MWCNU Gamping Peringati Hari Lahir NU ke-94

Dalam rangka memperingati hari lahirnya Nahdlatul Ulama ke-94, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Gamping menggelar Lailatul ijtima’ yang berlokasi di Masjid At-Taqwa, Mejing Lor, Ambarketawang, Sabtu (7/3/2020) malam.

Ketua Ranting NU Ambarketawang, Ariman Hisyam menyampaikan bahwa sebelum dilaksanakan pengajian malam hari ini, digelar Sema’an Alquran dan Bahtsul Masa’il di siang hari yang merupakan satu rangkaian kegiatan. Adapun sebagai Mauidhoh Hazanah, K.H. Junaedi dari Kota Yogkarta dengan mengangkat tema Takwa.

Kegiatan diikuti oleh segenap pengurus MWCNU Gamping, Muslimat PAC Gamping, Ranting NU, serta Badan Otonom NU se-Kecamatan Gamping. Turut hadir dalam Lailatul Ijtima’ Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang NU Kabupaten Sleman, H. Ismail Ahmad, Rois Syuriyah MWCNU Gamping, K.H. Ahmad Mabarrun, serta Ketua Tanfidziyah MWCNU Gamping, H. Saliman.

Dalam ceramahnya, K.H. Junaedi mengungkapkan bahwa dengan bertakwa kepada Allah SWT akan dapat kita raih kemuliaan hidup serta kebaikan di dunia. Nilai takwa sangat dibutuhkan bahkan menjadi modal sosial di dalam membangun sebuah peradaban masyarakat dengan berbagai kompleksitas permasalahan yang terus menghadang. Selain itu, nilai takwa akan memberi kontribusi positif bagi kehidupan sosial yang lebih luas.

“Terdapat empat sifat utama orang yang bertakwa. Pertama, orang yang merasa takut kepada Allah SWT (Al-Khaufu Minal Jalil). Kedua, orang yang beramal dengan apa yang diwahyukan oleh Allah SWT (Al-Amalu bi At-Tanzil). Ketiga, orang yang merasa cukup dan rida dengan pemberian Allah SWT (Ar-Ridha bil Qalil). Dan yang terakhir adalah orang yang senantiasa mempersiapkan bekal untuk menghadapi kematian dan kembali menghadap Allah SWT (Al-Isti’dadu li Yaumir Rahil),” ungkap K.H. Junaedi bersemangat. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kec Gamping)




Sekolah Bola Voli HRM BVB Resmi Masuk PBVSI Sleman

Minggu (8/3/2020)
bertempat di Padukuhan Bedoyo, Wukirsari, Cangkringan, Sleman dilaksanakan
kegiatan senam sehat dalam rangka peringatan Ultah Sekolah Bola Voli HRM BVB
yang ke-3 tahun yang dihadiri ratusan Warga Bedoyo, Pengurus HRM BVB, Muspika
Kecamatan Cangkringan dan wali siswa.

Ketua HRM BVB
Erwin dalam sambutannya menyampaikan bahwa Sekolah Bola Voli HRM BVB di
Ultahnya yang ke-3 tahun tepatnya tanggal 9 Maret 2020 telah resmi menjadi klub
bola voli yang tergabung di Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI)
Kabupaten Sleman.

Heru Sutrisno,
Owner HRM BVB juga berharap dengan resminya menjadi klub bola voli yang
tergabung di PBVSI Kabupaten Sleman ke depan dapat mencetak atlet-atlet bola
voli yang handal dan berprestasi.

Camat
Cangkringan, Suparmono pun menyampaikan kegembiraannya karena semua warga
masyarakat Bedoyo Cangkringan dalam keadaan sehat terbukti dalam mengikuti
kegiatan Ultah HRM BVB tidak ada satupun yang menggunakan masker dan agar
masyarakat tetap sehat maka diimbau untuk rajin berolahraga minimal 30 menit
setiap hari, banyak mengonsumsi buah dan sayur, dan rutin melaksanakan cek
kesehatan.

“Berharap
murid dari HRM BVB semaki banyak dengan prestasi meningkat,” tambahnya. (KIM
Cangkringan/Mujiyanta)




Pemuda Muhammadiyah Sleman Tebar Ribuan Benih Nila di Pakem

Minggu (8/3/2020) di Padukuhan Purworejo, Hargobinangun, Pakem, Sleman diadakan kegiatan tebar ribuan benih nila di beberapa kolam milik warga setempat. Menurut Kepala Dukuh Purworejo, Eko Nugroho Muhammad, agenda ini merupakan kerjasama pihaknya dengan program Tebar Bibit Ikan Perdana sebagai Program Pemberdayaan Umat Bidang Pemberdayaan Perikanan dan Pertanian Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Sleman.

Sementara Eko Sumardiyanto Ketua PDPM Sleman mengatakan Pemuda
Muhammadiyah Sleman mencoba berkontribusi bagi upaya pemberdayaan ekonomi kader
dan keumatan.

