Belanja di Warung Tetangga, Warga Cangkringan, Pakem, dan Gamping Raih Motor

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman lakukan pengundian hadiah program Belanja di Warung Tetangga di Kantor Disperindag Kabupaten Sleman pada Selasa (19/11/19).

Dalam undian ini hadiah utama berupa tiga sepeda motor Honda Vario CBS-ISS 125 berhasil diraih oleh Dwi Hartaya (Argomulyo Cangkringan), Dwi Atmoko (Hargobinangun Pakem) dan Puji Astuti (Trihanggo Gamping).  Sementara untuk hadiah utama kedua berupa enam buah TV Sharp 40″ diraih oleh Iskak Widiantoro (Sidoluhur Godean), Iswati (Sidoluhur Godean), Ngatini (Margorejo Tempel, Mardenrus Ristri (Harjobinangun Pakem), Nani Sumarni (Wedomartani Ngemplak), dan Daryanti (Jogotirto Berbah).

Sementara untuk hadiah utama ketiga, yakni Kulkas 1 Pintu Sharp diraih oleh Irhan Ilhami Hazar (Prambanan), Ratih Kurnia Sari (Mlati), Atina Nurhayati (Cangkringan), Sugiyanti (Klaten), Daryono (Tempel), Siswinarti (Turi), Rochmat (Tempel), Supriyadi (Depok), Ida Maryanti (Gamping), Christian Widiastuti (Godean), Ardik Fiandanu (Seyegan), dan Kristianta Adi (Godean). Para pemenang dapat mengambil hadiah hingga tanggal 10 Desember 2019 di Dinas Perindag Sleman dengan membawa data diri asli.

Kabid Usaha Perdagangan, Nurhadiyati Patminingsih mengatakan bahwa selain kedua hadiah utama tersebut, undian Belanja di Warung Tetangga juga juga mengundi hadiah utama ketiga berupa 12 buah kulkas, dan hadiah hiburan berupa 20 magic com, 20 kipas angin, 20 kompor gas, 20 blender serta 20 dispenser.

“Undian ini merupakan periode belanja di warung tetangga tanggal 1 Oktober hingga 15 November 2019 di 34 toko yang ada di 17 kecamatan di Kabupaten Sleman,” jelasnya.

Nurhadiyati menjelaskan bahwa keriteria lokasi kampanye belanja di warung tetangga atau toko tempat meletakkan kotak beserta kupon undian ada beberapa kriteria. Kriteria tersebut diantaranya yaitu lokasi warung berdekatan dengan toko swalayan berjejaring nasional (kecuali Kecamatan Minggir, Cangkringan dan Prambanan), berada di lokasi strategis, jumlah pembeli rata-rata 50-100 orang perhari dan pernah mendapatkan pembinaan atau pelatihan.

Sementara itu Plt. Kepala Disperindag Kabupaten Sleman, Pustopo mengatakan bahwa kegiatan kampanye di warung tetangga ini bertujuan untuk meningkatkan omzet penjualan dan daya saing warung atau toko ritel lokal di Kabupaten Sleman.

“Ini upaya Pemerintah Kabupaten Sleman untuk memberdayakan pemilik toko tradisional dan retail lokal agar mampu bersaing dengan toko modern,” ujar Pustopo.

Selain belanja di warung tetangga, menurutnya saat ini Pemkab Sleman juga sedang menggalakkan Gerakan Belanja di Pasar Rakyat dan kampanye penggunaan kantong belanja non plastik. (Humas Sleman/Dik)




Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sleman Selenggarakan Pelantikan DKC Sleman periode 2020-2025

Sleman- Minggu (11/17/2019), Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sleman menyelenggarakan Pelantikan DKC Sleman periode 2020-2025 bertempat di aula lantai 3 dinas Pendidikan Sleman. kegiatan ini dihadiri oleh Jajaran Kwartir Cabang Sleman, pinsaka, DKD DIY, DKC Sleman 2015-2020, Orang tua/Wali, Gugus Dharma DKR, Dewan saka, serta Dewan Racana.

