Gamping – Dalam rangka meningkatkan kerjasama tim dalam sebuah komunitas dan menunjang semangat kebersamaan kerja yang lebih baik serta membuat suasana kerja yang kondusif guna menyajikan data tepat dan akurat maka pengurus Forum Operator Pendataan Pendidikan Seluruh Indonesia (FOPPSI) Kabupaten Sleman menyelenggarakan Jambore bagi Operator Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tingkat kecamatan yang tersebar di wilayah Kecamatan Gamping, Seyegan, Mlati, Sleman, Depok, Turi, Ngaglik, Kalasan dan Prambanan, Sabtu (21/9/19).
Ketua Panitia Jambore, Budy Afandi mengatakan bahwa kegiatan Jambore yang berlokasi di Karang Pramuka Kaliurang ini baru pertama kalinya diadakan dan diikuti sebanyak 320 orang dengan biaya swadaya hasil patungan peserta.
“Saya tidak menyangka jika antusiasme peserta sangat tinggi yang ditunjukkan dengan tingginya tingkat kehadiran peserta. Semoga ini sebagai pertanda baik bagi kemajuan organisasi ini dan menjadikan para operator Dapodik meningkat kesejahteraannya,” ujar Budy.
Dalam laporannya Budy mengungkapkan sebelum dilaksanakan jambore yang berisi permainan-permainan menggembirakan, dilakukan prosesi pelantikan Pengurus FOPPSI tingkat Provinsi terpilih hasil musyawarah tingkat provinsi yang dilakukan di Hotel Muria Kaliurang sehari sebelum dilaksanakan jambore.
Adapun pelantikan pengurus FOPPSI Daerah Istimewa Yogyakarta dilakukan oleh Muhammad Ridwan dari FOPPSI Pusat di hadapan ratusan peserta jambore yang disaksikan oleh Kepala Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Sleman, Priyo Santoso dan beberapa perwakilan dari Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Pendidikan.
Usai prosesi pelantikan pengurus Muhammad Ridwan berpesan kepada pengurus yang baru agar selalu meningkatkan profesionalisme dan bersama-sama terus menerus memperkuat jati diri, identitas dan karakter sebagai bangsa Indonesia guna peningkatan kesejahteraan para pelaku data (operator-red) di dunia pendidikan dilanjutkan penguatan organisasi yang diberikan oleh Bayu Sapto Nugroho.
“Para operator Dapodik saya harap jangan malu untuk menunjukkan identitas organisasi kepada masyarakat karena FOPPSI sebagai organisasi profesi sudah diakui oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia,” tutur Bayu menyemangati peserta jambore.
Bayu menambahkan meskipun upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa telah banyak menampakkan kemajuan namun masih banyak kekurangan dan tantangan yang harus dihadapi para pendekar data ini.
“Semoga kegiatan ini merupakan momentum untuk memasuki tahun operator Dapodik yang sejahtera. Melalui kesempatan ini saya berharap pemerintah akan berupaya memajukan pendidikan melalui program Bantuan Operasional Sekolah yang berpihak kepada operator Dapodik, beasiswa peningkatan kesejahteraan, dan mutu Pendidikan serta peningkatan sarana prasarana pendidikan,” harap Bayu. (KIM Pararta Guna Gamping|Adnan Nurtjahjo)