“Sebagai sebuah organisasi kepemudaan dengan potensi
kader dan jejaring yang ada khususnya di tingkat desa dan kecamatan yang cukup
banyak hendaknya bisa menjadi motor penggerak secara kolektif dalam sebuah
gerakan pemberdayaan ekonomi keumatan. Hal ini diawali dengan penebaran benih nila
untuk mengembangkan jaring ekonomi perikanan yang sangat potensial di
Pakem,” tegas Eko.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Ketua Pimpinan wilayah
Pemuda Muhammadiyah Yogyakarta, Anton Nugroho beserta rombongan didampingi
jajaran Sleman Pemuda Muhammadiyah Sleman, Arif Hakim selaku sekretaris, Aat
selaku bendahara, Ahmad S Sinatra, Amin Darojat, Abdurrahman Darojat,
Parijoabuzayan, Mbah Kasur, dan Sarjiyanto. (Arief Hartanto)




KPPS Kebur Kidul Sosialisasikan E-Voting Secara Mandiri

Kelompok
Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pilkades Padukuhan Kebur Kidul melakukan
sosialisasi secara mandiri untuk Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara e-voting
kepada warga Padukuhan Kebur Kidul, Jumat (06/03/2020) di Masjid Istiqlal
Padukuhan Kebur Kidul, Desa Argomulyo, Kecamatan Cangkringan.

Wibowo
Budi Susanto selaku Ketua KPPS Dusun Kebur Kidul menyampaikan sosialisasi
mandiri ini dilakukan karena masih banyak warga yang belum mengetahui tentang e-voting
terutama warga lanjut usia.

“Sosialisasi
dilakukan dengan memutar video simulasi penggunaan e-voting yang diperoleh saat
mendapat bimbingan teknis KPPS yang dilaksanakan oleh Desa Argomulyo dari Dinas
PMD Sleman. Diharapkan agar warga yang belum mengetahui e-voting menjadi paham,”
jelas Wibowo.

Disampaikan
oleh Wibowo kepada warga bahwa tanggal 29 Maret 2020 nanti ketika Pilkades
berlangsung untuk membawa undangan saat ke TPS.

“Cek
undangan yang dibawa atas nama pemilih atau tidak tertukar oleh anggota keluaga
yang lain dan apabila ada warga yang memiliki hak pilih namun masih bingung
dalam menggunakan alat e-voting dapat didampingi terutama oleh keluarga pemilih
dengan mengisi surat pernyataan yang sudah disiapkan,” bebernya.

Pendamping
dikatakan Wibowo diutamakan keluarga agar menghindari prasangka buruk terhadap
KPPS.

“Apabila
ada pemilih yang kehilangan undangan atau sudah lebih dari 6 bulan menjadi
warga Kebur Kidul dan sudah ber e-KTP namun tidak masuk dalam Daftar Pemilih
Tetap (DPT) maka masih dapat menggunakan hak pilih dengan menunjukkan identitas
yaitu e-KTP dan dilayani setelah pukul WIB,” lanjutnya.

Miskad
selaku angota KPPS menambahkan bahwa Pilkades ini adalah momen terbaik untuk
menguji pendewasaan diri warga untuk terus menjaga kerukunan dan tenggang rasa meski
ada perbedaan pilihan.

“Karena
dalam setiap pemilihan apapun baik Pilkades, Pilkada, Pemilu tidak akan luput
dari perbedaan pilihan dari setiap warga. Beda pilihan namun tetap seduluran
(bersaudarared),” ungkapnya. (KIM Cangkringan/Marmansyah)




Langen Dolanan Cilik Lebur Modernisasi dan Tradisi

Sleman- Dengan persiapan latihan hanya 2 hari, pertunjukkan seni Langen Dolanan Cilik dari Sanggar Kembang Sakura ini berhasil tampil sukses dan memukau di acara Sleman Gumyak, Jumat (6/3/2020).

Seni Langen Dolanan Cilik yang ditampilkan bercerita tentang cerita beserta tarian tradisional anak-anak dan nini-nini yang dikombinasikan modern dengan tiktok yang sedang populer sekarang ini.

Pertunjukkan Langen Dolanan Cilik dibuat hanya untuk tampil memeriahkan acara dalam Sleman Gumyak ini, pemain yang tampil semuanya merupakan anggota Sanggar Kembang Sakura dari Dusun Mesan Baru, Sinduadi, Mlati, Sleman.

“Jadi kita latihan itu hanya 2 kali karena di sanggar kita itu hanya mengajarkan tarian kreasi sama tarian tradisi, dan ini kita buat khusus untuk acara Sleman Gumyak ini,” ungkap Dewi Listianingrum selaku Pimpinan Sanggar Kembang Sakura saat ditemui di sela penampilan penari sanggarnya.

Dikatakan Dewi, menariknya seni ini adalah tetap memperkuat tradisi tanpa meninggalkannya.

“Walaupun nantinya ada modernisasi. Tetapi namanya tradisi ya tetap harus dilestarikan,” jelasnya.

Langen Dolanan Cilik ini menjadi pengalaman baru dan menyenangkan tersendiri bagi para pemain yang tergabung di dalam cerita dan tarian ini.

“Seru, senang saja, bangga bisa kepilih buat menghibur masyarakat,” ungkap dua pemain Langen Dolanan cilik, Aprilia dan Keysa. (Rep Aldi)