Sabu, Sajikan Nutrisi Buah Lewat Sambal

Buah memiliki banyak kandungan nutrisi yang diperlukan tubuh sehingga menjadi sangat penting untuk dikonsumsi setiap hari. Saat ini sudah banyak inovasi-inovasi yang dikembangkan agar buah tersebut tidak melulu dikonsumsi secara utuh, contohnya dengan membuat berbagai makanan atau minuman berbahan dasar buah. Salah satunya adalah sambal aneka buah (Sabu) yang diproduksi oleh Arra Kitchen yang berproduksi di Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman.
Mela Dewi, bagian pemasaran Arra Kitchen memberikan keterangan bahwa usaha sambal buah tersebut merupakan usaha berdua bersama dengan temannya Ardita. Ardita yang pernah tinggal di Makasar mendapatkan inspirasi dari sambal buah mangga yang sering dikonsumsinya ketika di Makasar. Dari situ Ardita kemudian membuat aneka sambal buah seperti sambal mangga, sambal salak, sambal nanas, dan sambal stroberi.
Proses pembuatannya sendiri sama seperti membuat sambal pada umumnya hanya dipadukan dengan irisan-irisan buah yang diblender atau dicampur secara langsung. Buah yang diolah menjadi sambal merupakan buah yang cenderung asam dan setengah mateng. “Buahnya cari yang asam dan menteng (setengah matang) karena ada banyak vitaminnya dan bisa menetralisir kolesterol,” ungkap Mela saat ditemui di stan bazar Festival UMKM di Parkir Rumah Dinas Bupati Sleman, Jumat (25/10/2019).
Pemasaran sabu ini masih difokuskan di area Yogyakarta dan Sleman melalui media online seperti instagram, facebook, grabfood, dan gofood. Dijual dengan harga Rp25 ribu per botol, Sabu bisa tahan selama 2-3 hari jika tidak disimpan dalam kulkas dan bisa tahan 2 minggu jika disimpan di kulkas.
Selain sambal aneka buah, Arra Kitchen juga memproduksi ayam panggang blondo dan siomay dimsum. Arra Kitchen sendiri kini salah satu UMKM binaan Pusat Layanan Usaha Terpadu Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman dan diikutkan dalam Festival UMKM Sembada 2019 ini.
Adanya Festival UMKM Sembada menjadi motivasi bagi Arra Kitchen agar bisa mengenalkan produknya sehingga bisa dikenal masyarakat. “Agar masyarakat lebih mengenal aneka sambal buah, ke depannya biar lebih berkembang dan kami ingin punya pabrik,” pungkas Mela.(Rep Anis)



