Tangerang – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menegaskan bahwa Kementerian Perdagangan berkomitmen mencapai hasil terbaik dalam pengimplementasian seluruh mandat Presiden Joko Widodo. Pada implementasi mandat membangun dan merevitalisasi Pasar Rakyat dalam periode 2015 – 2019, Kemendag kembali membuktikan komitmennya dengan peresmian secara simbolis diwakili Pasar Rakyat Serikat C Batusangkar – Kabupaten Tanah Datar, Pasar Rakyat Pekalongan – Kabupaten Lampung Timur dan Pasar Rakyat Sagalaherang – Kabupaten Subang oleh Presiden Joko Widodo.
Peresmian pasar yang juga diikuti dengan pemberian penghargaan pasar rakyat tersebut berlangsung dalam rangkaian acara pembukaan Raker Kemendag di ICE BSD Tangerang, Banten, Selasa (12/3/2019).
“Peresmian pasar dan pemberian penghargaan pasar rakyat bertujuan meningkatkan motivasi instansi Pembina, pengelola
dan pedagang untuk saling bersinergi mewujudkan
eksistensi pasar yang aman, bersih, nyaman, dan berkeadilan. Selain itu
juga bersinergi dalam memberikan kontribusi terhadap peningkatan perekonomian,” ujar Mendag.
Mendag menjelaskan, penghargaan pasar
rakyat dianugerahkan kepada 14 pasar dengan kategori Pasar Revitalisasi Terbaik yang diberikan kepada pemerintah daerah Kabupaten Lampung Timur untuk Pasar Rakyat Pekalongan, Kabupaten Subang untuk Pasar
Rakyat Sagalaherang, dan Kabupaten Sukoharjo untuk Pasar Rakyat Telukan. Untuk kategori Pasar Ramah Lingkungan penghargaan diberikan
kepada pemerintah daerah Kota Tangerang Selatan untuk Pasar Rakyat Bintaro sektor 2 , Kabupaten Tanah Datar untuk Pasar Rakyat Serikat C Batusangkar, dan Kabupaten Pasuruan untuk Pasar Rakyat Gempol. Sedangkan untuk kategori Pasar Ramah Difabel, penghargaan diberikan kepada pemerintah
daerah Kota Surakarta untuk Pasar Rakyat Tanggul , Kota Magelang untuk Pasar Rakyat Rejowinangun, dan Kabupaten Kudus
untuk Pasar Rakyat Kliwon.
Ada pula
penghargaan yang diberikan kepada lima Pengelola Pasar Terbaik, yaitu: Pasar Rakyat Manis Purwokerto – Kab. Banyumas , Pasar Rakyat Agung – Kota
Denpasar, Pasar Rakyat Gunung Sari – Kota Cirebon, Pasar
Pinangsungkulan – Kota Manado dan Pasar Rakyat Kelapa Dua –
Kabupaten Tangerang.
“Apresiasi kepada pengelola pasar pantas diberikan atas upaya mereka
mengelola dan mengembangkan pasar rakyat dengan baik, serta menyediakan barang
kebutuhan masyarakat dengan harga yang terjangkau,” lanjut Mendag.
Secara
spesifik, Mendag menjelaskan, kriteria penilaian pasar revitalisasi terbaik
yaitu merupakan pasar yang dibangun melalui program revitalisasi pasar rakyat
dan jangka waktu pembangunan fisik sesuai dengan tenggat waktu yang ditetapkan.
Kriteria lainnya yaitu penyampaian laporan perkembangan pembangunan tepat
waktu, persentase penyerapan realisasi keuangan tertinggi, pembangunan sesuai
dengan prototipe, serta pasar telah termanfaatkan dengan baik dan dapat memberikan kontribusi peningkatan
perekonomian di daerahnya.
Adapun
kriteria penilaian pasar ramah lingkungan yaitu pasar bersih dan tertata rapi,
memiliki program pengelolaan sampah di pasar (reduce, reuse, recycle), serta memiliki fasilitas kebersihan,
pengelolaan limbah, dan area penghijauan yang memadai. Sementara, kriteria
penilaian pasar ramah difabel yaitu memiliki infrastruktur dan fasilitas yang
ramah untuk kaum difabel.
Sedangkan,
pengelola pasar rakyat terbaik diberikan kepada mereka yang memenuhi kriteria penilaian
yang ditentukan, yaitu memiliki visi dan misi yang jelas dalam pengembangan
pasar, memiliki manajemen dan prosedur standar operasional pengelolaan pasar
rakyat, dan memiliki program pengembangan/pemberdayaan, baik untuk pedagang
maupun masyarakat sekitar.
“Pengelola pasar rakyat terbaik juga harus
memenuhi kriteria memiliki inovasi dalam pengelolaan dan promosi pasar rakyat,
serta sukses menjadi acuan dan contoh untuk pasar rakyat lainnya,” tambah Mendag.
Momentum
Penghargaan Pasar Rakyat ini, lanjut Mendag, sekaligus menjadi ajang promosi
nomenklatur ‘Pasar Rakyat’ ke semua kalangan masyarakat, mengingat perubahan
penyebutan pasar tradisional menjadi pasar rakyat masih belum cukup dikenal
masyarakat luas.
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri
Kemendag Tjahya Widayanti megungkapkan, selama 2015—2018, pemerintah telah
membangun/merevitalisasi unit pasar rakyat yang diikuti dengan melakukan
pelatihan manajemen bagi pengelola pasar.
“Kemendag
akan terus bekerja keras untuk menuntaskan sisa unit hingga 2019,” tegas Tjahya.
Adapun
kesempatan peresmian pasar dan penganugerahan penghargaan pasar rakyat tersebut
dihadiri lebih dari peserta yang terdiri Bupati/Walikota dan Kepala Dinas yang membidangi Perdagangan Kabupaten/Kota sebagai
instansi yang melakukan pembinaan pasar, serta pengelola pasar dari pasar-pasar
di seluruh Indonesia khususnya pasar yang telah direvitalisasi.