Cegah Meluasnya Covid-19, MCCC Semprot Disinfektan di Pasar Godean

Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Sleman Kembali mengkoordinasikan
seluruh aktivitas Muhammadiyah dalam upayanya membantu pemerintah melawan
penyebaran Virus Corona.

Upaya yang telah dilakukan, antara lain penyuluhan ke
pusat-pusat kegiatan masyarakat seperti pasar, melakukan penyemprotan disinfektan
pada fasilitas publik seperti tempat ibadah dan lokasi-lokasi yang sering
dijadikan tempat berkumpulnya masyarakat, juga menyebarkan informasi melalui
media sosial secara masif.

Melihat partisipasi aktif MCCC Sleman ini, Paguyuban
Pedagang Pasar Godean melalui Ketua Paguyuban Pasar, Rubianto meminta kepada tim
MCCC Godean untuk melakukan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh di wilayah
Godean.

“Sebagai warga persyarikatan kami terpanggil untuk berbuat
untuk masyarakat terutama terkait dengan wabah Covid-19 ini, seperti di Pasar
Godean kali ini,” kata H. Darojat Noor, Koordinator MCCC Godean, Sabtu
(11/4/2020)

Penyemprotan area Pasar Godean baik dalam maupun luar ini menggandeng
tim MCCC PDM Sleman serta 20 relawan. Penyemprotan menggunakan alat semprot
disinfektan dengan bahan yang aman bagi manusia dan juga menggunakan alat perlindungan
diri yang lengkap untuk para relawan yang bertugas. (Arief Hartanto)




Gerakan Paket Sembako Bantuan bagi Warga Terdampak Covid-19

Dampak wabah Covid-19 membuat sektor ekonomi mulai melambat.
Pasar tradisional pun terimbas.

Kondisi inilah yang melahirkan Gerakan Paket Sembako, yakni gerakan
ta’awun sosial dampak Covid-19 yang digagas Pimpinan Ranting Aisyiyah Krasakan Lumbung
Rejo Tempel Sleman.

Menurut Noor Kasihati, salah satu penggiat gerakan ini
menyampaikan bahwa dana bantuan untuk paket sembako pada tahap 1 ini diperoleh
dari donatur warga Krasakan sebesar Rp , 50 kg beras, 20 kg gandum,
serta sembako lainnya.

Sebanyak 60 paket disampaikan kepada kepala keluarga
perempuan/janda, lanjut usia, yatim, dhuafa, dan pengasuh PAUD/TK ABA Dusun Krasakan.

“Harapan kami, paket sembako ini bisa sedikit beban
sebagai akibat dari Covid-19 ini, serta menjadi konsep untuk membantu sesama
bagi masyarakat yang sangat membutuhkan,” ujar Noor Jumat (10/4/2020).
(Arief Hartanto)




Pembangunan Sleman Prioritaskan Pemulihan Kondisi Ekonomi dan Sosial

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar konferensi video Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), Kamis (9/4/2020) di Sleman Smart Room Dinas Kominfo Sleman.

Musrenbang RKPD Kabupaten Sleman ini menggunakan aplikasi Zoom Meeting yang dihadiri oleh kepala perangkat daerah dan Bupati Sleman, Sri Purnomo.

Musrenbang ini merupakan salah satu program dari Pemerintah
Kabupaten Sleman yang harus tetap dilaksanakan demi kesinambungan masalah
pembangunan di wilayah Kabupaten Sleman.

 “Melalui perencanaan yang baik, saya harapkan menjadi pendorong terselenggaranya proses penyusunan penganggaran tahun 2021 yang tepat waktu, maksimal, dan tepat sasaran,” tutur Sri Purnomo.

Tidak dimungkiri bahwa mewabahnya Covid-19 ini dikatakan Sri Purnomo telah mempengaruhi kondisi perekonomian dan memberikan dampak sosial yang nyata dalam kehidupan masyarakat.

“Untuk memulihkan kondisi perekonomian dan kondisi sosial
masyarakat yang terdampak oleh wabah Covid-19 tersebut membutuhkan waktu dan
dukungan dari semua pihak,” ujarnya.

Pemulihan kondisi sosial dan perekonomian masyarakat menurut
Sri Purnomo akan menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Sleman. Hal ini
sesuai dengan tema perencanaan pembangunan Kabupaten Sleman tahun 2021 yaitu
mengoptimalkan potensi daerah menuju kemandirian dan kesejahteraan masyarakat
Sleman yang berbudaya.

Berdasarkan dengan hal tersebut, melalui Musrenbang ini Sri Purnomo pun mengimbau kepada jajaran eksekutif, jajaran wakil-wakil rakyat, maupun dari sebagian masyarakat Kabupaten Sleman untuk berpartisipasi aktif memberikan masukan-masukan agar pembangunan di tahun 2021 bisa berjalan maksimal dan baik. (Rep Septyan)