KIM Harus Diisi Generasi Muda Melek Teknologi

Sleman – Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) diharapkan tidak
hanya beranggotakan tokoh-tokoh masyarakat, tetapi juga merangkul para aktivis
muda yang aktif dalam bermedia sosial. Strategi menggandeng pemuda-pemudi desa ke
dalam KIM ini sangat penting, mengingat bahwa saat ini semua kalangan
masyarakat khususnya anak muda lebih dominan memakai ponsel pintar dalam
memperoleh sekaligus menyebarluaskan informasi.
Yudiarto Setiawan, Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Publik
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman menyampaikan pentingnya
generasi muda ini dalam organisasi KIM. “Pemanfaatan media sosial dalam
bertukar informasi oleh kawula muda ini lebih baik dijembatani melalui KIM untuk
mencegah beredarnya informasi hoaks di masyarakat. Sehingga informasi yang
digaungkan oleh KIM kepada publik tidak diragukan kredibilitasnya, serta
membantu kinerja dari pelayanan informasi publik pemerintah desa maupun tingkat
kecamatan,” ujar Yudiarto Setiawan saat Sosialisasi Pembentukan KIM di Kantor
Kecamatan Ngemplak, Selasa (21/5/2019).
Pada kesempatan itu, Yudi menyampaikan bahwa KIM ini kurang
lebih sama dengan kelompok pendengar, pembaca, dan pirsawan (kelompencapir)
yang populer di era Presiden Soeharto. “Bedanya, KIM merupakan kelompok bentukan
swadaya masyarakat, dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat,
sehingga nanti manfaatnya akan kembali lagi ke masyarakat” tukasnya.
Di Sleman, pembentukan KIM diatur dalam Peraturan Bupati
Sleman Nomor 51 tahun 2017 yang menyebutkan KIM merupakan lembaga komunikasi
masyarakat yang dibentuk dan dikelola dari, oleh, dan untuk masyarakat sesuai
dengan kebutuhannya, secara mandiri dan kreatif yang aktivitasnya melakukan
pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat.
Sama seperti lembaga formal lainnya, forum KIM ini akan
dilegalkan oleh perangkat pemerintahan setempat. KIM di tingkat desa akan
dikukuhkan oleh kepala desa, KIM kecamatan akan dikukuhkan oleh camat, dan KIM
kabupaten dikukuhkan oleh bupati. Oleh karena itu harapan ke depannya, segala
bentuk aktivitas atau kegiatan KIM akan terus berjejaring dari desa hingga
pusat.(Rep Bilqis)