Sleman Gumyak Hadir Meriahkan Jogja Heboh 2020

Sleman- Sleman berencana akan pecahkan 2 rekor MURI untuk tampilan seni jatilan 56 non stop dan fragmen Wanoro Turun Gunung dengan 300 penari.

Demikian disampaikan Sudarningsih, Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Selasa (3/3/2020) di Ruang Jumpa Pers, Sekretariat Daerah Sleman.
2 rekor MURI ini dikatakan Sudarningsih akan hadir dalam rangkaian event Sleman Gumyak 2020 yang digagas bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sleman. Event yang berlangsung dalam rangka memeriahkan Jogja Heboh 2020 ini akan diselenggarakan pada 6 hingga 8 Maret 2020 berlokasi di Wisdom Park, Universitas Gadjah Mada.

”Gumyak artinya ramai, meriah, ceria jadi kita inginnya adalah seperti itu,” kata Surdaningsih.
Sudarningsih juga mengatakan bahwa ada 98 booth yang akan berpartisipasi di Sleman Gumyak 2020 ini.

98 booth yang akan berpartisipasi terdiri dari 25 booth festival dan sisanya adalah booth-booth UMKM binaan dinas terkait, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UKM, dan Dinas Pertanian Sleman.
Dirinya menargetkan setidaknya 100 ribu pengunjung meramaikan Sleman Gumyak 2020 ini.

Sementara itu, Wawan Harmawan, Ketua KADIN Sleman menambahkan, rangkaian event Jogja Heboh ini bertujuan untuk meningkatkan hunian pariwisata dan transaksi saat low season yang biasanya berlangsung di bulan Februari dan Maret.

”Sasaran event kali ini milenial usia 15-30 tahun, konsep yang disiapkan oleh panitia juga menyesuaikan. Semisal, disediakan zona kuliner kekinian dan business matching yang mengangkat tema tentang start up atau bisnis rintisan,” jelasnya.

Sleman Gumyak 2020 kurang lebih akan melibatkan seniman dan akan dibuka secara resmi oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo, pada Sabtu (9/3/2020).

Rangkaian acara pembukaan dimulai dengan pawai 18 kelompok seni dari Gelanggang UGM menuju Wisdom Park pada pukul WIB. Rute yang dilalui adalah Gelanggang UGM, Jalan Colombo, dan berakhir di ruas Jalan Prof. Dr. Drs. Notonegoro, depan Wisdom Park. Sesampainya di Wisdom Park, akan ada performance fragmen Wanoro Turun Gunung dan penampilan dari Culture Festival.

Sebelum rangkaian acara pembukaan, akan diselenggarakan Cooking Competition berhadiah total 33 juta rupiah (termasuk pajak). Lomba ini diperuntukan bagi junior cook, umum, pelajar, dan mahasiswa di DIY.

Selanjutnya, akan diselenggarakan Cooking Demo oleh Chef Anton dan Chef Edwin, yang mana bersifat gratis bagi 100 pendaftar pertama yang tercatat di Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman.

Event Sleman Gumyak 2020 juga menggelar lomba foto dengan tema Fun, Fearless Moment dengan total hadiah 6 juta rupiah (termasuk pajak) bagi 3 orang pemenang. Objek foto terbatas pada keceriaan penampil dan penonton di Sleman Gumyak. (Rep Aldi)




Tanggapi Corona, Bupati Sleman Imbau Masyarakat Tidak Panik

Bupati Sleman, Sri Purnomo mengimbau kepada masyarakat khususnya warga Sleman untuk tidak panik dalam menanggapi perkembangan isu wabah corona. Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Sleman saat menggelar jumpa pers di Aula Lantai 3 Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Rabu (4/3/2020).

“Masyarakat tidak perlu panik sampai borong masker dan bahan kebutuhan pokok. Namun perlu hati-hati dan tetap menjaga kebersihan dengan pola hidup sehat,” katanya.

Sri Purnomo juga mengatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten Sleman telah mempersiapkan langkah-langkah dalam menghadapi isu wabah corona yaitu salah satunya berkoordinasi dengan seluruh puskesmas yang berada di wilayah Kabupaten Sleman.

Selain itu, Sri Purnomo menyebut bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman siap menanggung seluruh biaya pengobatan jika ada pasien di wilayah Sleman yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

“Kami siap, jika kemudian terdapat pasien yang dinyatakan positif terkena virus corona Pemerintah Kabupaten Sleman akan menanggung seluruh biaya pengobatan sesuai arahan Pemerintah Pusat,” kata Sri Purnomo. (Humas Sleman)




UII Gelar Career Mentoring

Universitas
Islam Indonesia mengadakan acara Career Mentoring pada Senin (2/3/2020) di
Gedung Auditorium Abdul Kahar Muzakir. Acara bertajuk Set Your Career for Bright
Future
tersebut bertujuan untuk menyiapkan para alumni baru dan mahasisiwa
Universitas Islam Indonesia dalam mempersiapkan karirnya.

Sinu
Waskitho, Plant Manager PT Sanbe Farma menyampaikan bahwa ada beberapa hal yang
harus diperhatikan untuk menyiapkan karir yang lebih baik. Sinu menyebutnya
sebagai Career Preparation dan Career Development.

“Sebagai
mahasiswa yang ingin mewujudkan karirnya maka kita harus memperhatikan Career
Preparation
yaitu untuk fokus di dalam kelas untuk mencapai nilai yang baik
dan memanfaatkan banyak kesempatan. Meskipun IPK tidak menjamin skill
seseorang tapi IPK merupakan jaminan kita untuk masuk ke perusahaan sebagai
kunci untuk pintu-pintu kesempatan yang ada,” ujar Sinu yang juga merupakan
Alumni Prodi Farmasi Universitas Islam Indonesia ini.

Selain
itu, menurut Sinu, Career Development juga perlu diperhatikan.

“Skill
berorganisasi dan public speaking karena hal itu sangat berguna jika pengalaman
organisasi dijadikan syarat oleh setiap perusahaan,” ungkapnya.

Sinu
juga menceritakan beberapa faktor yang mempengaruhi kesuksesannya dalam
berkarir yaitu perlunya kejujuran, melampaui target, menjadi diri sendiri, dan
kesiapan ketika ada kesempatan. (Rep Ifan)