KIM Dorong Masyarakat Aktif, Kreatif, dan Mandiri

Kalasan – Keberadaan
Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) harus mampu mendorong masyarakat aktif,
kreatif, dan mandiri
dalam menyikapi derasnya arus informasi dari berbagai media. Dalam hal ini KIM
juga dituntut peduli dan peka membedakan antara informasi yang benar dan
akurat.
Demikian disampaikan Camat Kalasan, Siti Anggraeni Susila Prapti saat
memberikan arahan usai pengukuhan KIM Kecamatan Kalasan di Kantor Kecamatan
Kalasan, Kabupaten Sleman, Rabu (5/2/2020).
Selain tugas di atas,
lanjutnya, KIM diharapkan mampu berperan sebagai mediator, fasilitator, dan katalisator informasi
antara masyarakat dengan masyarakat, dan antara masyarakat dengan pemerintah untuk mengatasi
kesenjangan informasi.
Sementara itu Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman, Noor Hidayati Zakiah Pramulani pada kesempatan yang sama mengatakan bahwa keberadaan KIM juga diharapkan mampu mendorong kreativitas masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan.
“Caranya dengan berbagi informasi positif seperti informasi pelatihan dan kursus-kursus, informasi pemasaran produk UMKM, dan sebagainya. Dan jangan lupa, kita harus mampu menjadi relawan, dan pelopor anti hoaks,” ungkap Noor Hidayati.
Pengurus KIM Kecamatan Kalasan masa bakti 2020-2025 yang
pengukuhannya juga dihadiri unsur forum komunikasi pimpinan tingkat kecamatan dan kepala desa se-Kecamatan
Kalasan itu terdiri dari Ketua Tri Joko Saptono, Wakil Ketua Bekti Susanto, dan
Sekretaris Parides Tri Hanani. Struktur
ini dilengkapi bendahara
dan seksi-seksi meliputi kebudayaan, pengembangan usaha, pemberdayaan
pemuda, pemberdayaan perempuan serta seksi kesejahteraan sosial yang
pengurusnya merupakan
perwakilan dari semua desa yang ada di Kalasan.(KIM Kalasan/Trijoko)

