KIM Kecamatan Mlati Dikukuhkan

Mlati
–Camat Mlati mengukuhkan Pengurus Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kecamatan
Mlati, Rabu (20/11/2019). Hadir dalam acara ini Sekretaris Dinas Kominfo
Kabupaten Sleman, Ketua KIM Kabupaten Sleman, Kepala Desa se-Kecamatan Mlati,
Ketua BPD se-Kecamatan Mlati, dan calon pengurus KIM Kecamatan Mlati.

KIM
Kecamatan Mlati dikukuhkan oleh Camat Mlati, Yakti Yudanto di Pendopo Kantor
Kecamatan Mlati. Dikukuhkan hari ini adalah ketua, sekretaris, bendahara, dan
unit kerja KIM Kecamatan Mlati.

Dalam
sambutannya, Camat Mlati mengucapkan selamat atas dikukuhkannya pengurus KIM
Kecamatan Mlati. “Selanjutnya agar bisa melaksanakan tugas sebaik-baiknya untuk
menginformasikan berbagai kegiatan di wilayah Kecamatan Mlati,” ujarnya.

Yakti
berharap KIM Kecamatan Mlati bisa eksis dan berkembang. “Kuncinya harus ada
kebersamaan dan saling mendukung,” tambah Yakti.

Sementara
itu, Sekretaris Dinas Kominfo Sleman, Purwati, menyampaikan KIM adalah lembaga
swadaya masyarakat yang diharapkan bisa menjadi jembatan antara masyarakat dan
pemerintah. Harapan dari Purwati, setelah KIM Kecamatan Mlati terbentuk selanjutnya
disusul KIM di tingkat Desa.

“Selain
sebagai pemberi informasi, KIM juga bisa sebagai media untuk meningkatkan
ekonomi masyarakat,” kata Purwati.

Ke
depannya KIM pun diharapkan Purwati mampu menjadi motor yang dapat memberikan
kontribusi kepada warga Kecamatan Mlati, terutama untuk memberikan informasi
dan meningkatkan geliat perekonomian di Kecamatan Mlati. (KIM Mlati/Yoko)




Startup Weekend G45 Space Wadah Bagi Para Startup Enthusiast Jogja

Ngaglik
– Untuk mengembangkan ekosistem startup di Yogyakarta, G45 Space menjadi tuan
rumah untuk kegiatan startup weekend yang berlangsung selama tiga hari dimulai
dari Jumat (15/11/2019) hingga Minggu (17/11/2019) di G45 Co-working Space, Jalan
Watugede, Ngaglik, Sleman. Diadakannya acara ini juga bertujuan untuk
memberikan wadah bagi para startup enthusiast Yogyakarta.

“Anak
muda zaman sekarang itu punya banyak ide cuma bingung mulainya dari mana. Jadi
G45 Space ingin memberikan wadah sekaligus ngumpulin orang-orang buat kolaborasi
karena di Yogyakarta sendiri sebenernya banyak startup tapi pada jalan
sendiri-sendiri,” kata Mei Marketing Communication G45 Space.

Adanya
startup weekend ini disambut baik para startup enthusiast. Andre, salah satu
peserta yang merupakan mahasiswa AKAKOM mengakui akhirnya menemukan tempat
untuk merealisasikan idenya yaitu Difable Voice berbicara dengan menggunakan
mikrofon lalu terekam dalam aplikasi yang akan dikonversikan ke dalam tulisan.
Tujuannya adalah untuk membantu teman-teman difabel.

Selama
tiga hari para peserta akan mendapatkan pengetahuan dan pengalaman membangun
sebuah startup. Hari pertama para peserta akan dipertemukan untuk saling
berkenalan, pitching ide startup terbaik di mana dari 23 peserta harus
menyalurkan idenya. Setelah terkumpul 20 ide, terpilihlah 4 ide terbaik yang
akan dikerjakan oleh para peserta. Hasil ini diperoleh dari banyaknya jumlah
stiker yang diberikan oleh panitia kepada peserta untuk memilih ide yang dia
suka dari temannya kemudian membentuk tim yang terdiri dari hacker
(programmer), hipster (desainer), dan hustler (pebisnis).

Hari
kedua, para peserta mengikuti beberapa workshop seperti Market Validation
Research yang mengajarkan peserta untuk mengenali lebih dalam terkait dengan
target pasar mereka, Workshop Bussiness Model Canvas dimana para peserta diajak
untuk menjelaskan secara visual terkait proses bisnis mereka dan proses ini
dibantu oleh para mentor, Workshop Prototyping yang bertujuan untuk membuat
pitch deck, dan Pitching Workshop yang berguna ketika akan melakukan pitching
dengan di depan para investor.

Hari
terakhir, saatnya para peserta untuk merepresentasikan hasil proses mereka di hadapan
para juri yang akan dinilai dan diberi masukan. Akhir acara ditutup dengan
awarding (penentuan juara).

“Setelah
acara ini selesai, nanti akan ada keberlanjutan di tanggal 25 November 2019
dalam acara Startup Community untuk diberikan mentoring lanjutan siapa tahu ada
yang beneran jadi kan,” ujar Mei menjelaskan tentang kelanjutan acara
startup weekend saat dihubungi oleh penulis Kamis (21/11/2019).

Acara
ini merupakan hasil kolaborasi dengan Kumpul dan Techstars yang merupakan salah
satu pemegang lisensi program startup weekend dari Google for Startup sehingga
program ini secara global turut didukung oleh Google for Startup yang sudah
diadakan di 160 negara dan kota-kota yang sudah berpartisipasi di seluruh
dunia. Untuk di Indonesia sendiri telah diadakan startup weekend di beberapa
kota seperti Batam, Jakarta, BSD, Palembang, Pekanbaru, Bali, Bandung, Manado,
dan Yogyakarta. (Rep Bilal)