Gamping
– Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55, Puskesmas
Gamping II (PUNGGAWA) menggelar kegiatan Gebyar HKN yang dihelat di pelataran
panggung seni Embung Serut, Padukuhan Cokrowijayan, Desa Banyuraden, Kecamatan
Gamping, Sabtu (23/11/2019).
Di
tahun 2019 ini panitia penyelenggara mengangkat tema ‘Cegah Diabetes Melitus
Dengan Gerakan masyarakat Hidup Sehat’ dengan berbagai kegiatan di antaranya,
lomba senam cerdik, lomba cerdas cermat dokter kecil, lomba memasak menu
seimbang, lomba merangkai buah, talkshow tentang kesehatan, Gerakan Terpadu
Padukuhan Tanggap Demam Berdarah Dengue Satu Rumah Satu Jumantik Nol Jentik
(Gerdu Duta DBD 110), serta Deklarasi Sanitasi Total Berbasis masyarakat (STBM)
5 Pilar Tingkat Desa Trihanggo.
Menurut
penanggung jawab kegiatan, Widiastuti berbagai perlombaan tersebut diikuti oleh
masyarakat yang berdomisili di 28 padukuhan di wilayah 3 desa ampuan PUNGGAWA
(Trihanggo, Nogotirto, dan Banyuraden) sejumlah 280 orang. Turut hadir dalam
gebyar HKN ini Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dr. Joko Hastaryo,
Mkes, Kepala Puskesmas Gamping II, Muhammad Daroji, SKM, MPH, Kepala Puskesmas
Gamping I, drg. Isah Listiyani, Kepala Desa Trihanggo, Herman Budi Pramono,
serta Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Gamping, Eko Relawati.
Dalam
sambutan pembukanya, Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo menyampaikan
pentingnya pembangunan kesehatan di masyarakat.
Menurutnya, program pembangunan kesehatan mengharapkan agar bangsa
Indonesia meningkatkan kesadaran dan kemauan akan hidup sehat dengan
berperilaku hidup bersih dan sehat.
“Pembangunan
kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia,
kesejahteraan keluarga dan masyarakat, serta mempertinggi kesadaran akan
pentingnya hidup sehat. Terwujudnya keadaan sehat adalah kehendak semua pihak,
tidak hanya oleh seseorang tetapi juga oleh keluarga, kelompok dan bahkan oleh
masyarakat,” tutur dr. Joko.
Hal
senada juga diungkapkan oleh Kepala Puskesmas Gamping II, melalui sebuah
gerakan bernama Germas alias Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, masyarakat dapat
mewujudkan keluarga yang sehat. Indikator keluarga sehat ini sendiri terbagi
menjadi 5 kategori yang meliputi program seputar gizi serta kesehatan ibu dan
anak, pengendalian penyakit menular dan tidak menular, perilaku hidup sehat
masyarakat, rumah dan lingkungan yang sehat, serta kesehatan jiwa.
“Program
Indonesia Sehat dengan Pendekatan keluarga (PIS-PK) merupakan program unggulan
PUNGGAWA dalam pengendalian penyakit tidak menular yang menjadi prioritas kami
demi terwujudnya masyarakat gamping yang sehat,” ungkap M. Daroji di hadapan
peserta.
Guna
menambah wawasan tentang kesehatan, panitia gebyar HKN menghadirkan dr. Tri
Setiyana dalam talkshow bertemakan ‘Cegah dan Atasi Diabetes Melitus
dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat’ yang dipandu oleh seorang ahli gizi,
Alfi Dwi Handayani.
“Olahraga
dapat dilakukan masyarakat tidak harus di luar rumah. Walaupun berolahraga di
dalam rumah, kita harus mengenakan pakaian olahraga dan bersepatu. Bagi
masyarakat berusia di atas 40 tahun jika berolahraga tanpa bersepatu akan
berakibat nyeri di bagian tungkai kaki,” tegas dr. Setiyana.
Dalam
kesempatan ini juga diberikan penghargaan kepada pemenang berabagai lomba satu
di antaranya, cerdas cermat dokter kecil yang diraih oleh SD Negeri Mayangan,
disusul SD Negeri baturan I, dan SD Negeri Patran. Sedangkan puncak acara
diakhiri dengan penobatan dokter kecil teladan Puskesmas Gamping II tahun 2019
kepada Akbar Muiz Bahar Rifai, siswa SD Negeri Patran. (Adnan Nurtjahjo|KIM
Pararta Guna Kec Gamping)