Kirab Bregodo Jadi Hiburan Alternatif Masyarakat Gamping

Gamping – Puncak acara gelar seni budaya Gamping Gegayengan
2019 ditutup dengan kirab bregodo yang diberangkatkan oleh Camat Gamping, Arif
Marwoto dari lapangan Desa Ambarketawang menuju halaman kantor Kecamatan Gamping,
Sabtu (24/8/2019).
Kirab diikuti oleh Bregodo Pesanggrahan Banyuraden
beranggotakan 60 orang, Bregodo Kyai Sureng Pati Trihanggo beranggotakan 58
orang, Bregodo Suroijoyo Trihanggo beranggotakan 50 orang, Bregodo Selo Aji
Ambarketawang beranggotakan 50 orang, Bregodo Wirotomo Trihanggo beranggotakan
56 orang, Bregodo Balecatur beranggotakan 50 orang, serta Bregodo Singo Dahono
Ambarketawang beranggotakan 50 orang.
Selain bregodo dari tiga desa di wilayah Kecamatan Gamping
ini, kirab budaya juga diikuti oleh grup Hadrah Mar’atus Sholihah dari
Padukuhan Pasekan Desa Balecatur, Majelis Sholawat Eling Pati dari Padukuhan
Sukunan Desa Banyuraden, serta grup marching band Pondok Pesantren Assalafiyyah
dari Mlangi Desa Nogotirto sebagai ‘Cucuk Lampah’.
Begitu peserta kirab bregodo tiba di Pendopo Kecamatan
Gamping, pasukan berbaris rapi dilanjutkan laporan komandan bregodo kepada
Camat Gamping bahwa kirab telah selesai dilaksanakan dengan baik. Dalam
sambutannya, Arif menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah
berpartisipasi dengan mengirimkan perwakilan bregodonya guna menyemarakkan giat
Gamping Gegayengan yang berlangsung selama enam hari berturut-turut ini.
“Saya berharap pelaksanaan festival bregodo di tahun yang
akan datang dapat diikuti oleh bregodo yang lebih banyak lagi jumlahnya
dibandingkan dengan tahun 2019 ini agar lebih gayeng lagi kirabnya dan selamat
kepada bregodo yang sudah meraih kejuaraan,” tutur Arif mengakhiri pesannya.
Dalam kesempatan ini, diserahkan trofi dan uang pembinaan
hasil penilaian kejuaraan festival hadrah, festival kethoprak, serta festival
bregodo yang disampaikan langsung oleh Camat Gamping. Adapun hasil kejuaraan
Festival Hadrah Putri yaitu Juara I Asyqotul Musthofa Nogotirto (250), Juara II
Mar’aus sholihah Balecatur (235) dan Juara III Qurrota A’yun Balecatur (225).
Di bagian putra Juara I Nurani Insani Balecatur (245), Juara II Hidayatul
Mubtadin Trihanggo (240) serta Juara III Eling Pati Banyuraden (235).
Dilanjutkan Festival Kethoprak dengan hasil penilaian
kontingen Desa Banyuraden meraih Juara I (1485), kontingen Desa Balecatur
memperoleh Juara II (1365) dan kontingen Desa Trihanggo mendapat Juara III
(1350). Sedangkan hasil penilaian secara keseluruhan kirab bregodo oleh dewan
juri yakni Juara I Bregodo Selo Aji (880) dari Padukuhan Watulangkah Desa
Ambarketawang, Juara II Bregodo Singo Barono dari Padukuhan Kalimanjung Desa
Ambarketawang (830), Juara III Bregodo Wirotomo dari Padukuhan Mayangan Desa
Trihanggo (795), Juara Harapan I Bregodo Desa Balecatur (750), serta Juara
Harapan II Bregodo Sureng Pati (725) dari Padukuhan Salakan Desa Trihanggo.
(KIM Pararta Guna Gamping/Adnan Nurtjahjo)