Pemerintah Desa Sukoharjo Menyapa Kelompok Rentan

Pandemi
Covid-19 yang melanda negeri ini telah membuat berbagai lini kehidupan terdampak.
Tidak hanya berhenti pada sektor kesehatan, berbagai sektor lain dalam peri
kehidupan juga ikut terpengaruh. Salah satu sektor yg paling terdampak adalah
perekonomian.
“Omzet
menjadi turun drastis setelah sekolah diliburkan dan aktivitas kantor dibatasi,”
ungkap Rusdianto (50 tahun), perajin sol sepatu yang membuka usahanya di depan
RS Gramedika, Besi, Sukoharjo.
Rusdianto
adalah salah seorang penyandang disabilitas yang pada Senin (18/5/2020)
menerima bantuan dari Pemerintah Desa Sukoharjo.
“Meski
sangat sepi, setiap hari saya dan teman- teman disabilitas lain tetap
beraktivitas membuka usaha masing-masing. Pada saat seperti ini support dari
berbagai pihak menjadi sangat berarti untuk menyambung nafas kebutuhan sehari-hari,”
lanjut Rusdianto.
Ditemui
terpisah di ruang kerjanya, Bara Hernowo Natali, PJ Kades Sukoharjo menyatakan
bahwa penyandang disabilitas menjadi kelompok yang sangat rentan secara ekonomi
karena lebih dari 90% bekerja pada sektor-sektor informal.
“Penting
bagi pemerintah desa untuk memastikan setiap warganya minimal dapat memenuhi
kebutuhan dasarnya. Dan pada hari ini melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19
Desa Sukoharjo berkesempatan untuk menyalurkan paket bantuan logistik bagi 48
penyandang disabilitas yang kesemuanya tergabung dalam Persatuan Penyandang
Disabilitas Indonesia (PPDI) cabang Desa Sukoharjo,” tutur Bara.
Sementara
itu, Sakir, Sekretaris PPDI Sukoharjo secara khusus mengapresiasi distribusi
bantuan dari Pemerintah Desa Sukoharjo.
“Semoga
bantuan ini dapat bermanfaat bagi teman- teman penyandang disabilitas yang
sangat merasakan dampak berupa menurunnya penghasilan, bahkan ada pasangan
suami istri penyandang disabilitas yang terkena PHK. Harapan kami kontribusi
seperti ini dapat menyasar kalangan yang lebih luas. Tak lupa, kami selalu
berpesan kepada semua penyandang disabilitas untuk tetap semangat berkarya
seberapa beratpun kondisinya. Terakhir doa kita bersama, semoga pandemi ini
cepat berlalu,” tutup Sakir. (DHI)



