TRC Gamping Bantu Masyarakat Cegah Penyebaran Wabah Covid-19

Dalam rangka menanggulangi penyebaran virus Corona (Covid-19, red) di wilayah Kecamatan Gamping, Tim Reaksi Cepat (TRC) Kecamatan Gamping mengadakan kegiatan pemberian larutan disinfektan secara gratis bagi warga masyarakat sekitar. Kegiatan dilaksanakan di posko gugus depan penanggulangan Covid-19 TRC Gamping yang terletak di kawasan Kantor Camat Gamping, Senin (30/3/2020).

Kegiatan sosial yang diinisiasi oleh para relawan se-Kecamatan Gamping yang tergabung dalam TRC Gamping ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam pengadaan larutan disinfektan yang sulit didapatkan di pasaran guna melakukan sterilisasi secara mandiri di rumahnya dalam upaya pencegahan penyebaran wabah Covid-19.

Menurut keterangan Ketua TRC Gamping, H. Deny Hendrawan dana operasional kegiatan berasal dari sumbangan sukarela para anggota TRC Gamping yang diwujudkan dalam bentuk bahan-bahan pembuatan larutan disinfektan.

“Dalam pengambilan larutan siap pakai ini, warga cukup mengisi formulir yang disediakan oleh petugas jaga sebagai bukti serah terima operasional barang untuk penanganan wabah Covid-19. Guna meratakan pembagian larutan, setiap pengambilan dibatasi 100 liter per wilayah, dan diutamakan bagi warga penduduk Kecamatan Gamping. Namun, tidak menutup kemungkinan bagi warga di luar wilayah Gamping untuk mendapatkan larutan disinfektan,” ungkap H. Deny.

Di hadapan masyarakat yang memanfaat giat ini, salah satu anggota TRC yang berjaga, Antonius Kuwat menyampaikan bahwa jam pelayanan pengambilan bantuan ini dimulai pukul WIB hingga malam hari. Masyarakat akan dilayani oleh 15 orang petugas jaga dengan dibantu oleh anggota Koramil 17/GP.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang mengambil larutan ini agar menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa sarung tangan karet, masker, kacamata keamanan, celana panjang dan baju lengan panjang. Selain itu jika larutan mengenai mata agar segera membasuhnya menggunakan air bersih yang mengalir. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi,” tambah Kuwat.

Respon masyarakat penerima manfaat kegiatan dari TRC Gamping ini sangat baik, mereka merasa terbantu dengan adanya pembagian larutan disinfektan secara gratis ini, serta mengucapkan terima kasih kepada segenap relawan yang sudah melayani warga dengan ramah dan sopan.

“Sebagai warga di Padukuhan Salakan rt 01 rw 26 Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, saya berharap semoga perbuatan yang mulia ini mendapat pahala yang berlipat ganda dari Tuhan, serta seluruh relawan yang tergabung dalam TRC Gamping ini diberi kesehatan dan perlindungan dari segala macam gangguan agar dapat menjalankan tugasnya dengan aman dan nyaman,” kata Ari Pambudi sambil berpamitan kepada petugas. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna kec Gamping)




Puluhan UMKM Binaan Dinkop UKM Sleman Siap Penuhi Kebutuhan APD, Masker, dan Hand Sanitizer

Sebanyak 36 UMKM Binaan Dinkop UKM Sleman menyatakan kesiapannya dalam memenuhi kebutuhan Alat Perlindungan Diri (APD), masker dan hand sanitizer. Mereka pun memastikan bahwa produk-produk tersebut akan dibanderol dengan harga normal.
Sebagaimana diketahui, produk-produk semisal APD, masker dan hand sanitizer sekarang ini telah menjadi kebutuhan pokok di tengah situasi wabah Virus Corona (COVID-19) yang terjadi di tanah air.

Masyarakat yang khawatir dengan kondisi ini kemudian berbondong-bondong membeli produk-produk tersebut untuk melindungi diri. Mirisnya, tak sedikit di antaranya yang kemudian memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan dengan cara menimbun kemudian menjualnya dengan harga lebih tinggi dari harga normal.

Kenaikan harga juga diakibatkan oleh tingginya permintaan, sementara persediaan produk terbatas.
Atas dasar itulah, puluhan UMKM di Kabupaten Sleman ini berinisiatif untuk membantu menyediakan barang-barang tersebut untuk menekan terjadinya kelangkaan produk di pasaran. Hal itu juga diharapkan akan semakin banyak warga yang bisa memiliki alat perlindungan diri yang sulit ditemukan di pasaran.

Selain itu, Dinkop UKM Sleman juga melakukan langkah-langkah strategis lainnya dalam upaya melindungi para pelaku UMKM di Kabupaten Sleman. Salah satunya optimalisasi Sleman Mart sebagai ‘pasar online’ untuk memasarkan barang-barang kebutuhan pokok sehari-hari.

Produk-produk ini diperoleh berasal dari para pelaku usaha di Sleman untuk kemudian dipasarkan melalui Toko Online Sleman Mart.
Dengan begitu, warga dapat membeli secara online dan tinggal menunggu barang belanjaannya diantarkan sampai rumah.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman Pustopo menegaskan bahwa ini adalah salah satu cara dalam rangka membendung penyebaran COVID-19, yaitu dengan meminimalisir kontak fisik atau lewat metode physical distancing.

“Dengan begitu, warga tidak perlu datang ke tempat umum yang bisa mengundang konsentrasi massa dalam jumlah banyak, melainkan bisa melakukan pembelian barang secara online kemudian produk yang dibeli akan diantarkan ke konsumen,” tandasnya Jumat (27/3/2020) saat ditemui di kantornya.