Upacara Pelantikan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan Adat Buka kegiatan, dalam Kegiatan ini juga dilaksanakan pelepasan tanda jabatan DKC Sleman Periode 2015-2020 sebagai simbolis telah telah dilepasnya jabatan sebagai anggota DKC Sleman oleh Kak Arif Haryono Ketua Kwarcab Sleman dilanjutkan pelantikan 17 anggota DKC Sleman periode 2020-2025 dengan Janji Trisatya.

“Semoga pengabdian selama 5 tahun menjadi amal soleh dan mendapat rahmat dari Allah SWT
dan saya ucapkan selamat kepada DKC 2020-2025 , semoga dapat melaksanakan tugas dan kewajiban dalam rangka untuk membina mngembangkan pramuka Penegak dan Pandega di Kwarcab Sleman,” ungkap Arif Haryono dalam amanatnya. Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada orang tua/wali yang telah memberikan keiklasan putra dan putrinya aktif sebagai DKC Sleman 2020-2025.

“Semoga DKC Sleman menjadi kawah candra dimuka dari adik-adik sekalian dalam menempa diri melatih diri baik sikap perilaku maupun kterampilan, baik bagi diri, lingkungan maupun keluarga, masyarakat, dan bagi Pramuka Penegak dan Pandega se-Kwarcab Sleman,” tambahnya.

Arwin Pamungkas Ketua DKC Sleman 2015-2020 juga memberikan sambutan perpisahan dalam momen yang cukup menharukan ini. “Mewakili DKC Sleman 2015-2020 saya mohon maaf apabila dalam menjalankan tugas terdapat kekurangan maupun tingkah laku yang kurang berkenan selama menjalankan pengabdian ini, semoga dapat berjumpa lagi dalam waktu yg akan datang,” ujarnya.

“Mohon dukungan dari Pinsaka DKR, Dewan Saka, Dewan Racana untuk dapat bersinergi bersama DKC Sleman 2020-2025,” ungkap Dias Raka Oktri Setiadi Ketua DKC Sleman 2020-2025. Dias juga berharap kepada DKC Sleman yang sudah Purna untuk tetap dapat mendampingi dalam dan dapat menjadi bagian dalam Kwartir Cabang Sleman di masa bakti yang akan datang.

Kegiatan Upacara pelantikan ditutup dengan adat tutup oleh Dias selaku Ketua DKC yang telah terlantik kemudian dilanjutkan foto bersama. (red:kaksr)




Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Seyegan Dilantik

Seyegan
– Minggu (17/11/2019) menjadi hari yang bersejarah untuk Pemuda Muhammadiyah
Seyegan.  Pagi itu Pimpinan Pemuda Muhammadiyah
Seyegan periode berikutnya, Kharis Nugraha dilantik Sekretaris PDPM Sleman Arif
Hakim bertempat di Komplek Balai Desa Margomulyo Seyegan.

Dalam
sambutan H. Mulyono, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Seyegan merasa
haru karena teringat dengan perjuangan dan pengorbanan serta kegigihan Almarhum
Nanang Edi selaku Ketua Pemuda Muhammadiyah Seyegan periode sebelumnya.  

“Harapannya
semangat perjuangan Almarhum Nanang Edi bisa menginspirasi penerusnya dan
semoga ini menjadi salah satu amal jariyah beliau melalui dakwah berorganisasi
di Muhammadiyah,” ujarnya.

Kegiatan
milad Muhammadiyah ke-107 Cabang Seyegan ini sekaligus dalam rangkaian pelantikan
Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Seyegan.

“Selamat
dan sukses mengemban amanah rekan-rekan PCPM Seyegan, semoga Allah senantiasa
memberikan kekuatan dalam menjalankan amanah ini,” tandas Eko Sumardiyanto
selaku Ketua Pimnan Daerah Pemuda Muhammadiyah Sleman.

