Khoirum dalam sambutannya, melaporkan pelaksanaan STBM di Kecamatan Depok terdiri dari advokasi tingkat kecamatan dan tingkat desa, pembentukan fasilitator dan natural leader, pelatihan fasilitator STBM, pemicuan STBM, verifikasi tingkat kecamatan, tingkat desa, dan tingkat kabupaten, serta deklarasi STBM.

Sejalan dengan hal tersebut dr. Wisnu Murtiyani, Kabid Yanmas Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman mengatakan deklarasi ini merupakan deklarasi STBM tingkat kecamatan satu-satunya di DIY. Lanjut dr. Wisnu, masyarakat di Kecamatan Depok sesuai dengan laporan sudah tidak ada masyarakat yang memiliki kebiasaan BAB sembarangan maupun BAB sharing (BAB numpang).

Camat Depok, Abu Bakar, menanggapi masyarakat di Kecamatan Depok sendiri sudah tidak ada yang melalukan BAB sembarangan. Tujuan deklarasi ini, menurut Camat Depok bisa dijadikan sebagai motivasi untuk mendorong pemahaman masyarakat tentang hidup bersih, perilaku higienis, dan sanitasi yang sehat terkait dengan lima pilar STBM.

Gamal, Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi DIY menambahkan, deklarasi ini tidak hanya sebatas omongan dan tanda tangan tetapi masyarakat harus bisa menerapkan 5 pilar STBM yaitu tidak buang air besar sembarangan, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengamanan sampah rumah tangga dan penamaan limba cair rumah tangga. Gamal juga memberikan apresiasi kepada pemerintah Kecamatan Depok karena telah mendeklarasikan STBM tingkat kecamatan dan mendukung adanya program STBM.

Dalam kegiatan ini pula, Camat Depok memimpin membacakan naskah deklarasi STBM yang diikuti oleh tamu undangan yang hadir. Setelah selesai pembacaan naskah deklarasi, Camat Depok memberikan sertifikat verifikasi STBM oleh Kepala Desa Maguwoharjo, Kepala Desa Condongcatur, dan Kepala Desa Caturtunggal. Kegiatan deklarasi STBM ditutup dengan penandatanganan komitmen yang diikuti oleh seluruh tamu undangan dan dilanjutkan cap 5 jari yang artinya mau merubah perilaku sesuai dengan 5 pilar STBM.  (Ardhi Sejati)




RWT BKM Sinduharjo Sampaikan Laporan Pertanggungjawaban Satu Tahun Kegiatan

Ngaglik – Rembug Warga Tahunan (RWT) merupakan sarana untuk penyampaian laporan pertanggungjawaban kegiatan BKM dan pengesahan RAPB selama satu tahun. RWT inilah yang dilakukan oleh BKM Sinduharjo, Rabu (18/12/2018) di Kantor Desa Sinduharjo.

“BKM Sinduharjo merupakan mitra kerja Desa Sinduharjo kami harapkan penyusunan rencana kerja perlu kerjasama. dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi,” kata Sudarja selaku Kepala Desa Sinduharjo saat memberikan sambutan.

Sementara itu Barata mewakili Camat Ngaglik dalam sambutannya mengatakan permasalahan yang ada di UPK untuk ditindaklanjuti yang serius terutama tunggakan piutang dan kerjasama antar lembaga pun perlu ditingkatkan.

RWT BKM Sinduharjo ini dihadiri oleh perwakilan Camat Ngaglik, perangkat desa, lembaga desa, fasilitator desa, dan tamu undangan lainnya.

Dalam laporannya koordinator BKM Sinduharjo Muji Hartopo menyampaikan pada tahun 2019 nanti akan diadakan Pemilu BKM baru. “Untuk itu pada masyarakat melalui musyawarah warga bisa mengikuti seleksi anggota BKM tersebut,” kata Muji.

Sampai akhir RWT BKM Sinduharjo serta rencana program dapat diterima oleh seluruh peserta dan diakhiri dengan penandatanganan berita acara oleh perwakilan peserta. (SPN)




Karnaval Bregodo Ramaikan HUT ke-72 Desa Sukoharjo

Ngaglik –Sejak Minggu (16/12/2018) pagi cuaca Desa Sukoharjo cukup menggelisahkan bagi penyelenggara HUT ke-72 Desa Sukoharjo. Para pasukan bregodo tidak surut semangatnya walau hujan. Mereka terus berjalan menuju titik tempat upacara di Lapangan Klidon.

Setiap 14 padukuhan di Desa Sukoharjo mengirimkan bregodo dan karnaval bebas. 14 padukuhan tersebut dibagi 2, yakni dari timur Kalurahan Karanglo yang terdiri dari 7 padukuhan dengan bregodo dan karnaval yang membawa gunungan dan kendi berisi air dari sumber Kalurahan Karanglo.

Sementara dari barat Kelurahan Nglengkong karnaval 7 padukuhan juga membawa gunungan dan air kendi dari Kalurahan Nglengkong untuk disatukan. Air kendi dari dua kelurahan tersebut akhirnya sejak 72 tahun menjadi satu.

Setelah semua bregodo kumpul dilanjutkan upacara HUT ke-72 Desa Sukoharjo diawali Lagu Indonesia Raya. Semua peserta upacara memakai pakaian adat jawa lengkap dengan tombak dan keris.

Kepala Desa Sukoharjo Hadi Subronto dalam sambutan berbahasa Jawa menekankan pada tema Guyub Rukun Warga Desa Sukoharjo yang ke-72. Hadi juga menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga acara berlangsung sukses.

Hadir dalam upacara ini, Bupati Sleman, Sri Purnomo, Dinas Pendidikan Sleman, dan juga Badan Pertanahan Kabupaten Sleman.

Setelah upacara Bupati Sleman menyerahkan secara simbolis Kartu Identitas Anak atau KIA untuk beberapa anak yang sudah terproses menjadi akte KIA.

Di samping KIA juga penyerahan sertifikat tanah sebanyak 370 akte oleh BPN Kabupaten   kepada pemiliknya. Pun, penyerahan hasil lomba bregodo, sebagai juara I Dusun Bandulan, juara II Dusun Klidon, juara III Dusun Jayan, juara harapan I Dusun Plembangan/Surowangsan, juara harapan II Dusun Sembung, dan juara harapan III Dusun Wonosalam. Para pemenang mendapatkan hadiah trofi dan adiah uang pembinaan. (Srp)