Dinkop UKM Sleman Berikan Penguatan Modal Pelaku Usaha

Gamping – Menutup kegiatan di tahun 2019, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sleman menyelenggarakan sosialiasi peningkatan dan penguatan kapasitas permodalan usaha ekonomis yang digelar di Resto Pringsewu, Mulungan, Kabupaten Sleman, Selasa (31/12/2019).

Sosialisasi dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sleman, Eka Suryo Prihantoro, Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Sleman, Purwati, Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Publik Dinas Kominfo Sleman, Yudiarto Setiawan, Kepala Seksi Kesejahteraan Desa di wilayah Kabupaten Sleman, Forum Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Desa, Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta Pengurus dan anggota Forum KIM Sembada Kabupaten Sleman.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Sleman, Pustopo bersama Ahmad Sudarsana selaku Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Dana Penguatan Modal, Badan Keuangan dan Aset Daerah, Kabupaten Sleman.

Dalam paparannya, Pustopo menyampaikan tentang kebijakan Pemerintah Kabupaten Sleman kaitannya dengan peningkatan ekonomi bagi pelaku UMKM. Khususnya peran Dinas Koperasi dan UKM terhadap visi dan misi untuk mewujudkan koperasi dan usaha mikro yang berdaya saing dan berkontribusi pada perekonomian daerah.

“Sesuai dengan visi dari Bupati Sleman yaitu terwujudnya masyarakat Sleman yang lebih sejahtera, mandiri, berbudaya dan terintegrasikannya sistem e-government menuju smart regency pada Tahun 2021. Maka Pemerintah Kabupaten Sleman memiliki misi meningkatkan penguatan sistem ekonomi kerakyatan, aksesibilitas dan kemampuan ekonomi rakyat, serta penanggulangan kemiskinan. Adapun peran dari dinas adalah menurunkan angka kemiskinan mengurangai ketimpangan, dan meningkatkan daya saing ekonomi,” ucap Pustopo.

Dalam sesi dialog interaktif yang dipandu oleh Purwati, Kepala UPTD Pengelolaan Dana, Ahmad Sudarsana mengupas materi yang berkaitan dengan dana penguatan modal bagi pelaku usaha. Disampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Bank Pembangunan Daerah Cabang Sleman melaksanakan penguatan permodalan bagi pelaku UMKM.

“Adapun kriteria penerima dana penguatan modal, antara lain sudah memiliki usaha, tidak sedang menerima dana pinjaman dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, serta domisili usaha di wilayah Sleman dan ber-KTP Kabupaten Sleman. Pemohon bisa secara pribadi atau kelompok. Apabila pengajuan pribadi dengan besaran 125% pinjaman harus menyertakan agunan berupa kendaraan (BPKB) atau Tanah (Sertifikat). Jika atas nama kelompok bersifat tanggung waris dan tanggung renteng dengan bunga 6% per tahun,” ujar pria yang akrab disapa Bang Somad. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kec Gamping)




Pasar Wisata Umbulharjo Tarik Minat Wisatawan pada Produk Lokal

Cangkringan
– Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Umbulharjo berinisiasi menggunakan kandang
sapi yang telah mangkrak selama beberapa tahun untuk dijadikan lokasi pasar
wisata. Pasar wisata ini sudah mulai dibuka sejak Sabtu (28/12/2019) dan beroperasi
pada hari Sabtu, Minggu, serta libur nasional.

Dengan
adanya pasar wisata ini diharapkan dapat mengembangkan potensi-potensi dan
produk-produk lokal Desa Umbulharjo. Hal ini diungkap Kasi Pelayanan Desa Umbulharjo,
Misman yang membidangi Pokdarwis Desa Umbulharjo.

“Pasar
wisata bisa menjadi tempat pengenalan dan penjualan produk-produk Desa Umbulharjo
sehingga nantinya masyarakat mampu menjadi lebih sejahtera,” ujar Misman.

Pasar
wisata yang tepatnya berada di lingkup rest area Kalikung, Gambretan, Umbulharjo
Cangkringan ini menarik wisatawan lokal yang singgah di rest area untuk
berbelanja di pasar kandang.

Suyatmi
selaku Kepala Desa Umbulharjo pun mengharapkan ke depan pasar wisata ini mampu
menjadi ikon yang diminati oleh wisatawan yang masuk wilayah Cangkringan. (KIM Umbulharjo
Cangkringan/Nurul Istiqomah)