Partisipasi Lansia Wujudkan Desa Unggulan

Ngaglik
– Sekitar 50 lansia kompak meneriakkan yel- yel sebelum dan setelah
memperagakan senam lansia dalam acara penyambutan Tim Evaluasi Lomba Desa Unggulan
di Embung Jetis Donoharjo, Rabu, (20/2/2019).

Marjiyo,
salah seorang peserta senam mengungkapkan bahwa cukup butuhe bagi lansia tidak melulu mengenai kecukupan materi
tapi juga menyangkut kebutuhan-kebutuhan non fisik.

“Dalam
hal pemenuhan kebutuhan imaterial, kelompok Yandu lansia memiliki beberapa
kegiatan rutin bersifat rekreatif seperti gelar senam, outbond, dan jalan
sehat,” ujarnya.

Sampai
saat ini, Yandu Lansia Padukuhan Penen memiliki 150 anggota dari bermacam latar
belakang pendidikan maupun pekerjaan. Selain bergabung dalam paguyuban Llnsia,
anggotanya juga terafiliasi dalam berbagai kelompok kemasyarakatan lain di Desa
Donoharjo.

Hadi
Rintoko, Kepala Desa Donoharjo dalam sambutannya, selain mengucapkan selamat
datang kepada Tim Evaluasi Desa Unggulan dari Kabupaten Sleman, secara khusus
juga mengungkapkan apresiasinya terhadap semua pihak yang terlibat dalam
kegiatan hari ini. Dalam pandangan beliau, desa unggulan hanya bisa dicapai
melalui partisipasi aktif dan kerjasama kolektif semua lapisan masyarakat tanpa
terkecuali.

“Meskipun
hari ini hujan mengguyur karena ketiadaan pawang namun semua tetap semangat
berpartisipasi menyemarakkan acara,” kelakarnya. (DHI)




Turi Pamerkan Potensi Wisata Lewat Televisi Lokal

Turi
– Pemerintah Kecamatan Turi mendapat undangan wawancara dari televisi lokal Adi
TV, Rabu (20/2/2019).

Wawancara
yang dilaksanakan pada pukul WIB ini, mengundang sebanyak 20 orang, antara
lain Camat Turi Abdul Haris Sunarya, beserta stafnya dan juga pengurus TPID (Tim
Pelaksana Inovasi Desa) Kecamatan Turi yang diketuai oleh Suharman.

Acara
bertajuk Dialog Sembada Adi TV tersebut membahas segala potensi di Kecamatan
Turi beserta inovasi yang dilakukan oleh desa-desa di Kecamatan Turi. Adapun program
unggulan yang ada adalah pariwisata yang mana dalam tahun belakangan ini pariwisata
di Kecamatan Turi berkembang sangat pesat.

Camat
Turi menjelaskan tentang keunggulan 16 desa wisata yang ada di Turi, yakni setiap
desa wisata memiliki keunikan yang berbeda-beda dengan keadaan alamnya yang
sejuk, indah, dan nyaman sehingga sangat mendukung untuk dijadikan tujuan
wisata.

Sedangkan
dari Ketua TPID Kecamatan Turi, Suharman, menjelaskan bahwa kinerja tim TPID
adalah mencari potensi yang diprioritaskan di setiap desa dalam membangun
desanya.

Potensi
tersebut nantinya oleh tim TPID akan dijadikan program inovasi di Kecamatan
Turi dengan harapan inovasi di Kecamatan Turi bisa ditiru oleh kecamatan lainnya
di Sleman maupun provinsi bahkan mungkin dapat dijadikan contoh seluruh
Indonesia. (Harman)




Miniatur Potensi Desa Unggulan di Embung Jetis Donoharjo

Ngaglik
– Tarian Angguk dan pengalungan bunga menyambut kedatangan Tim Evaluator Desa Unggulan
tahun 2019 yang dipimpin oleh Ketua TP PKK kabupaten Sleman, Kustini Sri
Purnomo pada Rabu (20/2/2019) pukul WIB.

Dalam sambutannya Kustini menyampaikan bahwa dalam rombongannya sebagai tim penilai, selain TP PKK Kabupaten Sleman turut hadir pula dari Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan.

“Desa
Donoharjo adalah desa ketiga dari 6 desa di Kecamatan Ngaglik yang didatangi
oleh tim penilai dan evaluator. Kami semua, hari ini sengaja datang kesini
untuk menyaksikan secara langsung potensi-potensi unggulan yang ada di Desa
Donoharjo,” imbuhnya.