Rangkaian
acara ini dimeriahkan dengan aksi donor darah dan berbagai lomba bertempat di
komplek masjid Al Hidayah Mandungan 1 dan aneka Lomba untuk anak-anak serta
generasi muda di Komplek Balai Desa Margomulyo Seyegan. (Harjito/KIM Sumberagun
Moyudan)




KIM Sebarkan Informasi Positif dan Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Gamping
– Yudiarto Setiawan, Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Publik Dinas Komunikasi
dan Informatika Kabupaten Sleman mengungkapkan bahwa tidak ada aturan baku dalam
hal jumlah anggota minimanl atau secara kewilayahan untuk membentuk KIM karena
KIM adalah organisasi yang luwes dan bisa dibentuk di pedesaan maupun di
perkotaan. Namun demikian, KIM dapat dibentuk setidaknya oleh tiga orang.
Sedangkan jumlah pendiri KIM bisa bertambah seiring dengan kebutuhan dan
kemampuan pendiri dalam mengelola para anggotanya.

Yudiarto
menambahkan, peran untuk melakukan pembinaan KIM dapat dilakukan oleh pemerintah
pusat maupun pemerintah daerah. “Di pemerintah pusat, yang memiliki tugas melakukan
pembinaan KIM yaitu Kementerian Komunikasi dan Informatika terutama Direktorat Jenderal
Informasi dan Komunikasi Publik dan Direktorat Kemitraan Komunikasi. Sedangkan
di pemerintah daerah, tugas tersebut dilaksanakan oleh dinas yang menangani
bidang komunikasi dan informatika,” tambah Yudi saat mengisi kegiatan Talk Show
di Pendopo Banyuraden TV yang berlokasi di Cokrowijayan, Desa Banyuraden,
Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Sabtu (16/11/2019).

Talkshow
terselenggara dalam rangka persiapan pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat
(KIM) di wilayah Desa Banyuraden, Balecatur, Nogotirto, dan Ambarketawang. Kegiatan
ini diinisiasi oleh KIM Pararta Guna Kecamatan Gamping. Acara bertajuk ‘Sonjo
Kekadangan’ ini dipandu oleh Josh Handani sebagai pembawa acara yang mengangkat
tema tentang perlunya pembentukan KIM di pedesaan dengan menghadirkan
narasumber Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Publik Dinas Komunikasi dan
Informatika Kabupaten Sleman, Yudiarto Setiawan, Ketua Forum KIM Sembada, H.
Suripto, serta Sekretaris Forum KIM Sembada, Adnan Iman Nurtjahjo.

H.
Suripto dalam kegiatan ini membahas beberapa hal tentang fungsi KIM. Sebagai
mitra pemerintah daerah, KIM dapat berperan dalam menyebarluaskan informasi di
tingkat desa atau kelurahan. “KIM juga bisa menjadi penampung aspirasi
masyarakat desa untuk disampaikan kepada pemerintah daerah sehingga dengan
terbentuknya KIM diharapkan akses informasi yang sesuai kebutuhan masyarakat
kian mudah dan terbuka,” tutur H. Suripto.

Berbicara
tentang pembentukan KIM desa di wilayah Kecamatan Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo
menargetkan di tahun 2020 mendatang pihaknya dapat membentuk KIM di empat desa
yakni Banyuraden, Balecatur, Nogotirto, dan Ambarketawang. Jumlah desa di
kecamatan gamping adalah lima, namun yang sudah terbentuk KIM yaitu KIM Desa
Trihanggo. Walaupun banyak tantangan dan hambatan dalam pembentukan KIM Desa,
hal itu tidak menjadikan pesimis dalam membentuknya.

“Dengan
adanya KIM diharapkan dapat memilah dan menyebarkan informasi yang benar,
khususnya informasi yang bernilai positif dan akan berdampak positif jika
segera disebarluaskan dan dipertukarkan. Di sinilah KIM ikut membantu
pemerintah guna menyebarkan informasi yang memberdayakan, yaitu informasi yang
mengubah cara pandang serta meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat,”
ungkapnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kecamatan Gamping)