Peta Digital Permudah Relawan Temukan Lokasi Bencana

BPBD Sleman mengadakan Sosialisasi GIS (Geographic
Information System) di Posko Utama BPBD Sleman Pakem dari Selasa (17/3/2020) hingga
Kamis (19/3/2020).
Sosialisasi ini menghadirkan para relawan, Destana (Desa
Tangguh Bencana), unit lak, dan unit op.
Disampaikan Joko Supriyanto, Kepala Pelaksana BPBD Sleman, tujuan
dilaksanakannya pelatihan GIS ini adalah untuk membuat peta jalur evakuasi,
peta penyebaran pengungsi, serta peta lokasi kejadian.
“Dengan adanya peta secara digital maka penentuan lokasi bencana
akan lebih mudah untuk dijangkau dan semakin cepat dalam penanganan bencana,”
tambahnya.
Selain itu, Joko mengatakan bahwa relawan siaga bencana
harus memiliki kecakapan dalam pemetaan, penanganan, serta penanggulangan
bencana.
“Dengan kecakapan atau kemampuan dalam mendeteksi bencana
maka akan bekerja sesuai dengan kebutuhan dan menghindari risiko yang akan
terjadi, jangan sampai niatnya mau menolong tapi mendapat kecelakaan kerja atau
malah menjadi korban,” tandas Joko.
Relawan pun diharapkan Joko memiliki kecakapan dalam hal
manajemen posko, menangani korban baik yang selamat maupun yang meninggal dunia,
serta mengetahui pertukangan dasar.
Djokolelana Juliyanto,
Kepala Seksi Mitigasi Bencana BPBD Sleman pun menambahkan dalam pelatihan
GIS peserta diminta menginstal aplikasi ARCGIS melalui ponsel pintar dan komputer
sebagai alat bantu dalam melengkapi data peta digital dengan menentukan lokasi
titik koordinat di wilayah desa masing-masing.
“Dalam hal pelaksanaan menggunakan ARCGIS melalui peran
relawan, Destana, unit lak maka akan diperoleh data seakurat mungkin karena
para pelaksana penitik koordinat adalah orang yang lebih tahu tentang lokasi
wilayah setempat,” tambahnya. (KIM Cangkringan/Marmansyah)
