PMI Bersama GP Ansor Sleman Gelar Aksi Donor Darah

Dalam rangka menambah persediaan darah sehubungan mewabahnya Covid-19, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman menggelar aksi donor darah di Gedung Olah Raga Pangukan, Minggu (31/5/2020) pagi.

Kegiatan diikuti oleh Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Sleman, Banser Satkorcab Sleman, Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Gamping, Muslimat, Fatayat, IPNU, IPPNU, serta ratusan warga nahdliyin sebagai pendonor darah.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Sleman, Ariyanto Nugroho mengungkapkan bahwa aksi donor darah ini merupakan aksi solidaritas sebagai umat muslim di tengah pandemi Covid-19. Hal ini dilakukan untuk membantu ketersediaan darah di PMI Sleman.

“Giat ini sebagai bentuk bakti sosial sahabat Ansor, Banser, dan warga nahdliyin untuk ikut sumbangsih menambah persediaan darah bagi PMI kabupaten sleman yang saat ini sedang membutuhkan persediaan darah yang banyak. Alhamdulillah, hari bisa mendapatkan tambahan persediaan darah sebanyak 139 kantong dari pendaftar yang berjumlah 172 orang,” ucap Ariyanto.

Ketua PC Ansor ini berharap agar aksi kemanusiaan dapat menjadi agenda organisasi yang bisa dilakukan secara rutin, dan berencana akan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada seluruh kader terkait manfaat donor darah secara maksimal agar peserta yang hadir jumlahnya lebih banyak lagi.

Turut hadir dalam aksi kemanusiaan ini Wakil Bupati Sleman, Hj. Sri Muslimatun yang menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman saat ini gencar melakukan donor darah dengan melakukan jemput bola melibatkan berbagai elemen msyarakat demi memenuhi kebutuhan darah karena sampai saat ini persediaan kantong darah di Sleman terus menurun sejak merebaknya virus Corona.

Hj. Sri Muslimatun menambahkan perihal kebutuhan darah di Sleman per hari rata-rata antara 50 hingga 70 kantong. Sebelum pandemi Covid-19, PMI Sleman dapat mengumpulkan antara 50 sampai 75 kantong per harinya. Tetapi saat ini, jumlah kantong darah yang dikumpulkan menurun drastis sehingga Pemerintah Kabupaten meminta Aparatur Sipil Negara, TNI-Polri, dan berbagai elemen masyarakat untuk melakukan donor darah. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kec Gamping)




Hadapi Pandemi, Masyarakat Harus Patuhi Anjuran Pemerintah

Gusti Bendoro Pangeran Haryo Prabu Kusuma perwakilan PMI DIY
mengatakan bahwa untuk menghadapi pandemi ini masyarakat harus menjalankan
anjuran pemerintah, termasuk penggunaan tempat ibadah. Ditambahkan Gusti Prabu,
PMI sendiri sudah bekerja keras dalam menangani penyebaran Covid-19 mulai dari
pembagian tim di antaranya tim ambulan, tim pemakaman, tim rapid test, dan
sebagainya. Hal ini disampaikannya saat kegiatan kunjungan PMI Indonesia
bersama dengan PMI DIY ke Dusun Tegalsari, Wedomartani, Ngemplak pada Minggu
(30/5/2020).

Sementara itu di kesempatan yang sama Camat Ngemplak, Siti Wahyu Purwaningsih membeberkan
terkait kasus PDP di wilayah Ngemplak.

“Dari sekian warga yang positif saat ini sudah dinyatakan
negatif dan tinggal satu orang yang masih dirawat,” bebernya.

Kegiatan kunjungan juga diisi dengan pemberian bantuan dari PMI DIY pun pengadaan rapid test gratis yang bekerja sama dengan Puskesmas Ngemplak. Karang Taruna Parikesit Desa Wedomartani juga tak mau ketinggalan, memberikan bantuan berupa masker untuk warga Dusun Tegalsari. (Bibit ‘babe’ Widayoko/KIM Ngemplak)