Pentingnya Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana

Cangkringan
– BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Sleman bekerjasama
dengan Yayasan REDR Indonesia mengadakan Simulasi Penanganan Darurat Bencana
dengan subtema kegiatan pemutrakhiran rencana kontingensi Merapi bertempat di Balai
Desa Kepuharjo, Minggu (19/1/2020).
Kegiatan
tersebut adalah tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya yang berupa penyusunan
dokumen rencana kontingensi.
Simulasi
dilakukan untuk mengecek jika dokumen kontingensi dipraktekan sudah sesuai
dengan keadaan di lapangan, terlebih status Merapi saat ini pada tingkat
waspada sejak BPPTKG menetapkan pada 21 Mei 2018.
Simulasi
tersebut dihadiri dari berbagai elemen Desa Kepuharjo mulai dari Pemerintah
Desa Kepuharjo, BPDB, Relawan, PKK, LPMD, Tokoh Masyarakat, Babinsa,
Babinkantimas, dan LINMAS.
Remon
selaku fasilitator dari Yayasan REDR Indonesia menjelaskan kegiatan ini menjadi
penting terutama di Kepuharjo karena di Kepuharjo ada kegiatan wisata dan
penambangan yang bersinggungan langsung dengan Merapi.
“Diharapkan dengan kegiatan ini, masyarakat dan wisatawan yang berada di Kepuharjo menjadi lebih siap dan siaga ketika status Merapi dinaikkan,” lanjut Remon. (KIM Cangkringan/Andi Ferdana)