Pustopo juga memastikan bahwa Dinas Koperasi dan UKM Sleman akan terus melakukan berbagai upaya untuk membantu para pelaku usaha di Sleman agar dapat bertahan di tengah situasi ketidakpastian imbas dari wabah Virus Corona belakangan ini. (*)




Warga RT 06 Sidoharjo Semprot Disinfektan pada Fasilitas Umum

Warga Kampung Sidoharjo RT 06 RW 12 Kendal Kelurahan Bangunkerto, Turi tidak ingin berpangku tangan dalam mencegah penyebaran Virus Corona (COVID-19) di lingkungannya. Swadaya warga untuk melindungi lingkungan secara spontan digalang pada Rabu (26/3/2020).

Dengan hasil swadaya tersebut, warga bersama-sama melakukan penyemprotan disinfektan pada fasilitas umum, seperti gardu, masjid, sekolah, dan lingkungan rumah warga. Di samping itu, imbauan untuk melakukan perilaku hidup bersih dan sehat digaungkan dalam berbagai kesempatan baik secara langsung maupun melalui media sosial yang digunakan warga, tak lupa disediakan tempat cuci tangan dan sabun sebagai upaya pencegahan.

Muh Suharjo selaku Ketua RT 06 didampingi M Mahmud dari perwakilan warga yang menginisiasi gerakan ini menyampaikan apresiasi atas gerak cepat dan tanggap atas kejadian ini.

“Kami sangat mendukung dan semoga bisa membangun kesadaran untuk warga untuk selalu hidup sehat, terutama dalam menghadapi Virus Corona,” kata Muh Suharjo.

M. Mahmud menambahkan, upaya bersama pencegahan penyebaran Virus Corona ini hendaknya secara menyeluruh serta disertai dengan upaya preventif, yaitu menjaga diri baik keluarga, teman, dan lingkungannya dari penularan virus.

“Semisal
dengan rajin cuci tangan dengan sabun, membersihkan diri dengan mandi
setidaknya 2 kali sehari, makan dengan teratur dan bergizi, mengkonsumsi buah
dan sayur, minum air secukupnya, aktif berolahraga, menghindari bersentuhan
dengan orang lain, beristirahat yang cukup, juga menghindari menyentuh hidung,
mata dan mulut, serta tidak keluar rumah kecuali dalam hal yang mendesak,”
jabar Mahmud.

Pun,
dikatakannya untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan agar terjaga dari
wabah pandemi yang terjadi di seluruh dunia tersebut. (Arief Hartanto)




Pemuda Kebur Lor Lakukan Gerakan Massal Cegah Corona

Pemuda
dan pemudi Padukuhan Kebur Lor menggelar gerakan massal pencegahan penyebaran Virus
Corona, Selasa (24/3/2020) bertempat di Padukuhan Kebur Lor, Argomulyo,
Cangkringan, Sleman dimulai jam wib sampai selesai.

Aan
Darmawan Nugroho selaku Koordinator menyampaikan bahwa pencegahan perkembangan
virus corona dapat dilakukan dengan cara penyemprotan ke seluruh rumah dan
lingkungan dengan bahan yang sederhana seperti bahan penghilang noda pakaian
yang dicampur dengan air.

“Komposisi
1 banding 10,” ujarnya.

Disampaikan
Aan, kegiatan tersebut dilaksanakan secara mandiri dengan swadaya murni
masyarakat Padukuhan Kebur Lor.

“Semoga
dengan kegiatan tersebut dapat menekan perkembangan dan bahkan dapat memutus
virus corona dan semoga semua masyarakat Padukuhan Kebur Lor sehat dan
terhindar dari wabah virus corona tersebut,” tambahnya. (KIM Cangkringan/Mujiyanta)




Tangkal Covid19 Pemuda Muhammadiyah Madurejo Prambanan Semprot Disinfektan

Menangkal
penyebaran virus Covid 19 diperlukan kepedulian semua pihak. Cara terbaik untuk
mencegah penyebaran virus ini adalah dengan menghindari atau membatasi kontak
dengan orang-orang yang menunjukkan gejala virus. Pun, mempraktikkan gaya hidup
bersih.

Berlatarbelakang
hal tersebut, Minggu (22/3/2020) pagi, KOKAM (Komando Kesiapsiagaan Angkatan
Muda Muhammadiyah) Pemuda Muhammadiyah Prambanan, Lazismu Pimpinan Ranting
Muhammadiyah Madurejo, dan Muhammadiyah Disaster Management Center Prambanan melakukan
penyemprotan disinfektan pada sejumlah masjid di wilayah Prambanan.

Kordinator
Lapangan, Rifki dan Eko Priyantoro mengatakan bahwa pihaknya bersama-sama
dengan segenap anggota mengerahkan pasukannya untuk terjun ke lapangan sebagai
Tim Penyemprot Disinfektan. “Kami mengerahkan Pasukan KOKAM Prambanan untuk
terjun di lapangan dengan APD lengkap sebagai Tim Penyemprot Disinfektan,” kata
Rifki.

Senada
dengan Rifki, Eko menambahkan bahwa pihaknya bahu-membahu bersama berbagai
elemen Muhammadiyah di Prambanan untuk melakukan pencegahan penyebaran virus
Covid-19, salah satunya dengan penyemprotan disinfektan di masjid-masjid ini.

”Selanjutnya
kami juga menyediakan hand sanitizer untuk masjid,” tambah Eko.