Pada
kesempatan selanjutnya, Hadi Rintoko selaku Ketua Tim Penggerak PKK Desa
Donoharjo sekaligus sebagai koordinator acara yang berlangsung mengucapkan
selamat datang dan mempersilakan kepada tim evaluator untuk menilai dan
mengevaluasi potensi yang ada secara menyeluruh tanpa harus disertai rasa
sungkan.

“Demi
efektivitas penilaian dan mengingat beragamnya potensi yang harus dievaluasi,
penyelenggara membagi kegiatan gelar potensi desa di 6 titik, dengan kegiatan
terpusat di Embung Jetis ini,” ungkapnya.

Dalam rangka penilaian sebagai desa unggulan ini, di pintu masuk embung berdiri 20 stan kegiatan ekonomi produktif berbasis olahan makanan dan non makanan.

Halaman
embung digunakan sebagai stan yang menampilkan kegiatan-kegiatan sosial budaya
kemasyarakatan, sedangkan di sekeliling embung digunakan sebagai stan potensi
binaan TP PKK dari seluruh dusun di Desa Donoharjo. (DHI)




Gamping Fokus Tanggulangi Penyakit DBD dan Leptospirosis

Gamping – Rabu (20/2/2019) pukul WIB, Pemerintah Kecamatan Gamping menggelar Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) Tingkat Kecamatan Gamping.

Rakor yang diselenggarakan di RM. Kandang Ingkung, Jitengan, Desa Balecatur dihadiri oleh Camat Gamping Arif Marwoto, Sekretaris Camat Gamping Trisno Sunardi, Kapolsek Gamping Kompol Hendri Multi, Wakil Komandan Koramil (Wadanramil) 17/Gamping Kapten (Inf) Nugroho Agung, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gamping Adnan Iman Nurtjahjo, Panwascam Gamping Djoko Purwono, Kepala Desa dan Sekretaris Desa se-Kecamatan Gamping, seluruh Kepala Seksi Pemerintah Kecamatan Gamping, serta Segenap Pimpinan Instansi tingkat Kecamatan Gamping.

Dalam sambutannya, Camat Gamping menyampaikan kondisi keamanan di wilayah Gamping aman terkendali. Selanjutnya berkaitan dengan kesehatan, Arif menekankan kepada peserta rakor untuk tetap waspada dalam penanggulangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan penyakit Leptospirosis karena serangan penyakit DBD masih tinggi di wilayah yang dipimpin.

“Pemberantasan sarang nyamuk dan pemantauan jentik berkala yang sudah berjalan di masing-masing padukuhan agar tetap dilaksanakan secara berkala, serta selalu berkoordinasi dengan petugas Puskesmas, aparat desa, tokoh masyarakat juga kader kesehatan setempat,” tutur Arif.

Selanjutnya Kapolsek Gamping mengungkapkan bahwa wilayahnya dalam keadaan aman kondusif dalam hal kriminalitas, hanya saja peran serta dari warga yang tergabung dalam satuan tugas keamanan tetap diperlukan.

“Perlu perhatian kepada orangtua untuk pengawasan anak-anaknya jangan sampai terganggu sekolahnya karena pergaulan yang tidak baik, perlu pembinaan dari orangtua,” pesan Kompol Hendri.

Wadanramil 17/Gamping juga menyampaikan pesan kepada warga gamping untuk tetap waspada dan tetap melaksanakan cegah dini kemungkinan terjadinya tindak kriminal terutama dalam tahun politik ini dan berkomitmen untuk tetap menjaga wilayah Gamping tetap kondusif khususnya menghadapi pemilu serentak dalam waktu dekat ini.

Dalam kesempatan ini Ketua PPK Gamping juga menginformasikan tentang pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) masa kerja 10/4/2019 hingga 9/5/2019, pendaftaran akan dibuka pada 28/2/2019 hingga 27/2/2019 mendatang. Setelah Panitia Pemungutan Suara (PPS) menetapkan dan mengumumkan hasil seleksi calon anggota, selanjutnya menyampaikan hasil seleksi kepada Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sleman melalui PPK paling lambat 7 hari sebelum hari pemungutan suara. Mantan Panwascam ini menambahkan pengucapan sumpah/janji anggota KPPS dilaksanakan paling lambat 10/4/2019 pada kesempatan pertama pertemuan PPS dengan KPPS dalam rangka pelaksanaan tahapan pemilu. (Adnan Nurtjahjo)