Perangkat Desa Sinduharjo Pentaskan Ketoprak Satria Galunggung

Ngaglik
– 300 kursi yang disediakan panitia tidak cukup menampung penonton pagelaran
ketoprak perangkat desa di Balai Desa Sinduharjo, Jumat (6/9/2019).

Malam
itu pentas ketoprak dengan pemain perangkat desa dan lembaga Desa Sinduharjo
seperti Rt, Rw, Lpmd, Karang Taruna, dan Linmas mengambil judul cerita Satria Galunggung.
Kepala Desa Sinduharjo, Sudarja memimpin dengan lakonnya sebagai Raja
Prabuningrat.

“Kita
sangat apresiasi atas tampilnya perangkat desa dalam kegiatan ketoprak malam
ini, bisa menjadi contoh pada perangkat desa lainya untuk melestarikan budaya
yang ada saat ini,” kata Hari Santoso yang hadir mewakili Dinas Kebudayaan
Kabupaten Sleman.

Menurut
Astadi, Ketua Panitia, pentas ketoprak perangkat desa ini dalam rangka
pengukuhan pengurus baru Desa Budaya periode 2019-2022 dan rasa syukur atas
rencana bantuan seperangkat gamelan dari Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa
Yogyakarta, dan didukung oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman. (KIM Ngaglik/Spn)




Sardonoharjo Award Apresiasi Tokoh Pengabdi Masyarakat

Ngaglik –
Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun berharap Desa Sardonoharjo tumbuh dan
menjadi kebanggaan warga Sardonoharjo sekaligus dapat terus memberikan
pelayanan yang lebih baik. Harapannya ini ia sampaikan dalam sambutannya saat acara
tasyakuran Peresmian Gedung Pelayanan Baru Desa Sardonoharjo, Sabtu (7/9/19).

Acara ini juga dimeriahkan dengan pemberian Sardonoharjo
Award 2019. Tak lupa, Sri Muslimatun pun mengucapkan selamat kepada para tokoh
yang mendapat Sardonoharjo Award.

“Selalu bekerja buat masyarakat dengan pelayanan yang
semakin baik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Sardonoharjo, Harjuno Wiwoho, mengatakan
bahwa pemberian award ini adalah wujud apresiasi pemerintah desa atas segala
perjuangannya membangun Desa Sardonoharjo.

Ia juga menceritakan singkat tentang Sardonoharjo Awards
2019 bahwa penghargaan ini diberikan kepada kelompok masyarakat, lembaga dan
individu atas perjuangan, pengabdian, dedikasi dalam berbagai bidang
pembangunan di masyarakat.

“Apresiasi dan penghargaan akan menumbuhkan semangat dari
individu, lembaga, maupun masyarakat untuk lebih menumbuh kembangkan semangat
membangun kebaikan-kebaikan bagi manusia dan efeknya adalah tumbuhnya kesadaran
dan partisipasi baru sehingga lambat laun mereka akan berevolusi dari sekadar
kerumunan, kumpulan menjadi komunitas atau bisa lebih ditajamkan menjadi
barisan,” jabar Harjuno.

Penghargaan meliputi berbagai bidang, seperti lingkungan, sosial
dan demokrasi, seni dan budaya, pendidikan, perlindungan perempuan dan anak, kamtibmas,
kebencanaan dari organisasi sosial kemasyarakatan desa, peran, dedikasi dan
integritas kelembagaan, dan lain sebagainnya. (KIM Sardonoharjo/ESK)