FKAM Berikan Pelatihan Manajemen Takmir Masjid Guna Kemakmuran Masjid

Gamping – Sabtu (1/12/2018) pukul WIB, Forum Komunikasi Aktivis Masjid (FKAM) Kabupaten Sleman menyelenggarakan pelatihan manajemen takmir masjid bekerjasama dengan Takmir Masjid Suciati Saliman dan sejumlah sponsor di Masjid Suciati Saliman, Grojogan, Sleman.
Peserta pelatihan merupakan pengurus takmir masjid se-Kabupaten Sleman sebanyak 100 orang. Dalam kesempatan ini Masjid Al-Huda, Padukuhan Bedog, desa Trihanggo, Kecamatan Gamping diwakili oleh pengurus takmir seksi publikasi dan dokumentasi, Adnan Iman Nurtjahjo.
Pelatihan kali ini menghadirkan narasumber yang berkompeten, antara lain dari Tim Trainer Masjid Jogokaryan, Ustaz Suharyanto dan Tim Trainer Masjid Suciati Saliman, Ustaz Sigit Prasetyo serta Ketua Umum FKAM, Ustad Rahmat Wahyudi.
Dalam paparannya Ustad Suharyanto menyampaikan mengenai fungsi masjid di zaman Nabi Muhammad SAW, yakni selain fungsi utamanya dalam menghimpun umat salat berjemaah dan ibadah, masjid memiliki fungsi lainnya, di antaranya tempat menuntut ilmu, musyawarah, merawat orang sakit, dan asrama. Dalam hal ini, lima fungsi itu dapat membantu masjid menjadi pusat budaya dan ilmu pengetahuan.
Agar masjid dikembalikan fungsinya seperti di zaman Rasulullah SAW, yakni sebagai pusat budaya dan ilmu pengetahuan. Ustaz Suharyanto juga menyarankan agar masjid bisa dilengkapi dengan perpustakaan dan internet. Terutama untuk menarik minat para remaja untuk datang ke masjid. “Generasi muda saat ini merupakan penerus takmir masjid yang kebanyakan sudah senja umurnya untuk memakmurkan masjid dengan melakukan beberapa kegiatan yang bermanfaat bagi masjid,” tutur Ustaz dari Jogokaryan ini.
Di sisi lain Ustaz Sigit memaparkan beberapa kegiatan yang sangat berguna untuk memakmurkan masjid. Kemakmuran suatu masjid bisa dilihat dari seberapa banyak jemaah yang melaksanakan ibadah. Untuk menarik orang agar mendatangi masjid adalah kebersihan tetap terjaga dan pengurus takmir selalu ramah dalam melayani jemaah.
“Masjid Suciati Saliman ini memberikan fasilitasi pelatihan-pelatihan yang dibutuhkan oleh jamaah, tidak harus pelatihan keagamaan namun di bidang lain juga diberikan misalnya perpajakan,” ungkap Ustaz Sigit.
Pelatihan yang dipandu oleh M. Ilyas Sholeh ini diakhiri dengan pemaparan Ustaz Rahmat Wahyudi mengenai halaqah tarjamah Alquran yang bertujuan untuk membantu mensukseskan pembangunan nasional khususnya bidang mental spiritual serta mengaktualisasikan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama. (Adnan Nurtjahjo)



