Pemilihan Anggota BPD Sinduharjo Utamakan Kualitas

Ngaglik – Menjelang pemilihan anggota BPD di wilayah Desa Sinduharjo, Kepala Desa Sinduharjo, Sudarja berharap orang-orang yang mengisi posisi BPD adalah mereka yang mau dan mampu. Ini agar kualitas BPD semakin baik. Demikian disampaikannya di sela-sela sambutan dalam acara Sosialisasi Pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) kepada perangkat desa, rt, dan rw, Kamis (5/9/2019) di Balai Desa Sinduharjo.

Sosialisasi
yang berlangsung tiga hari dari Selasa (3/9/2019) ini dikatakan Sudarja untuk
mengenalkan proses pemilihan BPD.

“Sesuai
dengan jumlah penduduk Desa Sinduharjo sekitar 13ribu maka anggota BPD
ditetapkan sejumlah 9 orang dengan ketentuan minimal 1 orang perempuan,”
imbuhnya.

Faisal
Nur Achmad, Sekretaris Desa Sinduharjo selaku Ketua Panitia Pemilihan
menambahkan dalam rangka pemilihan BPD Desa Sinduharjo, Pemerintah Desa Sinduharjo
membuat buat 3 daerah pemilihan (dapil).

“3
orang dari dapil I meliputi Padukuhan Taraman, Ngemplak, Pedak, Gadingan, Dukuh,
Gentan, Nglaban, Palgading, Tamvakan, 2 orang dapil II meliputi Padukuhan
Lojajar, Ngentak, Jaban, Dayu, Prujakan, 3 orang dapil III meliputi Padukuhan
Banteng, Ngabean Kulon, Ngabean Wetan, dan 1 orang dari unsur perempuan yang
dipilih melalui forum perempuan,” jabar Faisal. (KIM Ngaglik/Spn)




Gotong Royong Jadi Wadah Warga Keditan Jaga Kerukunan

Gamping – Puluhan Warga Keditan Rt 01 Rw 26 Padukuhan Salakan, Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman saling bahu membahu membangun talud dan memasang konblok di jalan baru sisi selatan Dusun Keditan, Kamis (5/9/2019) malam.

Menurut Kepala Padukuhan Salakan, Suyana, pembangunan talud seluas 47 m3 yang menghabiskan biaya Rp ,- ini berasal dari swadaya masyarakat Rt 01 Keditan sejumlah Rp ,- dan bantuan dari Pemerintah Desa Trihanggo sebesar Rp ,- yang bersumber dari dana desa tahun 2019.

“Sedangkan pemasangan konblok jalan sepanjang 300 m2 yang memakan biaya Rp ,- selain bersumber dari dana desa tahun 2019 sebesar Rp ,- juga berasal dari dana iuran warga Keditan sejumlah Rp ,- sebagai wujud rasa memiliki,” tambah Suyana.

Turut hadir dalam pemasangan konblok yakni Ketua Rukun Warga 26, Sukirdi bersama Ketua Rt 01, Ari Pambudi yang mendampingi puluhan warga Keditan agar bersemangat dalam bekerja. Sukirdi menyampaikan bahwa sikap gotong royong itu seharusnya dimiliki seluruh elemen atau lapisan masyarakat yang ada di Indonesia.

“Dengan demikian segala sesuatu yang akan dikerjakan dapat lebih mudah dan cepat diselesaikan dan pastinya pembangunan di daerah tersebut akan semakin lancar dan maju. Bukan itu saja, dengan adanya kesadaran setiap elemen dan lapisan masyarakat dalam menerapkan perilaku gotong royong maka hubungan persaudaraan atau silaturahmi akan semakin erat,” ujar Sukirdi sambil memasang konblok. (KIM Pararta Guna Gamping|Adnan Nurtjahjo)