BPD Pakem Harmoni, Amanah, dan Pantang Menyerah

Pakem
– Kecamatan Pakem menyelenggarakan pelantikan Badan Permusyawaratan Desa atau
BPD untuk seluruh desa di Kecamatan Pakem, Rabu (2/1/2020).

Dalam
acara ini terjadi pergantian anggota BPD lama dari periode 2013-2019 dan
peresmian 39 orang anggota BPD baru yang akan mengabdi pada periode 2020–2026.
Beberapa anggota BPD terlantik tersebut terdiri dari perwakilan Desa
Purwobinangun sejumlah 9 orang, Desa Hargobinangun 9 orang, Desa Harjobinangun
seumlah 7 orang, Desa Candibinangun 7 orang, dan Desa Pakembinangun sejumlah 7
orang.

Suyanto selaku Camat Pakem mengucapkan terimakasih kepada BPD periode 2013-2019 yang telah berjuang selama 6 tahun ini. Lebih lanjut Suyanto memaparkan bahwa BPD adalah mitra kepala desa sesuai dengan Peraturan Bupati nomor 3 tahun 2019 tentang Badan Permusyawaratan Desa.

“BPD
terlantik adalah orang-orang terpilih sebagai keterwakilan wilayah dan
keterwakilan perempuan. BPD sebagai mitra kepala desa dalam membahas rancangan
peraturan desa bersama kepala desa serta melakukan pengawasan terhadap
penyelenggaraaan pemerintahan desa,” papar Suyanto.

Dikatakannya,
kehadiran BPD juga dapat dikatakan sebagai bentuk demokrasi desa yang lebih
baik. “Oleh karena itu BPD harus bersifat proporsional dan profesional, serta
menjaga keharmonisan dan bersinergi dengan pemerintahan desa untuk membuat
pemerintahan desa yang maju,” lanjutnya.

Gayung
bersambut, Sukamto, selaku wakil dari BPD memberikan pembekalan kepada para BPD
terlantik, mengatakan bahwa BPD yang baru harus bisa memberikan harapan.

Kata harapan sendiri adalah akronim yang memiliki kepanjangan Harmoni, Amanah dan Pantang menyerah. “Artinya BPD terlantik harus menjaga keharmonisan antara BPD, dengan pemerintah desa, masyarakat, dan seluruh elemen terkait karena BPD adalah wakil aspirasi warga. Amanah dalam berjuang, dan pantang menyerah terhadap rintangan yang akan dihadapi karena abdi masyarakat itu harus akrab dengan saran kritik bahkan unek-unek masyarakat,” jelas Sukamto.

Acara
ini diakhiri dengan penyerahan penghargaan khusus terhadap anggota BPD dengan
usia tertua. (KIM Pakem/Asrori Wardan)




Karang Taruna Wakili Wukirsari Jadi BPD Cangkringan

Cangkringan
– Sebanyak 33 anggota BPD dari Kecamatan Cangkringan dilantik oleh Camat
Cangkringan atas nama Bupati Sleman, Kamis (2/1/2019) bertempat di Pendopo
Kecamatan Cangkringan. 33 anggota BPD yang dilantik berasal dari 5 desa yaitu
Wukirsari 9 orang, Argomulyo 7 orang, Glagaharjo 5 orang, Kepuharjo 5 orang,
dan Umbulharjo 7 orang.

Suparmono
selaku Camat Cangkringan menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya anggota
BPD periode tahun 2020-2026.

Selanjutnya
Suparmono mengatakan bahwa ketugasan BPD adalah sebagai mitra pemerintah desa
untuk merancang rancangan peraturan desa, mengawasi jalannya pemerintahan desa,
serta sebagai penampung aspirasi warga.

“Segera
bekerja dengan sungguh-sungguh bisa sinkron dengan pemerintah desa sehingga
dihasilkan pembangunan yang baik,” ujarnya.

Terdapat
7 wanita yang mengisi jabatan sebagai anggota BPD di wilayah Cangkringan. Dari
7 wanita tersebut, ada keterwakilan perempuan termuda yang berasal dari karang
taruna Desa Wukirsari, Aziziya.

“Ada
tugas berat sebagai keterwakilan perempuan di Wukirsari yaitu ingin mewujudkan Desa
Ramah Anak yang sudah digaungkan oleh Pemdes Wukirsari,” tukas Aziziya. (KIM
Cangkringan/Marmansyah)