Saatnya Desa Miliki Rumah Data

Turi – Selama ini sudah banyak desa yang mempunyai website
tapi belum optimal dalam mengelolanya. Terkadang jika masyarakat ingin melihat
ternyata isinya sudah kadaluarsa.

Hal ini menjadi keprihatinan Medi Trilaksono, dosen dari UPN
Veteran Yogyakarta. “Betapa pentingnya di era globalisasi ini yang serba cepat,
pemerintah desa untuk memiliki rumah data berbasis internet. Sehingga masyarakat
jika ingin mencari data-data tinggal buka di websitenya desa tersebut,” papar Medi
Trilaksono saat menjadi narasumber Replikasi Tim Pelaksana Inovasi Desa
Kecamatan Turi di Desa Wisata Pulesari, Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten
Sleman, Kamis (29/8/2019).

Ditambahkan Medi, dalam rumah data tersebut nantinya akan
tersimpan segala macam data seperti data kependudukan, data aset desa, APBDes dan
lain sebagainya.

Selain mengenai rumah data, acara ini juga membahas pengembangan
barak pengungsian menjadi sarana olahraga. Diikuti oleh empat desa yang ada di
kecamatan Turi yakni Desa Donokerto, Wonokerto, Girikerto, dan Bangunkerto, Rachmad
Widaryanto sebagai Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan Kecamatan
Turi yang mengikuti kegiatan ini berharap dengan adanya kegiatan replikasi ini
nantinya bisa bermanfaat bagi desa-desa yang ada di kecamatan Turi sehingga
akan cepat lebih maju.

Ayon Setiadi, salah seorang peserta replikasi mengungkapkan pentingnya
aturan mengenai website desa. “Jika pemerintah desa benar-benar ingin
mengoptimalkan websitenya seharusnya dari pemerintah kabupaten juga harus
membuatkan payung hukumnya yang jelas, sehingga dari desa tidak takut untuk
menganggarkan pengelolaan website melalui APBDes,” harap Ayon.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua BPD Bangunkerto ini
berpendapat jika tidak ada yang ditunjuk untuk bertanggung jawab mengelola
website, maka semua materi bagus dalam pembahasan ini akan sia-sia.

Para perwakilan desa yang hadir dalam kegiatan replikasi ini berasal dari unsur BPD, PKK, Karang Taruna, Kepala Desa dan tokoh masyarakat.(KIM Bangunkerto/Harman)