Tim Pembina dan Evaluasi Lembaga PAUD Kunjungi Gugus PAUD VI Desa Sukoharjo 2

Ngaglik – Untuk meningkatkan kualitas pengelolaan PAUD se-Kabupaten Sleman, Dinas Pendidikan Sleman melakukan kunjungan kerja pembinaan dan evaluasi kegiatan di Gugus PAUD se-Kabupaten Sleman. Pada Selasa (17/9/2019), dua personel dari Dinas Pendidikan Sleman, yakni Dra. Ninik Suparwati, S. Akt dan Sussilistyaningsih mengadakan pembinaan dan evaluasi Gugus PAUD VI, Desa Sukoharjo 2, Kecamatan Ngaglik

Adapun yang
dievaluasi sesuai pedoman pengelolaan PAUD, antara lain indikator pencapaian
program PAUD yang dibina, kurikulum tingkat satuan, visi dan misi lembaga, acuan
kurikulum dan notulen kegiatan, perilaku anak didik, kegiatan belajar mengajar,
serta sarana prasarana pendukung lainnya.

Di Desa
Sukoharjo ada pembinaan dan evaluasi ini telah dilakukan di beberapa tempat,
seperti SPS Wijayakusuma, KB Cahaya Mulia, TPA Amanah Mulia. 

Pipit selaku
penanggung jawab administrasi PAUD Cahaya Mulia sebelum pembinaan dan evaluasi
berlangsung, sudah menyiapkan semua dokumen pengelolaan KB Cahaya Mulia.

“Saran dan
usulan dari tim akan menjadi perhatian kami ke depan,” ujarnya.

Sementara itu
Tim Pembina dalam akhir kunjungan berpesan agar upaya untuk meningkatkan
kualitas ini dapat terus dikembangkan baik fisik maupun non fisik. Pun, buku
penghubung antara guru dan wali murid perlu dilengkapi sehingga bisa terus
termonitor perkembangan anak didik.  (KIM
Ngaglik/Suripto)




76 Prajurit Bregada Padukuhan Ponowaren Dikukuhkan

Gamping
– Melestarikan kebudayaan dan juga sebagai sarana memperkenalkan budaya Jawa
kepada berbagai lapisan masyarakat dan generasi merupakan salah satu dari
tujuan adanya bregada atau bregodo. Demikian yang disampaikan oleh Ketua
Bregada, Raharjo, dalam acara pengukuhan Bregada Jogo Ponowiro di Tuguran RT.
13 RW. 18 Nogotirto Gamping Sleman pada Senin (9/9/2019).

Prajurit
rakyat yang dikukuhkan terdiri atas warga dari 3 kampung yaitu Tuguran,
Ponowaren, dan Kaingan yang masuk dalam Padukuhan Ponowaren, Desa Nogotirto,
Kecamatan Gamping. Bregada Jogo Ponowiro terdiri atas 12 orang pemusik, 20
orang prajurit pedang putri, 20 orang pemegang tombak putri, 20 orang tombak putra,
seorang panji parentah, seorang panji obo, dan 2 orang dwojodoro pembawa
bendera panji. Total sebanyak 76 orang prajurit dan 10 orang official terlibat
dalam tim bregada ini.

Prosesi
pengukuhan atau yang disebut juga kepyakan, dihadiri oleh Ketua Komisi D DPRD
DIY, H. Kuswanto dan Kepala Desa Nogotirto, H. Faizin. Selain itu, turut
diundang pula ketua RT dan RW se-Padukuhan Ponowaren serta tokoh masyarakat
desa.

Pada kesempatan itu, Kuswanto berharap bahwa dengan diresmikannya Bregada Jogo Ponowiro dapat memperkuat khasanah budaya di lapisan masyarakat serta tetap mempersatukan warga Yogyakarta yang multikultur.

Pengukuhan
diawali dengan sambutan-sambutan, pemotongan tumpeng kemudian wisudo atau
proses penyiraman air guna memberkati prajurit bregada. Proses wisudo
berlangsung meriah, dilaksanakan penyiraman air oleh H. Kuswanto dan H. Faizin yang
diikuti oleh Ketua RW dan para pelatih.

Pelatih Bregada Joyo Ponowiro, Yusuf Faurozy, mengungkapkan rasa syukurnya atas dikukuhkannya prajurit rakyat di Nogotirto. Bersama dengan pelatih yang lain yaitu Joko Widodo dan Parman, Yusuf siap untuk melatih dan membawa tim bregadanya dalam berbagai event, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional. Event pertama yang akan diikuti oleh tim bergada mereka yaitu Gelar Budaya Nogotirto yang akan berlangsung pada 21 September 2019 mendatang.

Adapun susunan kepengurusan Bregada Jogo Ponowiro Padukuhan Ponowaren Nogotirto Gamping Sleman, antara lain Joko Purwanto sebagai penasehat, Raharjo sebagai Ketua I, Beni Widiyanto sebagai Ketua II, Purjoko Dwi Sapto sebagai Sekretaris I, Alip Yulianto sebagai Bendahara I, Ponijo dan Suwantoro sebagai Seksi Perlengkapan, Riski Akbar Magribi, Budi, Ponimin, dan Bagas sebagai Seksi Humas, dan Pembantu Umum yakni Suharyono, Widodo, Ariyanto, dan Wisnu Eko Jati. (KIM Gamping/Lena Lailasari Girsang)